Chapter 6
16626Please respect copyright.PENANAc2AlNJ4JNB
Man Of The House ( Part 1 )
16626Please respect copyright.PENANAaciRg2HCoe
16626Please respect copyright.PENANARqFKn8pjpX
16626Please respect copyright.PENANAkVDhxMFvgm
16626Please respect copyright.PENANAt5qHP8oM8B
16626Please respect copyright.PENANAR2eCWk1ylX
Tak terasa, Sudah 10 Hari Roy tinggal dipesantren ini. Ia sudah tidak canggung lagi dirumah pak ustad, ia juga semakin dekat dan akrab dengan ayni.
16626Please respect copyright.PENANAscVXZPsFxS
Semua terasa damai, terasa nyama karena diluar dugaan, Roy bisa membuktikan untuk berubah. Ia menjadi pemuda yg diandalkan dirumah ustad Fian. Segala macam pekerjaan yg biasanya dikerjakan oleh ustad, bisa dikerjakan olehnya. Ustazah pun mulai senang dengan sikapnya selama disini.
16626Please respect copyright.PENANAc29AGJKdO5
Bahkan pekerjaan yg tidak bisa dikerjakan ustad dengan mudah dikerjakan olehnya.
16626Please respect copyright.PENANA2r2wHVy4JA
Common handy.. Begitulah mungkin sebutan yg tepat, ia visa di andalkan.
16626Please respect copyright.PENANAXm4TEAidfB
Diluar dugaan, Roy juga ternyata serba bisa. Semenjak lukanya sudah pulih,
sudah banyak kegiatan pesantren yg sudah dia ikuti bahkan dia bantu.
16626Please respect copyright.PENANA2exTNG6vsQ
Dia ingin membuktikan, bahwa anak yg dulu di usir, sekarang bisa menatap bangga ditempat ini. Memang Roy juga sudah tekad bulat ingin mencari ketenangan disini. Semalam ayahnya menelepon menanyakan keadaannya, iya bilang "disini Roy sudah tenang dad, Bisa atur emosi ga kaya dulu dikit dikit emosi".
16626Please respect copyright.PENANAyETifcqGni
Ayahnya bangga mendengar kabar anaknya itu. Bahkan karena menguasai seni bela diri campuran yg bernama MMA, Roy ikut nibrung dipadepokan silat dipesantren itu. Ia menjadi suhu dadakan karena memang mengerti cara melumpuhkan lawan.
16626Please respect copyright.PENANAn8XrUFzQBZ
Dipesantren juga Roy sudah banyak kenal dan dekat dengan para ustad dan ustazah disana. Ia memang supel, mudah bergaul bahkan ketika diluar sana.
16626Please respect copyright.PENANAxyBR4TeW1h
Suasana pesantren sore menjelang magrib itu sangat ramai, ratusan santri dan santriwati berduyun duyun pergi ke surau yg terletak di depan pesantren. Kebetulan ustaz Fian yg akan mengajarkan pengajian Rutin malam jumat setelah magrib nanti. Roy hendak pergi ke gerbang untuk ikut kegiatan itu,
16626Please respect copyright.PENANAhnJjFm8oTB
" Roy.." panggil suara wanita yg menyetopnya saat hendak melewati pipir rumah, ustazah ayni,
16626Please respect copyright.PENANAhVNoW45ovE
"Habis magrib, kamu bisa ga pasang lampu rumah belakang,"
16626Please respect copyright.PENANAjOGYd0vNZA
"Kenapa ustazah?"
16626Please respect copyright.PENANAyszc2jh6Oe
"Lampunya Mati, truuss..." agak ragu ustazah membicarakannya" Abi ga nyampe jangkauan tangannya, padahal udah pake kursi, udah pake bantal pula, tapi ga nyampe,. Hihiii.. tolong yah kamu kan tinggi, ustazah mau tolong siapa lagi, kamu kan serba bisa hehee"
16626Please respect copyright.PENANAOjNEL25hr4
"Bisa aja ustazah"
16626Please respect copyright.PENANASuRDZCyjId
"Jangan geer"
16626Please respect copyright.PENANA7rDrZevKLr
"Hehee"..
16626Please respect copyright.PENANA7eux8YG5Fc
" jangan lupa yaaah ba"da magrib, ustazah ga nyaman kalo gelap gelapan" pintanya dengan manja.
16626Please respect copyright.PENANAHglbmqfGLp
Yah, Roy memang Sudah biasa akhir2 ini mengerjakan pekerjaan yg tidak dikerjakan suaminya. Kemarin Roy memperbaiki air pompa belakang, karena suaminya tidak mengerti sama sekali. Ia cuma ingin berterima kasih karena paj ustad sudah mau menyembunyikan kriminal sepertinya.
16626Please respect copyright.PENANAplEeuFu1ra
"Beres ustazah..."
16626Please respect copyright.PENANArgFTfy0x31
"Makasih".. Ucapnya sambil senyum.
Ustazah bangga dengan pemuda itu, beda dulu beda sekarang, Ayni sudah memakai Mukena putihnya untuk magriban, Roy melambaikan tangan meninggalkannya untuk menuju Gerbang.
