
Batang budak lelaki india itu bergerak lancar di dalam terowong nikmatku. Sedap dan lazat yang aku rasa. Dia memelukku erat dan bila bibirnya yang suam membelai puting tetekku yang membengkak, aku menggelepar penuh nikmat. Bila saja dia memancutkan benih-benihnya ke dalam rahimku, aku sekali lagi menggelupur nikmat. Sungguh indah peristiwa itu.4476Please respect copyright.PENANA6XqWcpPysn
4476Please respect copyright.PENANAoK7NDseQzj
Aku masih ingat peristiwa lima bulan yang lalu bila tubuh bogelku tergadai kepada seorang budak lelaki yang baru berusia 10 tahun. Aku sudah berkahwin tetapi suamiku amat jarang berada dirumah. Aku seorang guru yang mengajar disekolah rendah di sebuah pekan kecil. Setiap hari sabtu dan ahad selalunya aku duduk seorang diri dirumah. Oleh kerana tidak ada pekerjaan yang aku lakukan maka banyak waktuku dihabiskan dengan membaca novel dan majalah.4476Please respect copyright.PENANA1uNwyy75Tc
4476Please respect copyright.PENANAiCfABqaHLZ
Kadang-kadang aku membaca buku dan majalah seks yang dipinjam daripada kawanku, cikgu Lina. Aku tak tahu dari mana cikgu Lina mendapatkannya tetapi di rumahnya terdapat banyak buku-buku seks. Majalah lucah lelaki dan perempuan sedang bersenggama pun banyak.4476Please respect copyright.PENANA8A3HcxYm1X
4476Please respect copyright.PENANAf1761TVCJ3
Suatu hari sewaktu aku bersendirian di rumah kerana suamiku terpaksa pulang ke kampung melawat neneknya yang kurang sihat. aku menonton vcd lucah yang aku pinjam daripada cikgu Lina. Nafsuku naik mendadak bila melihat adegan asmara diantara dua manusia berlainan jenis. Cipapku terasa seperti gatal dan minta untuk digaru. Otot-otot cipapku bertalu-talu mengemut dan cairan licin panas membasahi seluar dalam yang aku pakai.4476Please respect copyright.PENANAzalqTqqlGd
4476Please respect copyright.PENANAxFdKJD4Tzz
“Ragu, mari sekejap,” panggilku bila terlihat Ragu seorang budak lelaki india.4476Please respect copyright.PENANA5Q1ufEIM9n
4476Please respect copyright.PENANAjbaSuRTVYO
Ragu adalah anak jiranku yang sedang belajar di darjah 4. Ragu yang sedang asyik makan buah rambutan di bawah pohon rambutan terus menghampiriku.4476Please respect copyright.PENANACPznyvthZB
4476Please respect copyright.PENANAbF1cGXRpRp
“Kenapa akak panggil saya?” tanya Ragu ingin tahu.4476Please respect copyright.PENANAXBauABbcVB
4476Please respect copyright.PENANAzQ0pJK91WG
“kakak Ada video cerita baru, jomlah tengok sekali.”4476Please respect copyright.PENANAm80NGvUBe8
4476Please respect copyright.PENANAFjoAezX4uJ
Ragu yang biasa bertandang ke rumahku dan selalu menolongku jika aku perlukan bantuannya. selamba sahaja masuk ke dalam rumah. Tanpa disuruh Ragu terus duduk di sofa menghadap kaca tv. Terbeliak matanya bila melihat adegan asmara di tv. Tak berkelip matanya melihat adegan panas antara dua manusia yang sedang bertelanjang bulat.4476Please respect copyright.PENANANurwjfeiEU
4476Please respect copyright.PENANAfw0hXPGSOw
“Ragu biasa tengok macam tu?” tanyaku sambil menunjuk ke skrin tv.4476Please respect copyright.PENANAsvx8BeElGm
4476Please respect copyright.PENANAZTdo6AUWsL
“Biasa,” jawab Ragu ringkas sambil matanya masih melekat di kaca tv.4476Please respect copyright.PENANAFnALBd7YX9
4476Please respect copyright.PENANAan9tBbODGz
“Di mana Ragu tengok?” tanyaku ingin tahu.4476Please respect copyright.PENANACisqzGcVO7
