
17196Please respect copyright.PENANAmSjjSc2teR
NAFSU BIRAHI CITRA
*
*
17196Please respect copyright.PENANAERKMMuQhT6
17196Please respect copyright.PENANANwPLzx7PFg
17196Please respect copyright.PENANA9EU1nSGcbZ
EPISODE. 1
17196Please respect copyright.PENANAcQwQeSFab0
Sebulan sudah waktu telah berlalu, disebuah kamar tampak seorang wanita sedang mengurung dirinya dengan penuh penyesalan, wanita itu ialah citra.
Setitik air matanya tiba-tiba mengalir keluar dari mata indah Citra.
Mengalir tanpa bisa ia bendung lagi yang keluar membasahi pipinya.
Terisak, wanita cantik itu terisak-isak setelah sadar atas kenakalan yang telah ia perbuat dengan lelaki yang bukan suaminya selama ini.
Dalam posisi yang masih belum berubah, Citra menangis tersedu-sedu.
Semua perasaan bercampur menjadi satu. Antara menyesal, bingung, takut, yang tak bisa ia gambarkan.
Yang jelas, saat itu dalam tubuhnya merasa penyesalan yang amat memilukan.
Keluarga yang dibinanya selama ini telah hancur berkeping-keping, semuanya disebabkan hanya karna Nafsu birahi yang sangat tinggi dalam dirinya, dan begitu juga dengan konsekuensi yang akan diterimanya.
Sebelum hari ini terjadi, citra juga sudah tahu semua resiko yang akan menantinya.
17196Please respect copyright.PENANAoOykOpxvjn
17196Please respect copyright.PENANAKKwf09mmnp
17196Please respect copyright.PENANAoW5zK8uRa4
Hari berganti hari telah dilalui citra tanpa suami dan juga clarisa anaknya. Saat ini dirumahnya citra hanya tinggal bersama adik iparnya, Muklis.
Muklis merupakan adik mantan suaminya, marwan.
Selama tinggal bersama Muklis dirumahnya ini, citra tak pernah berbicara dengannya. Karena setiap melihat wajah Muklis, citra selalu mengingat kembali kenakalan yang telah dia lakukan bersamanya.
Citra menyesal memilih mengejar kenikmatan dari pada mempertahankan keluarganya.
17196Please respect copyright.PENANAHEfMWKE6N7
Dan juga, Citra tak mengerti kenapa Muklis masih tinggal bersamanya. Citra juga tak tahu apa yang dipikirkan oleh Muklis saat ini untuk tinggal bersamanya satu rumah.
17196Please respect copyright.PENANAwZoYYYvd5J
“Apakah dia akan tinggal bersamaku dirumah ini menggantikan kakanya? Mas marwan ?” Batin citra
17196Please respect copyright.PENANAqE4RftSYdp
Ya, citra kembali teringat dengan kejadian di saat terakhir marwan memutuskan peceraian di malam itu. Ketika itu Suaminya Marwan, juga berpesan kepada adiknya Muklis agar menggantikan perannya sebagai suami citra.
17196Please respect copyright.PENANAT2VEnbZk2i
Marwan mengatakan seperti itu bukanlah tanpa sebab, akan tetapi marwan sudah mengetahui semua perbuatan keji yang sudah dilakukan citra dan juga Muklis.
17196Please respect copyright.PENANASNbKwWIeCr
17196Please respect copyright.PENANAM3scgm7cy9
17196Please respect copyright.PENANAXCAC35DhYC
Kini, nasi telah jadi bubur.
Bagaimanapun semuanya harus citra terima dengan iklas.
17196Please respect copyright.PENANAbI8gBCpDdQ
*
17196Please respect copyright.PENANAopkpUySoYc
Pada hari itu, minggu sore.
Citra bersantai didepan tv, saat itu pakaian citra berupa daster yang sangat tipis dengan panjang sepangkal pahanya.
Tak lama kemudian Muklis datang dari arah depan, saat itu Muklis memang tak pernah dirumah selama satu minggu.
17196Please respect copyright.PENANAuS1uziIXxm
17196Please respect copyright.PENANAI6q4DbLFDA
Citra yang mengetahui kehadiran Muklis ketika itu seketika membuatnya terkejut,
Bahkan kini Muklis telah duduk disebelahnya.