16626Please respect copyright.PENANAnQxwRPf1tw
Dijalan Roy agak sedikit linu saat mengingat ustazah ayni menyebut suaminya tak teejangkau tangannya. suaminya memang lebih pendek Dari Roy, membayangkan ustazah berbicaya seperti itu, penisnya malah mulai mengembang.
16626Please respect copyright.PENANAji2CqCBHIw
Solar magrib berjamaah dimulai, Ramai riuh ratusan santri dengan segala macam kegiatannya di surau. Roy merasa senang dengan suasana seperti ini, teringat masa kecilnya sewaktu nyantri kesini. Masa nakalnya, canda tawanya disini.
16626Please respect copyright.PENANAAVqJjgvxXD
Seusai solat magrib berjamaah, Roy melihat Ustad Fian terlihat lebih murung dari biasanya.
16626Please respect copyright.PENANADGahPBGf1F
Ia memang menjadi imam di masjid itu, namun ia seperti terbebani masalah. Mungkin biasa karena dialah yg dipercaya dipesantren saat Kyai Basri keluar munggah haji bersama nyi Lailah, mungkin tekanan itu yg membuatnya murung sore itu.
16626Please respect copyright.PENANAEjNnUQjxev
Itu bukan beban biasa. Itu seperti beban pribadi. Selama sepuluh hari ini Roy memang menangkap ada beban yg disembunyikan oleh ustad Fian, entah apa itu, Roy belum yakin. Terlihat dari cara mengajar ngajinya sehabis magrib ini, ia terlihat kurang bersemangat. Malam ini seperti puncak resah yg selalu ia sembunyikan.
16626Please respect copyright.PENANA2GYpGgSVbp
Namun, feeling Roy ternyata benar, ketika hendak mengaji setelah magrib itu, terdengar teriakan dari luar pesantren,
16626Please respect copyright.PENANAHWRbDWYCpf
sontak membuat para santri terbangun dari lantai suraunya. Roy kaget, Ramai Riuh suara santri terdengar dimana mana setelah mendengar teriakan itu. Sampai2 Roy menghampiri ustad Boim yg sedang berdiri dipintu masjid,
16626Please respect copyright.PENANAKUojtInz3J
"Mata eta pangurus pasantren, aing aya urusan!!!! (Mana itu pengurus pesantren saya mau ada urusan sekarang!!!)" teriak orang itu.
16626Please respect copyright.PENANAlv8QYfTp7J
"Loh, siapa itu ustad?" tanya Roy ke ustad Boim setelah menghampirinya.
16626Please respect copyright.PENANA7Ii2wGj99A
"Orang yg punya urusan sama ustad Fian" Jawab ustad Boim.
16626Please respect copyright.PENANAgLT7JnoANf
Dia melihat ustad Fian sedikit pucat berjalan hendak menghampiri orang itu, ia ditemani ustad Boim yg datang menghampiri, juga ustad azis, orang2 itu terdiri dari lima orang dan mereka membawa golok semua.
16626Please respect copyright.PENANAGp0BWyJ2YD
Awalnya,
Roy ingin menghampiri ikut berurusan, namun ditahan oleh ustad Fian,
16626Please respect copyright.PENANALwk7Wkz9n7
'Kamu jangan ikutan, kamu emosian, saya ga mau mancing kamu, kamu pulang temani ustazah, nanti saya ceritakan" ucap ustad Fian.
16626Please respect copyright.PENANARSYcsKauGI
Nampaknya ini masalah serius,
namun Ustad Fian tidak ingin Muridnya kepancing emosinya, takut takut dia malah menntang orang itu berkelahi. Hal seperti ini harus dihadapi dengan kepala dingin pikir ustad Fian.
16626Please respect copyright.PENANAmAwvWaFKYC
Ia juga tidak ingin merusak kedamaian Roy yg sudah ia dapatkan dipesantren ini.
Ia tidak ingin Roy ikut campur masalah ini. Ketika menghampiri mereka, ustad Boim mengajak kelima orang itu ke loby pesantren. Untuk berbicara dngan hati yg sejuk.
16626Please respect copyright.PENANAMJ51zrCOrH
Roy harus pulang ke atas sekarang juga, disamping janji dengan ustazah, ia juga ingin tau lebih awal dari permasalahan yg menimpa ustad Fian itu.
16626Please respect copyright.PENANApK2Yd00ULG
Diperjalanan, Roy melihat ustazah sudah pulang dari surau putri, ia juga sudah sampai didepan rumah, dari kejauhan ini Roy sudah bisa melihatnya. Nampaknya dia juga pulang sehabis mengajar kitab.
16626Please respect copyright.PENANAqumZ2DwTIH
Surau putri terpisah dengan surau putra, otomatis ustazah tidak tau tentang kejadian tadi. Ia tak ingin memberitahukannya dulu, ia tak ingin membuatnya panik.
16626Please respect copyright.PENANAMonhKOJyKM
"Cepet juga kamu pulangnya, udah beres ?"