4476Please respect copyright.PENANADPLZsgCU1n
“Ama sama Apa saya hari-hari buat itu macam.” wah tak sangka auntie mala dengan uncle mutu juga kuat seks hehehe fikirku. 4476Please respect copyright.PENANAUlTHym8hij
4476Please respect copyright.PENANAdUJMH3rMWi
4476Please respect copyright.PENANAUmpYWJ43NK
“Apa yang Ama Ragu buat?” Tanyaku lagi ingin tahu.4476Please respect copyright.PENANAOk1cIC03gM
4476Please respect copyright.PENANA0oAdwn3a86
“Macam diaworang dalam tv itu buat lah.”4476Please respect copyright.PENANAV5hVlSmudV
4476Please respect copyright.PENANAy5pCD6Dt25
“Ragu nampak semua?”4476Please respect copyright.PENANAtTbUiSv8JT
4476Please respect copyright.PENANAciDeReR7p4
“ya, selalunya Ama sama Apa main dalam bilik tapi tarak kunci pintu. Kadang-kadang saya nampak Apa main sama Ama didapur selalu juga Apa sama Ama mandi sama-sama. Ama selalu mengerang-ngerang bila Apa main kuat-kuat sama Ama.”4476Please respect copyright.PENANAQtn5R6LiTy
4476Please respect copyright.PENANAC90uyfFg68
“Siang ke malam, tiap-tiap hari?” aku masih bertanya ingin tahu.4476Please respect copyright.PENANAXiiyDEgmJH
4476Please respect copyright.PENANAsROG2Zp49h
“Kadang-kadang siang, kadang-kadang malam.”4476Please respect copyright.PENANAvk4Pwg1RbZ
4476Please respect copyright.PENANAfMEEwENlfC
“Apa yang mereka selalu buat?”4476Please respect copyright.PENANAEIe3IWeMnj
4476Please respect copyright.PENANAtf16Wo822I
“Macam-macam. Kadang-kadang Apa hisap tetek Ama, Apa jilat cipap Ama, Apa naik atas Ama, Ama hisap konek Apa yang tengah keras dan banyak lagilah,” cerita Ragu kepada ku tanpa segan silu.4476Please respect copyright.PENANAYzcAnBic5E
4476Please respect copyright.PENANAPFatY6rcB8
“Ragu nak cuba macam tu?” tanyaku sambil aku memuncungkan bibirku ke arah tv di hadapan kami.4476Please respect copyright.PENANApnxRkh2nqZ
4476Please respect copyright.PENANAWdjhePzNfH
“Dengan siapa?”4476Please respect copyright.PENANAX3KbkDYFXm
4476Please respect copyright.PENANA751LbEptty
“Dengan kakaklah. Di sini kan kita berdua saja.”4476Please respect copyright.PENANAsbUiyaXgIl
4476Please respect copyright.PENANAB4Hx9D8pV8
Ragu menoleh ke arahku tanpa bersuara. Aku lihat ada bonjolan di celah paha Ragu. Aku faham bahawa Ragu telah terangsang. Aku faham tenungannya. Sebagai seorang lelaki yang sedang dalam proses pertumbuhan tentu saja telah ada keinginan seks dan tarikan terhadap perempuan.4476Please respect copyright.PENANA5XkPnOId5J
4476Please respect copyright.PENANACc4x6goode
“saya takut la kakak.”4476Please respect copyright.PENANADHer2Oyp8l
4476Please respect copyright.PENANAl3dUK7Ot0Q
“Di sini kita hanya berdua, tak ada siapa yang tengok,” pujukku.4476Please respect copyright.PENANAHf3ZQXsNsE
4476Please respect copyright.PENANA7RYiY99XNh
Aku terus duduk rapat dengan Ragu. Tanganku menekup bonjolan di pangkal pahanya. Aku raba-raba dan gosok-gosok bahagian yang membengkak itu.4476Please respect copyright.PENANAYe70TZRmZT
4476Please respect copyright.PENANAC8kD6bN6sy
“Bagi kakak tengok burung Ragu tu, nanti Ragu boleh tengok sarangnya,” kataku lembut memujuk.4476Please respect copyright.PENANAcLGAWqzvNi
4476Please respect copyright.PENANALNm5gutawK
Dengan malu-malu Ragu menarik perlahan seluar pendek yang dipakainya. Terpacak batang pelirnya yang sudah kaku keras. Rupanya Ragu tidak memakai seluar dalam. Terpaku aku melihat batang balak dengan kepalanya yang mengembang seperti kudup cendawan yang belum kembang. Kepalanya yang bulat itu lebih besar dari batangnya.4476Please respect copyright.PENANAe3ep39DmVH
