Chapter 17 :
12124Please respect copyright.PENANAWu1A4vuzM7
Lebaran Idul Qurban
12124Please respect copyright.PENANAmCg4hUaDZ3
Anak - anak Santri begitu ramai mengadakan babacakan acara makan - makan di kobong mereka masing - masing.
12124Please respect copyright.PENANA01LCX2nhVB
Lebaran Qurban memang akan diselenggarakan esok hari, namun suasana pesantren sudah sangat meriah.
12124Please respect copyright.PENANAUzH6D8UhMf
Sebagian besar dari santri melakukan persiapan untuk bersih - bersih di lapangan Luas. Lapangan yg memang hendak dipakai untuk melaksanakan ibadah id itu.
12124Please respect copyright.PENANASql8vfknf1
Mereka membuat umbul - umbul yg dihasilkan dari karya para santri sendiri. Membuat seni kaligraphi yg besar berbentuk seekor sapi kurban yg besar. Pada dasarnya Kaligraphy itu hanyalah potongan surat tentang proses kurban, namun para santri yg berbakat begitu cerdiknya mengubah potongan surat itu menjadi gambar seperti seekor sapi yg besar lewat karya Kaligrapi mereka.
12124Please respect copyright.PENANAfUWxWfRgH0
Kyai Basri memantau langsung kondisi pesantrennya lewat vc dengan ustad Fian. Beliau membawa tablet berukuran besar dan mempertontonkan betapa meriahnya pesantren ini. Kyai mengabarkan sebentar lagi akan melakukan wukuf dan jumroh disana. Dan beliau dalam kondisi terbaiknya bersama Nyai Laila disana.
12124Please respect copyright.PENANAyGDK9QM17Z
Sudah menjadi tradisi pesantren salafi dimanapun bahwa budaya memasak nasi liwet memang dilestarikan. Biasanya mereka memasak nasi liwet ketika ada acara - acara besar seperti idul adha ini.
12124Please respect copyright.PENANAmrYuSwgpXe
Awalnya awwabin mewajibkan budaya liwet ini untuk santri - santrinya. Dimana santri meski belajar kitab, mereka juga dididik bercocok tanam, membantu kyainya, atau membantu Rumah Kyainya dan melestarikan budaya membuat nasi liwet
12124Please respect copyright.PENANA4MFZcBLS33
Namun setelah pesantren berkembang pesat, budaya itu sempat dihapus selama beberapa tahun, sampai akhirnya ketika pesantren kembali ke ajaran asal dengan sistem post - modern nya, budaya liwet itu kembali dilestarikan lagi.
12124Please respect copyright.PENANA3ETV6bMG0p
Para santri sangat senang bekerja diluar jam belajar mereka sambil mengadakan acara babacakan itu. Tungku khas Liwet dan bulat itu tersedia dimana - mana. masaknya di Hau, sebuah tempat klasik susunan batu bata untuk dijadikan pijakan tungku atau Boiler memasak. Sebagaimana dilakukan oleh para orang tua dulu, dan memakai bahan bakar dari kayu.
12124Please respect copyright.PENANAMyGC1VxfGL
Kadang bukan kayu yg dijadikan bahan bakar, namun sendal jepit swallow,
12124Please respect copyright.PENANARIfcXE7XDu
Ya sendal jepit swallow...
12124Please respect copyright.PENANABgBur0uNM5
Agak gila memang kadang sifat gabrukan para santri ini. Banyak sendal jepit santri yg terkumpul dimasjid akibat korban ghosob (mencuri) dari santri lainnya. Sehingga sendal itu ada ratusan jumlahnya yg menggunung di pinggiran Masjid. Sendal itu adalah korban ghosob yg hilang dan tak di ambil - ambil oleh pemiliknya. Sehingga sering diambil oleh para santri lainnya untuk dijadikan bahan bakar memasak di Hau bila mereka malas mencari kayu bakar.
12124Please respect copyright.PENANAP007oHSulr
Dude.. That's crazy..
12124Please respect copyright.PENANA4RdnVOlLEM
Agak lucu memang kadang para santri ini,.... Percis sistem demokrasi,
12124Please respect copyright.PENANASLjuNAmmlg
Dari Santri, oleh santri.. Dan khusus untuk santri...
12124Please respect copyright.PENANApswpg9Meey
Tapi Justru ini lah kenangan yg amat berkesan buat mereka ketika tua nanti. Memasak liwet dan babacakan ini biasanya diselenggarakan oleh setiap angkatan dan disetiap kobong gubug bale dekat asramanya masing - masing.