16626Please respect copyright.PENANANd1y3r7S43
"Udah langsung kesini kan inget ustazah"
16626Please respect copyright.PENANA3Ta4FSZxeI
Ustazah tersenyum
16626Please respect copyright.PENANA3CA00aWaBg
"Salin dulu, lampunya didalam".Perintahnya lagi.
16626Please respect copyright.PENANAV7l1edmrO7
ustazah menyimpan sendalnya dirak sambil menenteng kitab berwarna hijau itu, Roy beranjak masuk kedalam ke samping Rumahnya untuk mengganti bajunya, namun ia tak ingin mengganti sarungnya, ia ingin bersantai.
16626Please respect copyright.PENANAcHJ3GHaazO
Memang jarak antara magrib ke isya hanya sebentar, bila ikut kegiatan pesantren biasanya tidak terasa. Roy suka malas pulang kerumah bila sehabis magrib seperti ini, ia biasanya ikut pengajian dibawah, hanya saja karena ada kejadian tadi, juga dia ingat dengan tugas ustazah untuk memasang lampu belakang rumahnya, Roy memilih santai dengan sarungan disini.
16626Please respect copyright.PENANAmRMj0eWDwb
Memang akhir2 ini Roy yg mengurus pekerjaan Rumah, ia lelaki yg bisa di andalkan, termasuk memasang lampu belakang ini, ustazah meminta tolong kepadanya, bukan ke suaminya.
16626Please respect copyright.PENANAwBVEndMFq6
Ia masuk ke dalam Rumah, sambil memanggil ustazah menanyakan lampu..
16626Please respect copyright.PENANAgC3Ytn9Ja8
" Ada dilemari Belakang" ucap ustazah dari dalam kamar. "Warna bungkusnya hijau di sebelah tengah lemari" ucapnya lagi.
16626Please respect copyright.PENANAQKyCfLqoaT
Roy kebelakang melihat ke tengah lemari belakang ini. Ia melihat dua lampu putih dengan merk yg sudah dikenal banyak orang. Ia ambil lampu itu ia persiapkan kursi untuk naik.
16626Please respect copyright.PENANAPUZNwy1K9d
Ustazah keluar kamar, ia sudah membuka mukenanya, ia memakai stelan kelalawar khas arab berwarna ungu, namun kali ini, ia melepas jilbabnya, baru kali ini Roy melihat ustazah tanpa jilbab, rambutnya lurus sebahu,
16626Please respect copyright.PENANAyFoC6Txd3c
oh sungguh cantik dilihat,
16626Please respect copyright.PENANAWu1rVg16zS
lehernya amat putih mulus, karena model kelalawar seperti itu biasanya kerahnya agak rendah kebawah, pandangan leher putih itu sedikit menggunung di sekitar payudara montoknya.
16626Please respect copyright.PENANAs6XlSVqL6p
"Astagfirullahalazim, aku lupa kerudungan, sebentar " ucapnya sambil tertawa kecil.
16626Please respect copyright.PENANAJtw1Xadbq8
Mungkin karena biasa dirumah santai seperti itu, ia lupa memakai jilbabnya,
Setidaknya.. Entah ia lupa, atau pura2 lupa, pandangan sekilas itu membuat Roy tahu lehernya putih mulusnya, juga rambut sebahunya, dengan penampilan tadi istri ustad itu terlihat semakin full semoknya.
16626Please respect copyright.PENANACFKulT05xn
Meski sedikit berdiri penisnya, Roy tetap naik ke atas kursi, ustazah sudah keluar lagi dari kamarnya dengan jilbab birunya,
16626Please respect copyright.PENANA2aK0hrvgsO
Ia melihatnya sambil meraih mangkuk lampu di atas "Kamu santai banget" ucap ustazah yg melihatnya sarungan itu,
16626Please respect copyright.PENANA6jY1qU9bQ6
"Kan niat ga da kegiatan lagi ustazah"
16626Please respect copyright.PENANA1oUra7BiEs
Tangannya meraih mangkuk lampu dan memasukan lampu itu dan memutarnya,
16626Please respect copyright.PENANAG7kArqDlrx
"Tuhh kan, kamu tinggi" ucap ustazah senang, ia melihat dari bawah, tangannya yg berotot itu menjangkau mangkuk lampu dan memutarnya "klik"
Lampu itu sudah terpasang dan nyala.
16626Please respect copyright.PENANAbVr5wZUrqb
"Untung kamu tinggi" ucap ustazah lagi.
16626Please respect copyright.PENANACfptfGy3Ie
"Seneng punya lelaki yg bisa di andelin" ucapnya sambil melihatnya turun dari kursi. "Pak ustad ga bisa diandelin kadang"
16626Please respect copyright.PENANAaCbdNT0Ij6
Ah Lagi Roy merasa linu mendengar ucapannya itu, ia lebih di andalkan dari suaminya,
16626Please respect copyright.PENANAO1v6EARCLS
"Makasih ustazah"
16626Please respect copyright.PENANAZ9aAgisX2C
" Tapi aku ga enak ngerepotin kamu, makasih udah banyak ngerjain yg ga bisa dikerjain pak ustad".