4476Please respect copyright.PENANAbTuSfyDCs2
Aku belek-belek dan ramas-ramas dengan telapak tanganku. Badan Ragu bergerak-gerak bila aku mengurut-ngurut batang berwarna coklat kehitaman itu. Mungkin Ragu terasa geli dan enak bila kulit tanganku yang lembut mengelus-ngelus batang pelirnya itu.4476Please respect copyright.PENANAwaHniEgELY
4476Please respect copyright.PENANAu1jeHZtekr
Itulah pertama kali aku melihat konek Ragu budak lelaki india itu. Nafsuku terangsang juga walaupun budak Ragu itu dikira masih dibawah umur. Sungguhpun umurnya baru 10 tahun tetapi pelirnya aku rasa besar dan panjang juga. Ukurannya aku kira antara 5 hingga 6 inci.4476Please respect copyright.PENANAIq2xR8Pewy
4476Please respect copyright.PENANAzPGmcwQRWU
Aku terbayang perlakuan watak-watak dalam tv. Aku melurut-lurut dan meramas-ramas batang pelir Ragu yang keras berdenyut-denyut. Aku rapat ke celah paha Ragu. Dan terus aku cium kepala bulat yang sedang mengembang. Pertama kali aku menikmati bau hancing konek budak india. Baunya sangat menusuk tapi entah aku sangat terangsang dengan aromanya.4476Please respect copyright.PENANA0iyrjRVexN
4476Please respect copyright.PENANAvLraUTPsWo
Terpengaruh dan terangsang dengan bau kepala pelir Ragu secara spontan aku menjilat kepala cendawan itu. Tak puas dengan menjilat akhirnya aku mengulum dan menghisap batang budak india tersebut. Terasa keras dan kenyal batang pelir Ragu. Aku gerakkan mulutku maju mundur dan terdengarlah desisan keenakan dari mulut Ragu. Aku lihat mata Ragu pejam celik merasa nikmatnya kuluman aku. 4476Please respect copyright.PENANA9lF0SJLtcM
4476Please respect copyright.PENANAepoQwKZPGI
Bila lubang buritku berdenyut-denyut dan terasa gatal-gatal minta digaru-garu maka sepantas kilat aku melepaskan pakaianku. Ragu juga menanggalkan baju dan seluar yang dipakainya. Ragu mula memelukku sambil kami masih berdiri.4476Please respect copyright.PENANAwlldYNUr2I
4476Please respect copyright.PENANADHw87PcAuC
Ragu yang ku sangka budak hingusan ini mula bertindak seperti seorang pakar dan berpengalaman melakukan seks sebelum ini. Tidak kusangka sama sekali, walaupun dia tidak mempunyai pengalaman seks tetapi pengalaman menonton perlakuan ibu dan bapanya sudah cukup melatihnya bertindak cekap meratah tubuh bogelku. Degupan jantungku mula terasa kuat. Nafasku sesak dibuai kesedapan yang menghairahkan.4476Please respect copyright.PENANAmemoyXoKjZ
4476Please respect copyright.PENANAFdXNweNXO4
Kami berpelukan sambil berciuman. Lalu Ragu menjilat dan mencium leherku. Aroma wangian yang ku pakai membangkitkan berahi Ragu apabila ia mencium leherku. Gelora seksku tidak tertahan lagi. Ragu sungguh bijak. Dia terus mencium dan menjilat kedua-dua gunung kembarku.4476Please respect copyright.PENANADYhSwbPpMP
4476Please respect copyright.PENANAImUT0KhFKB
Aku terasa geli apabila Ragu menghisap kedua-dua belah puting tetekku. Puting sebesar jari kelingking digigit-gigit dan dinyonyot oleh Ragu seperti bayi. Aku menikmati layanan Ragu pada tetekku yang putih lagi gebu ini. Inilah daya penarik yang ku hargai kerana saiznya yang cukup besar bersaiz 68D. Ragu meneruskan kehandalannya. Meramas dengan kuat bukit kenyal sambil menghisap puting coklat merah yang sudah tegang.4476Please respect copyright.PENANAKYs8auyPZV