17196Please respect copyright.PENANAR7CasYglsB
“Mbak…udah makan ….?” Tanya Muklis kepada kaka iparnya saat itu
17196Please respect copyright.PENANA4xBuh9iIeg
“Udah klis, mbak udah mkn tadi..!” Jawab Citra
17196Please respect copyright.PENANAoRZpZoW9hn
Saat itu didepan tv citra sedang fokus melihat kedepan layar, sementara muklis disebelahnya mencoba menoleh kearah kakak iparnya itu.
Tatapan muklis kepada citra adalah sebuah tatapan yang begitu menginginkan, apalagi setelah semua yang sudah dilaluinya dengan citra hingga membuat citra dan kakaknya bercerai.
Seperti biasa, kontol muklis seketika tegang dan keras didalam celana yang dikenakannya, ditambah lagi tubuh citra ketika itu hanya mengenakan daster yang sangat tipis.
17196Please respect copyright.PENANAVGuSIQMDVx
Muklis tak dapat lagi menahan gairah yang sudah lama dipendamnya, biasanya muklis tiap harinya menikmati kenikmatan dari tubuh citra itu ketika tidak ada marwan.
Namun saat ini situasi citra tampak terlihat begitu rumit membuat muklis mengurungkan niat nya.
17196Please respect copyright.PENANAMkCjLxRtlW
Citra yang merasa diperhatikan oleh muklis tiba-tiba bertanya,
17196Please respect copyright.PENANAKz0ULOvXia
"Kenapa Klis...?" Tanya Citra ketika itu sambil melihat kearah paha Muklis.
Celana muklis ketika itu terlihat mengambang tepat di area kontolnya.
Citra sama sekali tak terejut lagi melihatnya, karna citra sangat paham sekali dengan adik iparnya ini.
17196Please respect copyright.PENANAPOYtGv6SKM
"Nggak apa-apa Mbak...." Jawab Muklis berusaha menjaga intonasi suaranya setenang mungkin dan mencoba menoleh kearah tv,
17196Please respect copyright.PENANA2dW8Y940pe
Mukanya tegang, terlebih melihat tubuh kakak iparnya yang baru saja melahirkan itu.
Tubuhnya bertambah montok, payudaranya besar mengembang.
17196Please respect copyright.PENANAViPhyGErLv
Semua yang dilihatnya membuat jantungnya berdetak lebih kencang. Otot-otot kakinya tegang, dan keringat dingin mulai mengucur perlahan.
17196Please respect copyright.PENANALhvgKLfqNw
Memang, sudah sejak lama adik Marwan ini seringkali mengkhayalkan tentang Citra kembali. Apalagi sebelum perceraian keluarga itu, marwan sudah memberikan kepada dirinya amanah untuk menjadi pendamping citra.
17196Please respect copyright.PENANAtFowKJLREl
17196Please respect copyright.PENANASFgEdUHB6b
Meski muklis merasa tak enak dengan kakanya marwan, Namun…
Wajah Citra yang cantik ditunjang bentuk tubuh yang molek, membuat muklis ketika itu membuang rasa bersalahnya.
17196Please respect copyright.PENANAhCE5wD3x5h
Dari awal perkenalannya beberapa bulan lalu ketika Marwan membawa Citra kerumah, Muklis seolah jatuh cinta pada pandangan pertama.
17196Please respect copyright.PENANAaljMNwAIzN
Apalagi, semenjak Citra sudah resmi menjadi istri Marwan dan diajak tinggal serumah dengan orangtuanya, Muklis semakin tak mampu menahan hasrat dan cintanya kepada istri kakak kandungnya itu.
17196Please respect copyright.PENANAgdfvCV8sHH
Hingga ketika dirinya berhasil menikmati kenikmatan yang begitu menggairahkan, seakan dirinya selalu ingin mencoba dan terus mencoba berulang ulang.
17196Please respect copyright.PENANA9sdV4vqmXs
Dan kini peluang untuk memiliki wanita yang di idamkan nya sudah didepan matanya, muklis sungguh tak ingin menyia nyia kan kesempatannya.