16626Please respect copyright.PENANAQjDyRjRfpg
Meski kembali sedikit linu mendengar ucapannya itu, Roy tetap tersentum "Yang makasih itu aku harusnya ustazah, udah nyembunyiin orang kriminal kaya saya",
16626Please respect copyright.PENANAoKuezFJiSI
" Emang kamu masih bandel ?" tanya ustazah dengan gayanya, pertanyaan itu seperti tantangan, ia memperhatikan baju kelalawar ustazah, juga hijab kepalanya yg sudah menutupi leher putih itu,
16626Please respect copyright.PENANA6TJNcisdoB
"Masih koq ustazah"
16626Please respect copyright.PENANABvbG0u9Na2
"Masa sih.. Awas kalo lagi ?"
16626Please respect copyright.PENANAJ6i2HeXLPO
Roy melihat kebawah,
16626Please respect copyright.PENANAWv6ah4MOQo
Kaget ia melihat belahan kaki dibaju kelalawarnya...
16626Please respect copyright.PENANAHqJyfGoIYt
Belahan itu memanjang sampai ke pahanya, memang kecil belahan itu, namun terlihat kulit putih bersih mengintip diantara belahan kecil itu,
Damn,
16626Please respect copyright.PENANA2J787SFarE
Ustazah tidak sadar dengan bajunya itu, Roy yakin seratus persen ustazah tidak sadar.
16626Please respect copyright.PENANAYZlm6JTwsR
"Pokoknya, kalo ada pekerjaan yg ga bisa dilakuin ustad, saya siap "
ucap Roy, sambil melirik ke belahan kaki itu.
16626Please respect copyright.PENANA3H0IYspMhO
" Banyak..",Ucap ustazah,
16626Please respect copyright.PENANAmT9UGXmxdg
"Banyak apa ustazah?
16626Please respect copyright.PENANAyDmBpLkbvJ
" Banyak yg ga bisa dilakuin pak ustad",
16626Please respect copyright.PENANAyZWku6aMlu
" Hmmm.."
16626Please respect copyright.PENANAUMp17zSjIx
Apa termasuk menghamili, ucap Roy gila dalam hati..
16626Please respect copyright.PENANAGA5ytdTkXj
"Tinggal suruh saya aja ustazah"
16626Please respect copyright.PENANAVD6hLpI15Z
Ustazah kembali mencium aroma laki lakinya dari jarak sini "seneng ada lelaki bisa di andelin" ucapnya lagi,
16626Please respect copyright.PENANACnuUf4QEkX
Sarung Roy sudah membuat tenda, terutama ketika ustazah bilang, banyak yg ga bisa dilakukan suaminya.
16626Please respect copyright.PENANATaXiuW6oDR
Ustazah tidak yakin ada yg membuat tenda yg terlihat memanjang dari sarung itu, apa itu? Tidak mungkin kalo itu.. Oh !!
16626Please respect copyright.PENANAbZosCkELqw
Sebelum ustazah terlalu sadar, Roy membalikan badannya untuk bisa duduk di sini, ia berharap ustazah tidak melihatnya, ia berharap agar ustazah tak menilainya macam2, tapi nampaknya ia masih tak sadar dengan belahan itu.
16626Please respect copyright.PENANAAmc0o0y1kC
"Pak ustad belum pulang ngaji ?" tanya ustazah,
16626Please respect copyright.PENANALzC9dzP8XA
Kebetulan,
Roy baru ingat tentang kejadian ba'da magrib tadi didekat surau putra tadi, dengan pelab pelan dan santai Roy menceritakan kejadian tadi satu persatu, ia tidak ingin ustazah panik dengan kejadian tadi,
16626Please respect copyright.PENANAjLzwVlSggh
Roy menceritakan tentang lima orang yg membawa golok itu, ustazah langsung ikut duduk karena kaget mendengarnya.
16626Please respect copyright.PENANAGbDANGfDO1
", aduhh aku jadi was was, kenapa kamu ga bilang dari tadi"
16626Please respect copyright.PENANApUYDRpSGkX
"Roy ga mau bikin ustazah khawatir, Roy mau bantu tapi dilarang ustad, ya sudah Roy kesini ga mau bikin ustazah khawatir"_
16626Please respect copyright.PENANAx2X3OLpQpe
" Pasti itu si darma" ucap ustazah.
16626Please respect copyright.PENANADTHB7BjTLa
"Siapa",
16626Please respect copyright.PENANAz72aob70Ae
" hufff.." sambil menarik nafas "Juragan Dharma" ustazah ayni terlihat sedikit berat untuk cerita..
16626Please respect copyright.PENANAOnM4vSTML8
"Dua tahun lalu, Ekonomi kita sedang sulit, pak ustad terpaksa mencari tambahan dengan meminjam lahan untuk dia garap agar dijadikan sawah dan kacang2an untuk tambah tmbahan ekonomi, kami juga ga mesti beli beras lagi bila menyewa lahan itu"
16626Please respect copyright.PENANA9dwVc2Qts9
"Terus ?"