12124Please respect copyright.PENANAaNTBkTPM2i
'Eh.. Agus.. Jangan kebiasaan masak pake sendal jepit itu.. Astagfirullah.. Mending kamu kumpulkan, disedekahkan sendalnya" tegur ustazah ayni ketika melihat salah satu kelompok santri yg memasak liwet dengan sendal itu.
12124Please respect copyright.PENANAp4gimzRQ9Z
Memang sudah menjadi tradisi santri disini memasak memakai bahan bakar sendal itu, karena kebanyakan mereka malas mengambil kayu bakar. Namun bila ada salah satu guru yg melihat, ada saja yg langsung menegur mereka.
12124Please respect copyright.PENANA9RGgA6SsEC
"I - iya bun-da " Ucap agus salah satu santri itu. Malunya agus ditertawakan teman - teman lainnya.
12124Please respect copyright.PENANAyB5eMKLFWx
"Wah mampus lu kujem (kutu jembut) ketauan bunda ", ledek temannya.
12124Please respect copyright.PENANAVTQSFR34Zu
"Berisik lu micin!!!".
12124Please respect copyright.PENANAosR0vIFglp
" Hei sudah sana ambil kayu bakar, jangan pake sendal itu, kebiasaan".. Omel ustazah.
12124Please respect copyright.PENANA3ehwFI8csl
"Iya Bunda..". Jawab mereka kompak.
12124Please respect copyright.PENANAFAs3Jg8EVh
Roy yg melihat ustazah dari kejauhan tersenyum melihat nya. Ia sedang berdiri di gedung mercu suar Ri'ayah pesantren ini. Melihat sekitar pesantren. Melihat ustazah Ayni yg keliling membantu suaminya mengadakan hewan Qurban untuk pesantren.
12124Please respect copyright.PENANAeRKW1DePVA
Memang ustazah sedikit kecewa karena suaminya hanya bisa sedikit menyediakan hewan Qurban yg cukup untuk diberikan kepada santri - santrinya, juga kepada masyarakat sekitar. Berbeda dari tahun - tahun sebelumnya saat Kyai Basri turun langsung melobby para walisantri untuk berkurban, semua kebagian bahkan banyak lebihnya selama berminggu - minggu lamanya. Selama berminggu - minggu itu pula para Santri bisa terus menerus menikmati santap daging sapi atau kambing di Matbakh (Dapur) nya.
12124Please respect copyright.PENANATiV3j7k0JO
Roy ditemani ustad Boim yg sedang menuangkan air panas dari termos berwarna hijau itu menuju cangkir yg berisi kopi tubruk hitam, mereka berdua sedang beristirahat setelah sama - sama membantu para santri memasang umbul - umbul disekitar pesantren.
12124Please respect copyright.PENANAddHFtmnat3
" Ngopi ga ?" tawar ustad Boim.
12124Please respect copyright.PENANAnKwEtViwP6
"" Gampang tad ".
12124Please respect copyright.PENANAT3THWi0tZJ
Ia mengaduk - aduk kopi itu dan membawanya duduk disamping Roy sambil melihat keluar,
12124Please respect copyright.PENANArFzmOgD4YX
" Emang ga cukup ya tad jumlah segitu ?" tanya Roy yg hanya melihat 7 Hewan Qurban yg terpasung dipinggir masjid. Tepat diletakan dilapangan hijau agar bisa langsung disembelih ke esokan harinya.
12124Please respect copyright.PENANAWYkexePLeo
"Ya begitulah, santri aja ada lebih dari ratusan jumlahnya, belum masyarakat sekitar, kalo cuma segini, mungkin ga bisa ngebagi ke masyarakat, paling hanya untuk para santri, itu juga saya yakin ga cukup, kita para ustad harus puasa daging besok hehee".
12124Please respect copyright.PENANABsSdbnnetF
" Koq Kyai Basri Bisa menyediakan lebih ditahun - tahun kemarin ?" tanya Roy lagi.
12124Please respect copyright.PENANAbJvP9nheaQ
Ustad menyeruput kopi tubruk hitam nya, rokoknya masih ngebul, janggut hitamnya terlihat jawara karena memang dia guru silat. "Ketika Kyai yg langsung meminta ke para walisantri yg mampu, ga ada walisantri yg menolak, mereka semua sungkan bila tidak menitipkan hewan Qurbannya disini." ucap Ustad Boim,
12124Please respect copyright.PENANAnqhcjbKiSx
"Mereka langsung mengirim ke tanpa bicara lagi." ucap ustad Boim lagi.