17196Please respect copyright.PENANAY7HNUxyLcx
Dan tiba-tiba muklis berbicara…
17196Please respect copyright.PENANAtXqoUnNfS6
“Mbaak, mbak masih kepikiran mas marwan ya..?”
17196Please respect copyright.PENANAVF2BTcCNb6
17196Please respect copyright.PENANAGz88s4f2It
“Hmmm..” tampak raut wajah yang sedikit lesu dari wajah citra.
17196Please respect copyright.PENANAttvA2XA00k
“Udah mbak…mbak yang sabar yaa, mbak masih ada aku kok” ucap muklis sambil memeluk tubuh citra.
17196Please respect copyright.PENANASnVqK0ykRn
Citra yang terbawa suasana seakan mengikuti kehendak muklis yang ingin mendekapnya dalam pelukan.
17196Please respect copyright.PENANAwQlK8Ise75
Ketika dalam pelukan muklis air mata citra seketika berderai membasahi pipinya.
17196Please respect copyright.PENANAZTi0UTlFLv
“Mbak masih nggk ingin pisah klis, dari abang mu”
17196Please respect copyright.PENANAQhwpLCMnE8
Hiks…hiks….hiks….
17196Please respect copyright.PENANA93aUuJmHhr
17196Please respect copyright.PENANA3HA0YY4AVH
“Sabar mbak, sabar…udah jangan nangis lagi mbak…” ucap muklis sambil mengelusi kepala citra.
17196Please respect copyright.PENANATxh0y0IblH
17196Please respect copyright.PENANAGb0ssb21hY
**
17196Please respect copyright.PENANA1CA3if3vfy
17196Please respect copyright.PENANAJ6zo170k0B
Beberap hari kemudian kondisi tubuh dan juga batin citra mulai membaik, perasaan bersalahnya ke mantan suaminya yang disesalinya itu kian menghilang.
Gairah yang dulu dimilikinya seakan tumbuh kembali dikarnakan adik iparnya muklis tiap hari membujuk citra agar memberikan pelayanan untuk menuntaskan birahinya seperti dulu.
Namun citra sampai saat ini sudah tidak ingin melakukannya lagi bersama muklis, sebab setiap citra memandang kearah muklis, fikirannya selalu dihantui rasa bersalahnya kepada marwan.
17196Please respect copyright.PENANAwUQJa9nFWd
Didalam kamarnya cita yang sedang menelfon dengan seseorang terlihat dirinya tertawa sambil berbisik-bisik.
17196Please respect copyright.PENANALJC45e77sE
Tidak tahu entah siapa orang yang sedang berada dibalik telfon tersebut.
Muklis yang sedang berjalan melewati kamar citrapun ketika itu mendengarkannya.
Rasa cemburu kian hadir dihatinya, sehingga muklis langsung seketika itu mendobrak pintu kamar citra.
17196Please respect copyright.PENANADnMGCoF0Ty
Bruaak……
17196Please respect copyright.PENANABm4HAQBNde
“Mukliss….Apaaa yang kamu lakukaaaan ….?”
17196Please respect copyright.PENANAPNEy4tV0Tv
“Mbak telfonan sama siapa..?” Ucap muklis ketika itu bersama juga dengan keterkejuttan dirinya menyaksikan citra yang setengah telanjang berada diatas tempat tidurnya.
17196Please respect copyright.PENANAZNwHPxzISl
Bongkahan payudara citra yang tampak bertambah besar itu seakan membuat kontol muklis memberontak didalam celananya.
Ditambah juga dengan perut citra yang saat ini dilihatnya begitu ramping.
Namun semua kekaguman muklis seketika berubah menjadi amarah yang amat membara ketika dia melihat layar ponsel yang sedang di cekram oleh tangan citra.
17196Please respect copyright.PENANAsADOd5C0MO
Ya, ketika itu citra rupanya sedang Video Call dengan lelaki yang tampak tua.
Muklis tau siapa lelaki tua itu, dia bernama pak Utet.
17196Please respect copyright.PENANAEvR9bf2ocU
Perasaan cemburu nya kepada citra membuat dirinya seketika menjadi sangat bernafsu.
Apalagi saat itu muklis sudah ada rencana untuk menikahi citra menggantikan peran abangnya, marwan.