16626Please respect copyright.PENANAMH4Cimzw28
"Sayangnya lahan itu milik juragan darma, ustazah sudah bilang jangan suka berurusan dengan orang seperti dharma, bisa ditipu, ternyata benar, tiap tahun dia naikan harga sewa , padahal awalnya kita bisa membayar murah, sekarang sudah lima kali lipat dari kesepakatan awal",
16626Please respect copyright.PENANAy2zRruQAwg
" Kenapa ga berhenti aja sewanya ustazah",
16626Please respect copyright.PENANADUAYDpJNIm
"Itu dia, Guru kamu terlalu percaya sama orang, dengan bodohnya main tanda tangan kontrak lima tahunan tanpa membacanya, dikontrak itu ada imbauan kalo ia harus menyetujui harga sewa lahan yg naik tiap tahun, akibatnya, ekonomi kami makin sulit, hasil kebun tidak bisa membayar sewa, cukup untuk sehari hari, hutang main menumpuk, akibatnya pak ustad sering diancam akhir akhir ini oleh dharma,"
16626Please respect copyright.PENANAUKYO2E81ov
"Kontrak lima tahun ustazah?",
16626Please respect copyright.PENANAyllopMmjPe
" iyah",
16626Please respect copyright.PENANACm9MqCB9bI
Aduh pantas pak ustad terlihat stress, kenapa dengan bodohya percaya begitu saja akhirnya pelik seperti ini.
Pantas lima orang tdi sangat marah, ternyata masalah hutang,
16626Please respect copyright.PENANAolhvqCsYxy
"Pak ustad ga mau bikin malu pesantren karena masalah ini, mau ga mau pasti orang itu langsung menunjuk pesantren yg salah, karena pak ustad paling senior disini. Padahal yg sewa pribadi ustad sendiri, dia juga tidak mau meminjam uang pesantren, sudah banyak merepotkan, termasuk Rumah ini dihadiahkan oleh pesantren, mangkanya ia sewa lahan milik pak dharma untuk digarap, tapi acak2an.. cukup untuk sehari hari akibatnya hutang sewa tidak dibayar"
16626Please respect copyright.PENANAgBhAJrq3q0
"Tapi bukan berarti darma harus marah2 ke pesantren seperti itu kan ustazah ?",
16626Please respect copyright.PENANAr3JXbbuQQf
" Biarin lah, dia emang dikenal jagoan dikampung ini".
16626Please respect copyright.PENANA78adKR6oUI
"Aku ga takut" Ucap Roy santai
16626Please respect copyright.PENANATeZibhqaQt
Di awal ustazah sudah tau kalo Roy pemberani dan tipe lelaki yg melindungi, ia ingat bayangan tentang seandainya maling yg datang dirumahnya itu, dia tetap merasa aman.
16626Please respect copyright.PENANAmiW4XzmlBO
"Sebenarnya, Dharma sering mengancam pak ustad, bila tidak segera melunaskan sewa lahannya, aku takut yg kena pesantren".
16626Please respect copyright.PENANAw3Oin07OFH
'Ustazah ga usah takut, biar saya ngurus semuanya"
16626Please respect copyright.PENANAEhjHEETRW4
"Awas loh Roy kamu jangan menemui pak dharma nantang berkelahi".
16626Please respect copyright.PENANATHOP5bpEgG
" Ngga, pokonya ustazah duduk manis, swmua pasti beres kalo saya yg urus masalah ini, ustazah ga bakal khawatir lagi" Ucap Roy.
16626Please respect copyright.PENANAgnniy64Q22
"Gimana caranya ?",
16626Please respect copyright.PENANACmuaXe61tI
Roy yg memang berotak encer itu punya satu dua ide dibenaknya untuk meningkatkan ekonomi keluarga ini
16626Please respect copyright.PENANAuRHVwmSC2o
" Gini aja ustazah, besok aku mau lihat lahannya dulu dimana dan seperti apa, aku mau ngebantu pak ustad nyelesain masalah ini".
16626Please respect copyright.PENANAQfN9IXsU5N
Agak lega ayni dengan pernyataan pemuda ini ..
16626Please respect copyright.PENANA4zsgtdXNiH
Lagi lagi ayni merasa aman, ia senang dengan pemuda yg serba bisa ini...
Besok ikut aja ke sana siang", ucap ustazah, ia memang berharap Roy bisa meringankan bebannya selama ini, atau setidaknya, keluar dari keterpurukan ini.
16626Please respect copyright.PENANAZavUpp3kHa
"Nanti kamu liat, disana ada sawah satu petak dan kebun daratnya juga..." ustazah menghentikan omongannya sejenak sambil melihat kebawa, ia baru sadar, belahan kaki di baju kelalawarnya ini terbuka"Astagfirullahalazim" ucap Ustazah beristigfar, ia kaget, terutama belahan kakinya mengekspos kulit putih mulusnya, ia melihat Roy dan merasa malu sambil buru2 nyelonong kekamar.
16626Please respect copyright.PENANAYJpQm4Nqud
"Astagfirullah... Astagfirullah ... Astagfirullah.." ucap ustazah bertubi tubi sambil jalan ke kamarnya,
16626Please respect copyright.PENANALsd8lRhJol
Namun anehnya..
