Chapter 1
Prelude
31395Please respect copyright.PENANA0QSgThC1Sb
Pesantren itu awalnya hanyalah Kobong Biasa yg terbuat dari Bale. Tempat yg cukup sederhana untuk Sekedar tempat mengaji baik untuk masyarakat sekitar ataupun pendatang yg berkunjung ke sana.
31395Please respect copyright.PENANANkRzgX22i2
Namun seiring berjalannya waktu, pesantren itu berkembang pesat, setelah hampir 15 tahun berdiri, mulai padat penduduk santri laki laki dan perempuan beserta para ustad dan ustazahnya.
31395Please respect copyright.PENANAPmrA8qp5Vm
Pesantren itu dikenal dengan nama Awwabiin. Pendirinya adalah Kyai Basri beserta istrinya Nyi Lailah atau dikenal dengan ustazah lailah. Kini pesantren itu berubah menjadi Pesantren yg lebih besar.
31395Please respect copyright.PENANAMxFnSDid5W
Awalnya, pesantren ini hanya mengajarkan tradisi salafi - klasik. Bernuansa penuh dengan nilai - nilai kesederhanaan, Namun seiring berjalannya waktu, pesantren ini digeser menjadi pesantren modern. Kyai Basri menilai bahwa perkembangan zaman memang sangat sulit dibendung, dahulu ditempat pengajian hanya ada kitab, guru beserta murid yg merasa senang dan bahagia bila bersama sama membahas satu atau dua tema agama.
31395Please respect copyright.PENANASFjG5dqIWK
Namun sekarang, disamping kitab sudah ada smartphone, yg memang dipakai oleh santri untuk mencari info dengan mudah.
31395Please respect copyright.PENANAZuiBDPrIVw
Dari sinilah Basri menilai bahwa perkembangan zaman harus disesuaikan dengan perkembangan pesantren. Namun setelah menjalani sistem modern itu, sang kiyai merasa telah terjadi pergeseran yg nilai khas pesantren itu sendiri. sehingga pesantren ini sering disebut olehnya post - modern pesantren. Meskipun mengikuti perkembangan zaman, namun mereka tidak menghilangkan klasik - salafinya.
31395Please respect copyright.PENANAXoPjUPdThJ
Terlihat dari kobong berbentuk bale masih banyak dijadikan tempat belajar dan mengaji.
31395Please respect copyright.PENANA06DvPEHPQB
Ruang lingkupnya masih sederhana, namun pengajian kobong ini dikenal oleh masyarakat luas, dan perkembangannya lumayan pesat.
31395Please respect copyright.PENANAreXKgYJWRM
Hampir 10 tahun Ki Basri membangun dan mengembangkan Pesantren ini bersama sang istri. Mereka berdua terkenal sebagai pasangan yg ramah serta sederhana.
31395Please respect copyright.PENANAAlKm40oLr1
Rumah mereka ada disebrang Pesantren, tepatnya, di atas lembah yg dibawahnya ada lahan yg melandai menuju sungai yg asri. Bersama para ustad lainnya yg dipercaya oleh Kyai Basri untukk mengembangkan pesantren.
31395Please respect copyright.PENANAgjjqfgTLtT
Dirumah disebrang pesantren itu terdapat pula tempat tinggal ustad fian beserta istrinya ustazah ayni, mereka salah satu pengajar senior dipesantren itu. Begitu pula disampingnya ada Rumah ustad juned yg tinggal bersama istrinya Nyi ipah dan satu anaknya.
31395Please respect copyright.PENANADMC3RPS55K
Kyai Basri sendiri sudah berumur 54, namun beda dengan ustazah Lailah, ia terlihat masih cantik di umurnya yg beranjak 37, mereka dikarunia dua orang anak yg sudah berumur 12 dan 10 tahun, begitu pula Nyi ipah atau dikenal oleh semuanya dengan nama ustzah sahifah, istrinya ustad juned itu memang paling muda dan sifatnya paling manja, umurnya baru saja 27 dan sedang kuliah di kampus islam negri yg memang letaknya cukup jauh dari pesantren, anaknya baru berumur dua tahun. Namun berbeda ustzah ayni, meski paling senior, dia belum dikaruniai anak dengan ustad fian, cukup heran memang, karena umur pernikahan mereka sudah 8 tahun, ayni sendiri masih muda ia baru berumur 30 tahun.
31395Please respect copyright.PENANAQTIlSyd1z8
Baik ustazah Lailah, ustazah ayni atau ustazah ifah mereka sama2 satu deret dan sering bertemu satu sama lain. Karena umur mereka tidak jauh berbeda. Mereka istri istri ustad yg sangat mempesona. Mereka bisa menggoda lelaki siapapun yg mereka mau, terutama nyi lailah, istri kyai yg semok itu berhasil membuat liur ludah lelaki keluar. Memang istri kyai dan istri para ustad itu di karuniai tubuh yg indah, tertutup aurat ITU dengan Baju gamis dan jilbabnya, namun tak bisa menyembunyikan keindahannya.
31395Please respect copyright.PENANA3FgrGETfXc
Mereka bisa menggoda lelaki siapapun yg mereka mau BILA memperlihatkan sedikit auratnya kepada lelaki lain, namun tentu ajaran agama yg sudah menjadi syariat sangat melarang melakukan itu .
31395Please respect copyright.PENANAsWpVQjq6xh
Namun .... Justru petualangan hidup mereka tanpa disangka malah berjalan menuju pelanggaran - pelanggaran itu.
31395Please respect copyright.PENANA20wyIpWckn
31395Please respect copyright.PENANAmGU4HGt4lT
LABEL: POST - MODERN PESANTREN (ZHALYOH)
BERBAGI
Komentar
31395Please respect copyright.PENANAQWyBeinl2M
Postingan populer dari blog ini
31395Please respect copyright.PENANA7wjJ55xTuO
Chapter 2 - Post - Modern Pesantren (Zhalyoh)
November 23, 2018
Post - Modern Pesantren (Zhalyoh) Chapter two : Suasana Pesantren Dan Konfliknya Letak pesantren itu memang ada di dataran Tinggi.. Kaya akan aura kesederhanan. bercuaca sejuk. Jauh dari hiruk pikuk perkotaan, tenang dan nyaman. Para ustad yg mengabdi, ataupun para santriwan dan santriwati yg menetap disitu betah untuk berlama lama disana. Airnya sangat dingin, udaranya sangat segar, masyarakatnya ramah, bahkan ketika pertama kali pesantren itu dibangun, mereka menyambutnya dengan suka cita. Karena mereka senang bila ada pesantren dikampung mereka. "Bisa membawa berkah" begitu pikiran mereka. Kiyai Basri memang besar pengaruhnya. Ilmunya dikenal sangat Tinggi, panggilan pengajian untuknya bukan lagi jam terbang amatir, namun hampir tiap malam selalu ada undangan agar ia bisa datang untuk memberi tausyiah atau ceramah di masyarakat sekitar. Begitu pula dengan ustazah Lailah. Kegiatannya aktif mengajar di pesantren itu. Meski umurnya berbeda jauh dengan suaminya, namun...
ns18.222.164.11da2