17196Please respect copyright.PENANAtHhgpC3Fh6
Sambil berjalan kearah citra muklis melepaskan celana yang dikenakannya.
17196Please respect copyright.PENANAzGInmgfGGt
“Kliss..jangaan kliss, mbang nggk mau lagi seperti dulu klis, jangan paksa mbak.klis..”
17196Please respect copyright.PENANATpiZRWiV7N
“Alah…lonte kamu mbak, bilangnya mau berubah tapi kamu sekarang malah vC dengan aki aki tua sambil telanjang”
17196Please respect copyright.PENANAbyrZFWdoxo
“Maaf klis…mbak begini dengan pak utet karna mbak hanya ingin menuntaskan hasrat mbak aja kliss…jangan klisss…mbak mohon” ucap citra sambil menahan badan muklis yang mengarah kearahnya.
17196Please respect copyright.PENANAhDumx9XALE
“Baiklah, aku akan membantu mbak mulai saat ini” ucap muklis
17196Please respect copyright.PENANAjeuOCdOKzb
Kontol muklis ketika itu tampak sudah sangat keras , tegang sekali.
Citra yang sempat dibuat kagum secepat mungkin membuang fikirannya itu.
Citra memang tak ingin lagi melakukan hal yang dia lakukan seperti dulu dengan muklis.
17196Please respect copyright.PENANASQA76GuSgJ
Dan saat itu tangan muklis telah berhasil menarik celana dalam yang dipakainya ketika itu kearah samping, dengan cepat muklis memasukkan kontolnya kedalam memek citra.
17196Please respect copyright.PENANACngdODSo0J
“Ouuuuuuh…klisssss. Mbaaaak nggg..gk mau klissssss……aaaaaaah”
17196Please respect copyright.PENANAj0vfG49lcj
Kontol gede muklis terbenam didalam memeknya citra.
17196Please respect copyright.PENANAM9DNxhizhH
Erangan suara citra yang menggebu gebu mengisi seluruh ruang kamar.
Muklis yang sudah berbulan bulan lamanya tak menikmati memek citra ketika itu semakin bringas menggenjot kontolnya didalam memek citra.
17196Please respect copyright.PENANADaOdQU5epi
“Aaah enaak banget mbak
…aaah….pokoknya mbak harus jadi istriku..”
17196Please respect copyright.PENANAgkdpjX5m6S
Ucapan yang keluar dari mulut muklis membuat citra sadar dari kenikmatan yang sedang didapatkannya. Sesungguhnya citra telah menanamkan dihatinya untuk tidak lagi melakukan persetubuhan dengan adik marwan ini.
17196Please respect copyright.PENANAzjqFmDztDY
“Cukuuuuuuuup “ teriak citra
17196Please respect copyright.PENANAoHBOfPW8o5
Dan saat citra meronta ronta, dengan sekuat tenaga citra berusaha melepaskan kontol muklis yang berada didalam memeknya.
17196Please respect copyright.PENANALUSNp4UmMa
Namun ketika citra bergerak mundur, kontol muklis saat itu terlepas dari memek citra, dan juga citra berhasil lepas dari dekapan muklis.
17196Please respect copyright.PENANARRwAYwdeaZ
“PLOPPH…” terlepaslah kontol muklis…
17196Please respect copyright.PENANASMNVliR5Ue
Dan saat itu juga sperma muklis menyembur keluar menyemprot kearah bibir memek citra.
17196Please respect copyright.PENANA9ORlRYARK0
“AaaaaaahHhhhh,nikmaaaat mbaaaaak” teriak muklis
17196Please respect copyright.PENANAgTuA1Ol6Tb
“Huuf huuuf…huuf…tega kamu klis sama mbak…sudahlah sekarang keluar kamu dari kamar mbak” ucap citra sambil menutupi badannya dengan selimutnya.
17196Please respect copyright.PENANAwz5vjKDx7r
Bukannya mematuhi ucapan citra, muklis malah berkata…
17196Please respect copyright.PENANAEJ7oXcumEl
“Mbak…saya mohon nikahlah dengan saya mbak”
17196Please respect copyright.PENANAnClZj32SFd
“Muklis janjji akan jadi suami yang baik terhadap mbak”
17196Please respect copyright.PENANAiMrAD93q3n
Ucapan muklis membuat citra geli dan juga emosi.