16626Please respect copyright.PENANApYic6DZ6eK
Sambil berjalan itu dia membuka menutup, membuka menutup , membuka nenutup kembali secara singkat belahan itu sampai benar benar pernah terlihat paha mulusnya, putih mulus membahagiakan mata, ucap Roy dalam hati. bokongnya yg semok itu bergerak ke kiri dan ke kanan saat ia berjalan kekamar, ah Shit.
16626Please respect copyright.PENANA0CiVDYv6Wa
Roy pergi ke kamarnya, ia memegang kontol ngacengnya mengingat bayangan leher putih mulus dan paha mulus istri ustad Fian itu, ia pegang kontol ngacengnya ia remas - remas.
16626Please respect copyright.PENANAB5EvhrDb4W
_-______
16626Please respect copyright.PENANAf6CVbylT9s
16626Please respect copyright.PENANAZwq7ejYBYe
16626Please respect copyright.PENANA7lnKVcpu7q
Malam sudah semakin dingin...
16626Please respect copyright.PENANAA6xrfEFEWf
Roy sudah bersantai dikamarnya. Begitu pula dengan ustazah..
16626Please respect copyright.PENANAcShXm9EkRJ
Setelah cerita dan kejadian tadi, pak ustad terdengar baru datang memasuki rumah, tadinya Roy ingin menemuinya, namun ia sudah tahu permasalahnnya, ia tak mau mengganggu suami ustazah ayni itu untuk beristirahat.
16626Please respect copyright.PENANABjPKIAT4Cp
Roy memutuskan untuk berbicara dengannya besok dan membantunya, yg jelas Roy tak merasa takut sama sekali melihat lima orang membawa golok tadi, Roy biasa berhadapan dengan tujuh orang membawa pedang sekalipun, ia mantan pelaku tawuran, perkelahian sudah menjadi bagian hidupnya, hal itu dampak positifnya adalah Roy tak oeenah punya rasa takut sedikit pun,
16626Please respect copyright.PENANAycIzjd4Pia
"Aku akan membantu ustad besok" pikir Roy dari kamarnya itu.
16626Please respect copyright.PENANARsMmOhSGuW
16626Please respect copyright.PENANAj6FWUXXRzF
16626Please respect copyright.PENANAXsE8Eo3hN7
Sementara ustazah ayni...
Ia sedang santai didalam kamarnya..
16626Please respect copyright.PENANAT5Qj7zFuO1
Ia sedang bersolek untuk menyambut suaminya, ia ingin menghibur suaminya yg pasti sedang stress karena memikirkan utang. disamping itu juga,
16626Please respect copyright.PENANAnIgaxczGn9
Ini adalah malam jumat...
16626Please respect copyright.PENANAQaiAiIQr32
Sudah lama ustazah ayni tak disentuh oleh suaminya. Ia ingin suaminya bisa melepas lelah dari masalah itu. Ustazah ingin bercinta dengan suaminya malam ini, malam jumat, pikir ustazah, malam untuk sunahan, ia kadang suka tertawa sendiri bila mengingat istilah itu.
16626Please respect copyright.PENANARuAVv4ta47
Ia juga merasa tenang kalo Roy akan membuat semuanya baik baik saja dari masalah ini. Ia ingin mengeluarkan ustazah dan pak ustad dari beban ini.
16626Please respect copyright.PENANAMUtfrYPpx1
Roy.. pemuda kekar tadi memang memperhatikan lekuk tubuhnya, ia merasa malu bila melihat baju kelalawar yg sudah dilepasnya ini.
16626Please respect copyright.PENANAVkjLE1SlhY
Ia menutup wajahnya bila ingat, menutup wajah sambil tersenyum, sudah tentu pemuda itu melihat paha istri gurunya, meski tak sengaja, itu seperti bonus untuk Roy,
16626Please respect copyright.PENANAs8cHqZW5oO
Saat ini, ustazah ayni memakai pakaian yg sangat seksi terbuka,
16626Please respect copyright.PENANA60qjwoIBfV
Ia memakai tangtop kecil belang hitam putih memamerkan payudara montoknya yg putih bersih, juga hanya memakai celana dalam pink yg mungil di pantat gedenya, ustazah seperti wanita umur 20 tahunan yg seksi. ia ingin memancing gairah suaminya yg akhir akhir ini jarang menyentuhnya,
16626Please respect copyright.PENANAGjFUqwfY7d
Ustad Fian masuk, ia terkejut dengan penampilan seksi istrinya, namun seperti biasa, ia seperti orang yg hilang selera, uszazah sedikit kecewa, padahal ia sudah seseksi itu. Mungkin karena dilanda stress berkepanjangan pak ustad seperti orang yg kurang bergairah.
16626Please respect copyright.PENANA8dHbFnwNNl
Pak ustad sendiri tau bila istrinya berpenampilan seperti itu berarti ingin bercinta, ia juga tau sudah lama tak menyentuh istrinya. sejenak pusingnya hilang melihat istrinya berpakaian seksi seperti itu.