4476Please respect copyright.PENANAaH3k290qWI
Seluruh tubuh bogelku bertindak balas. Buritku sudah kebasahan berlinang cecair yang jernih licin. Aku membiarkan Ragu meratah habis-habisan tetekku. Antara titik nikmatku adalah puting tetekku. Aku boleh mencapai klimaks jika putingku dibelai dan dihisap. Aku terasa seluruh tubuhku mengalami ketegangan lalu terasa seperti terkencing!4476Please respect copyright.PENANABdvmtDc1kb
4476Please respect copyright.PENANAnr9eaMz7hu
"Ahhhhhh... Raguuuu akak dah sampai!" aku bersuara lemah sambil menikmati kelazatan.4476Please respect copyright.PENANACQyN6rrbUP
4476Please respect copyright.PENANAyDGx4QDiQS
Semakin banyak cecair cinta yang keluar dari buritku yang mengembang mekar. Lalu meleleh di celah-celah pehaku. Ragu masih bersemangat. Jilatan mulutnya bergerak perlahan-lahan menghala ke pusatku. Jilatan itu menyebabkan tubuh bogelku bergetar kegelian bercampur keghairahan yang memuncak.4476Please respect copyright.PENANAEMLTgKVsO6
4476Please respect copyright.PENANAWsz5RJucsX
Aku mengusap rambut kerinting Ragu sambil menolak kepalanya ke celah pehaku. Kini aku membuka kedua belah kakiku dengan lebar. Terasa jilatan dan hisapan yang sangat menggelikan seluruh tubuhku.4476Please respect copyright.PENANAGPFDMwy4og
4476Please respect copyright.PENANAmnxnVxdZ4t
"Ahhh.. akak tidak tahan lagi. Raguuu jangan berhenti.. teruskan! Ahhhhh sedapnyaa Raguuuu!" aku mula meracau.4476Please respect copyright.PENANA43RngmXkoC
4476Please respect copyright.PENANAiugLwnn1le
Aku tidak tahan lagi apabila Ragu menjilat dengan lidahnya betul-betul di kelentitku yang teramat tegang. Tangannya memegang erat pehaku sambil lidahnya menjilat dan menghisap biji kelentitku yang besar dan panjang ini. Aku kegelian dan sekali lagi aku terasa seluruh tubuh bogelku bergetar ketegangan dan lalu memancutkan lebih banyak cecair nikmat dari lubang buritkku.4476Please respect copyright.PENANAbZZf6BjdzB
4476Please respect copyright.PENANAnMgUtciFcx
“Ahhh... ooohhh... aaahhh... oohhh…” itu saja suara yang mampu keluar dari mulutku.4476Please respect copyright.PENANAPy1QcNAclQ
4476Please respect copyright.PENANAN2YhgJwVBL
Ragu terus menjilat kelentitku. Lalu menukar arah ke lubang farajku sambil menghisap dan menjilat lendiran nikmat yang keluar tadi. Lidahnya menerokai lubang farajku sambil jejarinya membuka bibir farajku. Ragu terus menghisap dan menjilat sehingga kering.4476Please respect copyright.PENANA4Z9BuTqUti
4476Please respect copyright.PENANAd3I10yEvYk
"Sedaplah rasa air akak ni," Ragu juga mula meracau sambil menelan sisa-sisa cairan kental yang menempel dibibir farajku.4476Please respect copyright.PENANA4o9ivjiget
4476Please respect copyright.PENANA9Z8vB2micf
Aku tidak mampu lagi menunggu batang pelir Ragu memasuki lubang buritku ini. Setengah jam lamanya adengan menghisap dan menjilat dilakukan oleh Ragu membuatkan aku klimaks sebanyak 2 kali.4476Please respect copyright.PENANAI7hSpMkwwW
4476Please respect copyright.PENANAJvRSkaGnBU
Nampaknya Ragu lebih suka menjilat dari mendayung batang butuhnya ke lubang buritkuku. Tiba-tiba Ragu memberhentikan hisapan dari vaginaku. Dia berdiri dan menyuakan batang balaknya yang panjang dan keras ke arahku.4476Please respect copyright.PENANAg4NiN2yLjS
4476Please respect copyright.PENANAaaMSoTqLtn