17196Please respect copyright.PENANAXcHaM2IyUG
“Udah gilaa kamu ya, aku mantan istri abang mu….sudah jangan kau ucapkan itu lagi, sekarang keluaaaaaaar” teriak citraaa
17196Please respect copyright.PENANAD3AvPIfrft
Muklis yang terkejut melihat citra seketika dirinya langsung berjalan keluar.
17196Please respect copyright.PENANAqNtccIhvLr
Sementara didalam kamar, citra menangis menyesalkan keadaannya.
17196Please respect copyright.PENANA729VRpEEfC
17196Please respect copyright.PENANAQEOfAgUMSb
**
17196Please respect copyright.PENANA7I9UgNibcv
17196Please respect copyright.PENANAJU1P3lt138
3 Bulan kemudian.
17196Please respect copyright.PENANAjx40zfsozC
Berhari-hari citra di gesak oleh muklis agar menerima pinangan nya. Muklis sangat ingin menjadi pendampingnya.
Sementara bagi Citra muklis sudah dianggapnya sebagai adik lelakinya, alasan tersebut bahkan sudah dilontarkan nya kepada muklis agar muklis membuang jauh jauh keinginan nya itu.
Namun muklis sama sekali tidak putus asa, dia sungguh sangat menginginkan citra menjadi istrinya.
17196Please respect copyright.PENANASkqTfdQntL
Citra menghiraukan setiap ajakan muklis, dan tanpa sepengetahuan dengan muklis, ternyata citra selama berbulan bulan ini selalu berhubungan dengan seseorang lelaki.
17196Please respect copyright.PENANA3fwEDYnyAV
Perasaan Citra mulai tumbuh akibat perhatian yang diberikan oleh lelaki itu, mulai dari hal kecil maupun besar sekalipun.
17196Please respect copyright.PENANAJTFJNFtYaf
Dan juga karena lelaki itulah dirinya mampu berlahanlahan menghilangkan semua rasa penyesalannya selama ini terhadap mantan suaminya dahulu, lelaki tersebut ialah pak Utet.
17196Please respect copyright.PENANAZ73vAmAs5e
Pak utet selama ini juga selalu mendekati citra, namun cara pak utet berbeda dengan halnya muklis.
17196Please respect copyright.PENANAfcqO7hHIGX
Bagi citra pak utet sungguh paham apa yang dirinya rasakan saat saat masa tersulitnya.
Yang mana selain perasaan penyesalannya karna runtuhnya ikatan pernikahannya, Citra juga kehilangan sang buah hatinya yang ikut pergi dibawa oleh suami ynya.
17196Please respect copyright.PENANALZgN6YjZGh
Pak utet berlahan lahan dengan perhatiannya menemani hari-hari citra yang memilukan itu ternyata menjadi kekuatan untuk citra untuk terus bertahan menjalani hidupnya.
Perlakuan pak utet kepada citra bukan lah tanpa sebab melainkan ada sesuatu yang di inginkan pak utet dari citra.
Selama ini pak utet juga sangat menginginkan citra seorang diri meski bu ratmi masih berada disisinya.
17196Please respect copyright.PENANAnHlFn6nhti
17196Please respect copyright.PENANA0UiGDBnmWQ
Singkat cerita hari demi hari telah dilewati, hubungan citra dan pak utet semakin terjalin erat.
Meski umur diantara mereka berdua terpaut cukup jauh namun pak utet merasa citra begitu sangat mengerti dirinya dibandingkan bu ratmi, begitupun dengan citra.
17196Please respect copyright.PENANAIcwSS3KbzE
17196Please respect copyright.PENANAnrnJX2mRe5
Malam itu didalam kamarnya bu ratmi sedang bertengkar hebat dengan suaminya, pak utet.
Kecurigaan bu ratmi akan hubungan gelap yang terjalin antara citra dan juga pak utet kian jelas dimatanya. Apalagi bu ratmi memergoki Ponsel suaminya yang berisi Video citra sambil mengocok kontol suaminya.