16626Please respect copyright.PENANAfV2flBeCI8
Ia duduk sambil membuka kokoknya dan mulai bercerita, ustazah pun memberitahunya bahwa Roy sudah tau perihal masalah ini dan ia hendak membantunya, tentu pak ustad tenang mendengar kabar ini, tapi tetap ia tak mau merepotkan muridnya itu.
16626Please respect copyright.PENANASFb026iWvr
Ia juga tidak mau muridnya yg sudah tenang itu terganggu kembali tingkat emosionalnya, itulah alasannya kenapa tadi pak ustad tak mengajaknya menemui lima orang tadi , bila melihat gurunya ini digentak gentak orang, bisa berabe urusannya, ia tau muridnya itu temprament.
16626Please respect copyright.PENANA0cZD9oWnIA
Setelah lama mengobrol... ustazah mulai memancing,
16626Please respect copyright.PENANAGB57eNiLZ3
"sudah abi jangan stress" ucap istrinya, sambil tiduran ia menggesek gesek kaki suaminya yg memakai sarung itu, tangannya menyentuh dadanya yg telanjang setelah buka kokok tadi, dan mulai mencium pipinya, dari dada tangannya menjalar berjalan menuju sarung dan masuk kedalam sarung itu untuk meremas juniornya.
16626Please respect copyright.PENANAkDKKLqPabC
Hmm.. Masih lembek,
16626Please respect copyright.PENANAhbIpCG9Dab
pak ustad mulai bergairah, ia cium bibir istrinya lagi dan lagi sampai kedua bibirnya basah, ia mmbuka tali tangtop istrinya yg kecil itu kesamping mengeluarkan paydaranya yg besar tumpah , "ohh ummi kaya ga ada cacat" ucap ustad saat melihat payudara putih mulus itu tanpa ada goresan sedikitpun, ustazah sering tertawa bila tiap mendengar suaminya berucap seperti itu. Pak ustad memang senang dengan payudara istrinya, ustazah hanya cekikikan saat merasakan diserobot bibir suaminya ke arah puting itu, sampai ia mendesis "aduhh shhhh aduhh"
16626Please respect copyright.PENANA682jpTGweS
Clop clop srooot"suara mulut Fian menyerobot putingnya itu.
16626Please respect copyright.PENANASCnBghG6w7
Ustzah tetap menggenggam juniornya yg sudah sedikit tegang, berukuran sekiatar 13 centi, ia kocok - kocok, sambil merasakan mulut suaminya menyerobot payudaranya terus menerus, sampai ia melepasnya, dan berdiri disammping kasur melepas sarungnya
16626Please respect copyright.PENANAnj820WyIaz
" sini umi sini," ucapnya menyuruh istrinya mengangkang dipinggir kasur yg tinggi itu, agar mudah pak ustad melakukan penetrasi sambil berdiri.
16626Please respect copyright.PENANAhWv25UIrBY
Ustazah segera membuka celana dalam kecilnya, karena bila agak lama sedikit saja, biasanya penis pak ustad langsung melemas, entah kenapa ia tak mempertahankan ereksinya, mangkanya ustzah buru2 memasang posisi terlentang dipinggir kasur dengan memasang posisi mengangkang,
16626Please respect copyright.PENANADNXyPphbqY
pak ustad meludahi vagina istrinya yg tembem berbulu itu. agar mudah melakukan penetrasi,
16626Please respect copyright.PENANAomTK8yZfRn
Ia kocok2 juniornya terlebih dahulu, ia masukkan, ahh tidakk, ucap pak ustad, penisnya melemah, ia coba lagi, ternyata letoy melembek,
16626Please respect copyright.PENANACbZKhWcWUS
susah lagi, susah lagi saat ia ingin melakukan penetrasi itu,"padahal tdi udah kenceng, sekarang lemes" ucap pak ustad, ustazah sedikit kecewa, padahal mesinnya baru mulai bergairah, ustazah tidak tau mungkin terlalu lama ia membuka celana dalamnya tadi, perasaan sudah secepat kilat ia membukanya, kenapa ereksi suaminya tidak maksimal,
16626Please respect copyright.PENANAI2dmdVOD5L
Namun pak ustad terus menerus membasahi vagina itu dengan meludahinya bertubi tubi, karena sudah terlalu basah, akhirnya bisa masuk, penis yg sudah lembek itu
16626Please respect copyright.PENANAnUAyiu8Nxd
mungkin hanya sekitar 7-8 centi saja yg karena tidak bisa mempertahankan ereksinya, sampai2 ustazah bertanya, "masuk ga sih ini?" ucap ustazah sambil tertawa karena tak terasa,
16626Please respect copyright.PENANAjkBv16TUsE
"Masuk umi, nanti kencang didalam" ucap
Pak ustad.
16626Please respect copyright.PENANArCL6WrqB0L
Ia mulai memompa memaksakan penis kurang kencang itu ke vagina tembem milik istrinya itu, ustazah menggoyangkan maju mundur, agar penisnya kencang didalam, agar ia bisa lebih merasakan nikmat.