Aku duduk bertinggung dan terus mengulum batang konek milik Ragu. Rasa panas butuhnya itu membuatkan aku terasa berahi dan terus memicit kedua-dua belah telurnya yang juga besar itu. Tak sangka aku melihat pelir Ragu begitu gagah dan besar berbanding dengan badannya yang kecil itu.4476Please respect copyright.PENANA8YRhCWEnLz
4476Please respect copyright.PENANAlhHvWHyGa0
Aku terus memasukkan sepenuhnya batang konek Ragu ke dalam mulutku sambil membelai dengan lidahku. Kelihatan wajah Ragu bertukar kemerahan menahan kegelian kerana hisapan dan kuluman mulutku ke atas batang koneknya.4476Please respect copyright.PENANA5sC0Px65KE
4476Please respect copyright.PENANAAN2QduRZjt
Aku terus melakukan adengan "blow job" ini sambil meraba-raba telurnya dengan jejariku yang halus. Terasa hujung konek Ragu memancutkan sedikit cecair jernih lalu aku terus menjilat dan menghisapnya. Terasa masin di hujung lidahku.4476Please respect copyright.PENANAAFdXRHlyv7
4476Please respect copyright.PENANAhCdnYQUPeX
Dapat kurasakan ketegangan batang butuh Ragu semakin memuncak seperti sebatang besi yang kuat. Urat-urat darah kelihatan timbul di seluruh batang koneknya yang kini kemerahan. Lalu aku terus memasuk kan kembali batang koneknya kedalam mulutku sambil menggigit dengan lembut.4476Please respect copyright.PENANAWzgKD5aeLk
4476Please respect copyright.PENANAIIc5TNL2PF
“Kak sungguh sedap. Hisap lagi kak.”4476Please respect copyright.PENANAVLN2DZtvRP
4476Please respect copyright.PENANAb0OrLTMALl
Badan kecil Ragu bergetar. Getaran tersebut jelas dapat kurasa dan…4476Please respect copyright.PENANAqCsVYQbWUg
4476Please respect copyright.PENANAOVTmHjWu5f
“Arrghhh...” terpancutlah cecair putih pekat yang kuat dari lubang kencing di hujung kepala pelirnya.4476Please respect copyright.PENANAyk4sFGr6yj
4476Please respect copyright.PENANAgu0sg2pP3Q
Aku terus mengulum batang pelir Ragu ketika pancutan berlaku. Air jernih pekat memenuhi seluruh mulutku. Aku terus menelannya dan rasa kelat air mani itu membuatkan aku puas! Lebihan air mani itu meleleh membasahi seluruh bibirku hinggalah ke seluruh permukaan tetekku.4476Please respect copyright.PENANAba0kxFGBM2
4476Please respect copyright.PENANAjqIOy4cmtV
Aku terus membawa batang kejantanan Ragu yang mula mengecut ke celah-celah tetekku yang membengkak keras dan pejal. Ketika itu aku mengepit pelir Ragu dengan kedua-dua belah tetekku lalu Ragu mula menghayun pelirnya itu.4476Please respect copyright.PENANA0lUfEK3uPL
4476Please respect copyright.PENANA4liqsLjXtv
Batang balak yang basah dan licin bergerak lancar antara dua bukit kembar. Sisa-sisa benih Ragu membasahi kulit tetekku. Gerakan pelir Ragu membuatkan seluruh tubuhku bergetar. Sentuhan tetekku dengan pelir Ragu membuatkan aku terus mencapai klimaks yang ketiga.4476Please respect copyright.PENANAUiAJXt3Iyl
4476Please respect copyright.PENANAoHGBpwW0hx
“Laju Ragu laju...aaarhhh...ooohhh…" lubang buritku mengemut laju dan semburan cairan panas dan enak sekali lagi membasahi pahaku.4476Please respect copyright.PENANA9zrbX9qyJK
4476Please respect copyright.PENANAS4VStKvc2t
Aku terasa lemah sekali namun rasa ghairahku masih belum luntur. Semangat ku masih berkobar-kobar. Kelihatan wajah Ragu kemerahan dan peluh membasahi seluruh badan kecilnya. Balak Ragu di celah tetekku terasa kembang-kuncup berdenyut-denyut. Gerakan pelir itu semakin pantas sehingga aku benar-benar tidak tahan menanggung keghairahan. Aku terus menjerit kenikmatan.4476Please respect copyright.PENANALp0GpQ0VaL