17196Please respect copyright.PENANAg3w52G12VH
Padahal selama ini bu ratmi sudah melarang pak utet bertemu citra dan bahkan bu ratmi sudah mengancam pak utet bilamana dia masih berhubungan dengan wanita yang hina dimatanya itu.
17196Please respect copyright.PENANAyghO3ZuAC7
Akan tetapi malam ini bu ratmi sungguh sangat emosi kepada suaminya.
17196Please respect copyright.PENANAK8uCmuZLVE
“Bajingaaaan….” Teriak bu ratmi kepada pak utet..
17196Please respect copyright.PENANAwgD0Bw1qDT
17196Please respect copyright.PENANA5EBK2zJmgW
“Dasaaaaar ……anjiiiiing…….laknaat….bisa bisanya bapak masih berhubungan dengaaan pelacur itu…..”
17196Please respect copyright.PENANANmIVQ5Jicl
“Sadaaar ……bapak sudah tuaaaaa”
17196Please respect copyright.PENANAHyr0rfuqGV
Cacian cacian yang bu ratmi lontarkan ke pada diri pak utet dimalam itu membuat pak utet sungguh tidak menerimanya.
17196Please respect copyright.PENANAIllamI3ooa
Bahkan pak utet yang sebelumnya memiliki rencana dengan citra untuk nikah lari pun ketika itu seakan membuat tekadnya bertambah bulat.
17196Please respect copyright.PENANAZewfFMLprs
Sejetika saat itu…
Lagi-lagi pak utet hanya bisa terdiam. Ia hanya bisa menundukan kepalanya
17196Please respect copyright.PENANAKhghkCS1bC
"Kenapa kamu ngelakuin hal ini pak...?"
17196Please respect copyright.PENANAJysPcLEMfW
Ucap bu ratmi yang kemudian mendekat karah suaminya dan meninju-ninju dadanya
17196Please respect copyright.PENANAKxrxdZmaa5
17196Please respect copyright.PENANAjDphsxGCJa
"Apa kesalahanku....? Kenapa kau buat begini padaku...?"
17196Please respect copyright.PENANALPmdJBOPhX
Pak utet hanya diam membisu.
17196Please respect copyright.PENANA6UNIVYgKCk
17196Please respect copyright.PENANA9Jdek3YEvW
" kenapa...?" Ucap bu ratmi
17196Please respect copyright.PENANAkKGcTRdvUz
Pak utet menarik nafas panjang, sebelum akhirnya berbicara pelan.
17196Please respect copyright.PENANA5GMeH7vDjA
"Maafkan bapak buk… Bapak udah nggak bisa ngontrol nafsu bapak ini, bahkan saat itu bapak tak peduli lagi dengan semuanya..."
17196Please respect copyright.PENANAhqPwNj4Mz6
17196Please respect copyright.PENANAoSwZl9lagy
"Lalu bagaimana dengan ku pak...?"
17196Please respect copyright.PENANAAU5RXx3KDd
“Apakah kamu lupa selama ini aku yang dengan sabar menghidupi mu bahkan ketika kamu pengangguran dulu”
17196Please respect copyright.PENANAvNjYhRNdvZ
“Dan juga apakah bapak lupa, aku yang membawamu kekota ini”
17196Please respect copyright.PENANAvge4aHMjym
“Kamu hanya orang kampung anjiiiiijng”
17196Please respect copyright.PENANATtL7WXG1e6
Hardik bu ratmi yang begitu sangat emosi.
17196Please respect copyright.PENANACOvSzPLgQ3
17196Please respect copyright.PENANABZz0DQkwo1
17196Please respect copyright.PENANAksLxRxfFC5
Pak utet hanya diam membisu dan tak menjawab satupun ucapan yang dilontarkan istrinya,
17196Please respect copyright.PENANA1ifwsz9NlV
“Kamu tak peduli lagi dengan ku pak?” Ucap bu ratmi.
17196Please respect copyright.PENANA8ZB3r7PihH
Pak utet hanya mengangguk pelan, sementara air mata bu ratmi seketika turun dari sela matanya.
17196Please respect copyright.PENANAWrgWICHfgB
"Jika memang bapak sudah tak peduli denganku.. Kamu keluar saja dari rumahku dan pergi kemanapun kamu mau pak.. "
17196Please respect copyright.PENANAVg1RDMZdFC
Ucap bu ratmi dengan nada yang meninggi.