16626Please respect copyright.PENANAcyVnXmWuYf
Sedikit demi sedikit penis itu memang mulai membesar didalam, namun tak sampai tiga detik, penis itu mulai melemas lagi, lagi dan lagi , sampai terdengar lenguhan panjangnya tanda ia orgasme, aahhh ,
16626Please respect copyright.PENANA8T8lBucRuy
Ustazah sedikit kecewa, ia sudah selesai, sedangkan aku belum apa2, pikir ustazah, namun ia tak mau menyakiti suaminya, ia tersenyum sambil ikut melenguh pula, pak ustad mencabut penisnya dan tiduran disampingnya, padahal baru sebentar, tapi ia sudah seperti orang kecapean,
16626Please respect copyright.PENANAyENroyVwDP
Ustazah , merapihkan tubuh semok montoknya itu, dengan menarik tali tanktopnya dan memakai cangcut pinknya, sering ia merasakan tanggung seperti ini, ia memegang lehernya dan mengusap paha mulusnya, pak ustad benar benar menyia nyiakan tubuh seksinya.
16626Please respect copyright.PENANAFS1dE9TsBC
"Nikmat banget mii" ucap pak ustad,
16626Please respect copyright.PENANAa8FJ9ZauMC
"Tapi aku tanggung" ucap ustazah dalam hati
"Iya bii" ucap ustazah keras. Kadang ia ingin memeriksa kesehatan suaminya.
16626Please respect copyright.PENANAUOIFldF4f6
Tiba tiba ada suara keras seperti benda jatuh ke atas genteng, Blughh",
"Apa itu?" tanya ustazah kaget, pak ustad bangun sejenak namun ia tak bangun dari kasur, tidur kembali, ia terlalu malas untuk turun dari kasur, "Abi, periksa" ucap ustazah
16626Please respect copyright.PENANANqC3ViABJZ
"Paling dahan pohon belakang jatuh lagi" ucap suaminya malas bangun, istrinya mulai kesal dengan suaminya, ia tak mau bangun, "Masa saya harus nyuruh Roy bi buat meriksa, itu kn kerjaannya abi"
16626Please respect copyright.PENANAareJu1kPNB
"Abi ga bisa naik ke atas mii"
16626Please respect copyright.PENANAUm8umnoX0I
Benar Kata Roy tadi, dia bisa mengerjakan banyak pekerjaan yg GA bisa dilakuin oleh suaminya.
16626Please respect copyright.PENANALUbK34KImU
Ustazah berdiri, merapihkan Tanktop belang hitam putihnya, dan celana dalam pinknya yg sudah dipakainya itu, ia terlihat seksi. ia ingin melihat keadaan sekitar dengan membuka Gorden,
16626Please respect copyright.PENANAtURbbYxyr0
Sebweumnya ia mengintip intip keluar, saat membuka, tak ada siap siapa sisana, kemudian ia membuka lebih lebar gordennya...
16626Please respect copyright.PENANAzcIt2sxsds
Kreeekkk...
16626Please respect copyright.PENANApKQunajoWC
16626Please respect copyright.PENANADnJIJBiCrj
Masih terlihat sepi, namun ketika melihat ke arah samping, ia kaget melihat Roy berdiri melihat dirinya ke arah jendela ini, tempat dirinya berdiri, Roy melihat putih bersihnya payudara montok milik istri ustad Fian itu dibalut tangtop belang hitam putih yg mungil.
16626Please respect copyright.PENANAubMCmRvW2I
Dia juga melihat memek tembemnya dicelana dalam pink yg kecil itu, ah shit,
16626Please respect copyright.PENANAhXwID251RR
Roy refleks memegang Kontolnya, ustazah menutup gordennya perlahan, dengan posisi badan menyamping, bokong besar itu terlihat oleh pemuda kekar itu.
16626Please respect copyright.PENANAZ2gLZw4OpL
Roy tak percaya melihat tubuh setengah telanjang ustazah, begitu pula ustazah, ia sama penasarnnya mendengar suara blugh yg tadi jatuh, sehingga sama2 ingin melihatnya,
16626Please respect copyright.PENANAzmi35NHfhz
ustazah menutup wajahnya dikasur, malu tubuh setengah telanjangnya dlihat pria kekar itu, apa ia akan cerita ke suaminya, bila tubuh stengah telanjang istrinya ini dilihat lelaki gagah itu.
16626Please respect copyright.PENANALzhhvu9hAY
Uatazah tak tahu bagaimana bila bertemu dengan Roy besok, namun bayangan dia meremas batang dibalik sarung itu jelas terlihat, .. Panjang.
16626Please respect copyright.PENANAGwJ8vFtyTy
Ustazah menggigit jarinya sambil tidur.
16626Please respect copyright.PENANAh8HOlpVOnm
Sementara Roy masuk kamar ia langsung mengocok ngocok kontolnya membayangkan tubuh setengah telanjang ustazah ayni tadi, istri ustad itu ternyata tembem memeknya, ia muncrat bertubi tubi malam itu.
ns3.15.240.39da2