4476Please respect copyright.PENANAKE5qBScEWP
Pelir yang keras dan panjang tetap gagah dan bergerak pantas di celah kepitan gunung kembarku yang bersaiz 68D ini. Aku terasa daging tetekku semakin panas lantaran nafsuku yang membara.4476Please respect copyright.PENANAyGzh1ILuWc
4476Please respect copyright.PENANAGM07QHazrE
“Ragu... cukup Ragu. Akak nak rasa Ragu punya.”4476Please respect copyright.PENANAX7BhfEJIYN
4476Please respect copyright.PENANAkQ9cZgwYWZ
Aku berbaring telentang di lantai sambil menggamit Ragu. Aku sengaja mengangkang pahaku luas bagi memudahkan tindakan Ragu. Ragu dengan pelirnya masih keras gagah menghampiri celah kelangkangku. Dia tahu apa yang patut dilakukan. Pengalaman mengintai ibu berasmara dengan bapanya memudahkan aksinya. Walaupun usianya baru 10 tahun. 4476Please respect copyright.PENANAnx1ESJgKEb
4476Please respect copyright.PENANAZ8IyUylVW3
Ragu memegang pahaku dan dia bergerak rapat ke celah pahaku. Aku terasa kepala bulat mula menempel di lurah buritku. Ragu menolak kepala bulat itu perlahan-lahan dan mula menyelam sedikit demi sedikit. Ragu menarik dan mendorong berkali-kali. Terasa enak bila separuh batangnya terbenam. Ragu menggerakkan badannya makin laju dan terasa sakit bila Ragu menekan lebih kuat.4476Please respect copyright.PENANAoEH3dTI1Vo
4476Please respect copyright.PENANAgd7LVwOe4t
“Aahh.. pelan-pelan Ragu. Akak sakit.”4476Please respect copyright.PENANANb1IwKf1lZ
4476Please respect copyright.PENANAO5vXF4TJ9Q
Ragu menghentikan tindakannya sambil memeluk tubuh bogelku. Mulutnya berada di tetekku dan mulutnya dengan cekap menyonyot putingku yang mengeras. Aku rasa geli dan nikmat hingga tak terasa ketika aku kembali membuka pahaku dan mengangkang luas.4476Please respect copyright.PENANAzonY84H6AK
4476Please respect copyright.PENANA5Ru7uaYYxX
Ragu kembali menekan batang pelirnya dan kepala bulat itu meluncur makin dalam memenuhi lorong nikmatku. Memang terasa sungguh sedap dan lazat bila secara perlahan-perlahan Ragu menggerakkan batang zakarnya maju mundur.4476Please respect copyright.PENANAQ6mKEzilhm
4476Please respect copyright.PENANAG5bAAX0tA9
Mungkin merasai yang aku sudah selesa dan bersedia untuk bertempur maka Ragu melajukan dayungannya. Aku terketar-ketar kenikmatan. Perasaan nikmat itu menjalari ke sekujur tubuh bogelku. Mulai dari ubuh-ubun hingga ke hujung jari kaki hanya nikmat saja yang terasa.4476Please respect copyright.PENANAADbQFXaZvN
4476Please respect copyright.PENANApkxOHzDQrN
Ragu makin laju menggerakkan batang balaknya. Terasa batang muda Ragu makin keras dan sekali hentakan keras terpancut cairan putih pekat membasahi pangkal rahimku. Badan kecil Ragu terketar-ketar dan akhirnya terjelepuk menghempap tubuh bogelku. Mata Ragu terpejam dengan nafas yang kencang berhembus tak teratur.4476Please respect copyright.PENANA1UftpQHBJO
4476Please respect copyright.PENANAy9v1l7uuFW
Serentak dengan pancutan hangat itu aku sekali lagi mengalami orgasme. Aku menyedari bahawa seluruh tubuh bogelku telah tergadai kepada Ragu seorang budak lelaki berketurunan india. Aku tidak menyesalinya kerana aku sendiri yang mengkehendakinya. Aku tidak kecewa dan tidak mahu memikirkan sangat yang aku mungkin akan mengandungkan anak hasil hubungan ku dengan budak Ragu itu.