17196Please respect copyright.PENANAGDwRwe3Hh7
Pak utet hanya diam dengan mata yang terpana kearah bu ratmi.
17196Please respect copyright.PENANAQLSrh5xe3n
17196Please respect copyright.PENANAkIguXe4OiU
17196Please respect copyright.PENANAkWVwms883T
Lagi-lagi bu ratmi teriak.
17196Please respect copyright.PENANAff2Vtw0Ztq
"Pergi.... " Ucap bu ratmi singkat namun tegas.
17196Please respect copyright.PENANAozmpjLsS4G
Bu ratmi menatap wajah pak utet lekat-lekat.
"Kamu denger khan kata-kataku...? PERGI...!"
17196Please respect copyright.PENANAoT8EXn7MC6
Sebenarnya pak utet sama sekali tak mengindahkan kalimat bu ratmi. Ia hanya menatap wajah istrinya itu dengan pandangan kosong.
17196Please respect copyright.PENANAvKNser3Kxk
17196Please respect copyright.PENANAYkGjBkNK6l
17196Please respect copyright.PENANACqCY4sc7NS
"Kamu TULI ya...? AKU BILANG PERGI ya PERGI...." Ucap bu ratmi
17196Please respect copyright.PENANA5P8AxjfQvU
“Bu maafin bapak, bapak sungguh tak menginginkan kita seperti ini”
17196Please respect copyright.PENANAwe51Z1pZD9
“Pergiiiii” ucap bu ratmi
17196Please respect copyright.PENANAGsA3EiluKt
“Aku sudah memberi peringatan sebelumnya kepadamu pak….” Ucap bu ratmi
17196Please respect copyright.PENANAaPVIpPM5ti
“Tapi kenapa kamu masih menjalin hubungan dengan wanita itu” ucap bu ratmi
17196Please respect copyright.PENANA0Qp0fsKEtx
“Bu, bapak punya alasan bu, nggk mungkin semua tanpa sebab” ucap pak utet yang berlahan memberi penjelasan kepada istrinya.
17196Please respect copyright.PENANAtq9mjhLVxK
“Apa alasan kamu…..? “
17196Please respect copyright.PENANA9NgEcOvYem
“Nafsu bapak bu” ucap pak utet pelan
17196Please respect copyright.PENANAhqnmzlOHlk
“Apakah tubuh ku kurang …?”
17196Please respect copyright.PENANA9krrQN8XN7
“Nggk buk, nggk kurang cuman bapak butuh mbak citra…”
17196Please respect copyright.PENANAxIE9SIwEQS
“Sekarang semua sudah jelas, untuk yang terakhir kalinya aku katakan ini kepadamu pak…! kamu memilih ku ? Atau pelacur itu ?”
Ucap bu ratmi, kali ini bu ratmi berbicara dengan sangat pelan.
17196Please respect copyright.PENANAuoGYJmUpQV
Pak utet hanya diam tanpa bicara sepata kata pun.
17196Please respect copyright.PENANATLJmfyyNBY
17196Please respect copyright.PENANAbJLaQMtLhe
Melihat pak utet yang tak mampu memberikan jawaban pasti kepadanya membuat buk ratmi seketika itu dengan kuat mendorong tubuh pak utet keluar dari rumahnya.
17196Please respect copyright.PENANAIuyS2DR2Ea
17196Please respect copyright.PENANA1GPQzTNHyP
“Pergiiiiii, toloong pergi…daan jangan kembali dihidupku lagi, dasar bajingan”
17196Please respect copyright.PENANAX8Ay9YD57G
17196Please respect copyright.PENANA0iFqFiUpoU
17196Please respect copyright.PENANAWzoHvOFiJ7
“CKLEK”
Pintu pun tertutup
17196Please respect copyright.PENANAdatmmuVKhz
Pak utet saat itu segera pergi meninggalkan rumahnya.
Terlihat wajahnya ketika itu tanpa ada penyesalan sama sekali meskipun dirinya telah diusir oleh istrinya pada malam itu.
17196Please respect copyright.PENANAilzJX0bXik
Sambil berjalan pergi Pak Utet seketika tersenyum, dalam hati ketika itu sungguh lega.
17196Please respect copyright.PENANAqhyR2BLk3g
17196Please respect copyright.PENANAKJmgt19rJj
Rupanya, ketika tadi Bu Ratmi memergoki ponsel Pak Utet yang berisi video nya dengan citra, ketika itu citra sedang mengocok kontol pak utet.
Ternyata semua disengaja oleh pak utet, agar istrinya marah dan mengusirnya.
Semua sudah direncanakan.
17196Please respect copyright.PENANAzHUqDaUNCE
17196Please respect copyright.PENANA6loglud7z5
"Sekarang.... Aku bisa bebas ketemu ama Neng Citra.... Hakhakhakhak..." Kekeh Pak Utet girang sambil berjalan menuju rumah citra,
17196Please respect copyright.PENANArNAAK3wpPl
"Hakhakhakhak….bisa hewes-hewes-hewes....."
17196Please respect copyright.PENANAnw1dia2073
“Neng citra..akhirnya rencana kita akan kesampean juga hakhakhakhak “
17196Please respect copyright.PENANASRhVGm2BPp
“Tunggu ya jhon bentar lagi tiap malam kamu masuk sarang baru hakhak hakhakhak” ucap pak utet
17196Please respect copyright.PENANAJFX0YBSjYy
Dengan bergegas, lelaki tua itupun melangkah kan kakinya pergi kerumah citra.
17196Please respect copyright.PENANA81drmEL1he
17196Please respect copyright.PENANABqnt5lSY8N
17196Please respect copyright.PENANAzqUaSnYWDl
17196Please respect copyright.PENANAY97X15dB9j
Sesampainya dirumah citra ternyata benar, semua telah direncanakan oleh keduanya.
17196Please respect copyright.PENANAmHsz6H1ips
17196Please respect copyright.PENANA2cC0xD8CiO
Ketika itu tepat didepan gang rumahnya citra berdiri dengan tas besar yang berada ditangannya, pak utet juga telah melihat citra dari kejauhan.
17196Please respect copyright.PENANATrDvtjFikT
17196Please respect copyright.PENANAOmntfu8dVn
Pak utet yang menghampiri citra ketika itu tanpa basa-basi langsung meraih tas yang berada ditangan citra.
17196Please respect copyright.PENANASXax1fVFV9
Tanpa ucapan citra hanya menyambut pak utet dengan senyum diwajahnya.
17196Please respect copyright.PENANAj4JnCMlSvO
Mereka berdua berjalan bergandengan sambil saling senyum.
17196Please respect copyright.PENANAyPPVlDd2Tc
17196Please respect copyright.PENANALVsr4ACPI4
“Tiketnya jadi bapak beli…?”
17196Please respect copyright.PENANAnflnl0To0Z
“Udah neng, dari tadi siang lagi…” ucap pak utet
17196Please respect copyright.PENANATqsX2PxaiO
“yaudah yuk, nanti kita telat” ucap citra
17196Please respect copyright.PENANA2omk8qmKiX
…..
17196Please respect copyright.PENANA5rMc3d3j6M
17196Please respect copyright.PENANA2hhqR7F1OZ
“akhirnya…” ucap pak utet tiba-tiba
“Akhirnya apa pak…?” Tanya citra
17196Please respect copyright.PENANAaF1TRd1Xog
“Akhirnya sebentar lagi bisa tiap hari ike ikee hak hak hakhakhakhakhak.” tawa pak utet.
17196Please respect copyright.PENANAJFKfEWOOkt
17196Please respect copyright.PENANAPmMYVibWCE
…
17196Please respect copyright.PENANAXiyDddWStM
~Dimalam yang sungguh dingin dan Terlihat keduanya akan pergi entah kemana, yang jelas saat ini mereka sedang berada di atas biss kota yang memiliki rute (jakarta-maknahit-argamakmur)~
17196Please respect copyright.PENANAcnjxZX7G6Y
17196Please respect copyright.PENANAaIpjFiDi8V
17196Please respect copyright.PENANAXw9t8qKxyh
17196Please respect copyright.PENANAeX1tjCTJCj