12124Please respect copyright.PENANAzeGtQfmOgR
"Tapi bukannya ustad Fian paling senior dan sudah banyak walisantri yg kenal di sini..",
12124Please respect copyright.PENANAsNkPmqwiGR
Ustad Boim tersenyum, ia menaruh Rokoknya di atas asbak dan bilang " Beda kepala, beda management Roy, beliau kurang dipercaya oleh para walisantri.. hanya Kyai yg dipercaya mereka".
12124Please respect copyright.PENANAEN7x04ep5S
"Beliau (Kyai) Rajin bersilaturhm merangkul mereka, sedangkan ustad Fian kurang keluar" Ucap ustad Boim lagi.
12124Please respect copyright.PENANASkahl1FN8U
"Kenapa bukan ustad aja yg mengumpulkan ?".
12124Please respect copyright.PENANAOqqn0MWmAS
" Percuma Roy.. Mereka hanya sungkan Ke Kyai, ke saya juga belum tentu berhasil".
12124Please respect copyright.PENANAQeYSj1g8pn
"Hehee.. Bisa pak ustad.. Ane demen deh sama pak ustad.. Modest pisan.. Kulkas gitu lah.."
12124Please respect copyright.PENANAyjVO4fW8Vv
Pak ustad tertawa, " hahaha.. Bukan begiti Roy, bisa saja saya yg mengumpulkan hewan Qurban itu, tapi kan yg ditunjuk oleh Kyai ustad Fian"
12124Please respect copyright.PENANA4YVaEPGRjF
"Iya.. Cuma kenapa ustad Fian ga bisa menjalankan tugasnya dengan baik".
12124Please respect copyright.PENANAEAm8dCiASt
" Kan udah saya bilang.. Ustad Fian kurang jeluar.. Sulit buat walisantri untuk percaya'" ucap ustad Boim lagi.
12124Please respect copyright.PENANAFwhVF2oiMY
Gimana perkembangan Rencana kamu ?" . tanya ustad Boim tentang proyek Guest Housenya.
12124Please respect copyright.PENANANI8JhnoxUs
"Setelah datang Kyai pak ustad, semua langsung dikerjakan".
12124Please respect copyright.PENANAZCC8qzH7rV
" Ya.. Kamu harus bisa Roy.. Harus bisa mengHarumkan pesantren.. Nama pesantren bisa meningkat bila ada wisata Penginapan pertama disini.." Ucap ustad Boim menyemangati.
12124Please respect copyright.PENANAXKp92qVZyj
"Banyak investor yg mau bikin penginapan disini, namun sulit".
Roy mengerti keadaan yg dibicarakan ustad Boim. Kesulitan itu salah satunya susahnya masyarakat disini menerima hal - hal yg baru dilingkungan mereka. Apalagi bila sudah memberi nama hotel, image masyarakat amat negative dan menganggap bahwa hotel adalah tempat maksiat. Itu dia alasannya kenapa Roy ingin men - integrasikan wisata penginapannya dengan pesantren.
12124Please respect copyright.PENANAPqAo7xbWTS
Ia ingin menghilangkan kecurigaan negative dikalangan masyarakat.
12124Please respect copyright.PENANA5LyDurudWF
Bila sudah disebut Guest House Pesantren, maka masyarakat bisa mengerti dan percaya, tidak akan ada masalah kedepannya. Tinggal dua Pr yg harus Roy selesaikan.
12124Please respect copyright.PENANALNZWbTd3s9
" Pak Ustad, karena saya juga panitia, saya yg akan menambah hewan Qurban lebih banyak".
12124Please respect copyright.PENANABMznuDsfh7
Ustad Boim suprise dengan i'tikad Roy. Belum lagi waktunya yg tinggal sehari lagi. "Gimana caranya?".
12124Please respect copyright.PENANAgB70NK5GzN
" Saya mau menemui Pak Dharma, saya mau melobby Pak Dharma agar mau di proyek, juga mau saya todong untuk menitipkan hewan Qurbannya disini. Hehee"
12124Please respect copyright.PENANAp8PgL8DZ6n
"Ide bagus". Ucap ustad Boim mengingat Pak Dharma terlihat suka dengan pemuda ini ketika bertemu minggu kemarin, siapa tau bila dicoba ini berhasil. " Kamu lumayan dipercaya oleh Pak Dharma, sana gantikan pak Kyai untuk menyediakan hewan Qurban lebih banyak". Ucap ustad Boim lagi.
12124Please respect copyright.PENANA6Fe9AMK5xA
"Sip (sya paham)" jawab Roy
12124Please respect copyright.PENANAugZZUzQHik
_-______________
12124Please respect copyright.PENANAbksnB9h1xz
12124Please respect copyright.PENANAUzGxZSuSmh
Di sisi lain di samping gedung Ri'ayah ini, ustazah Ayni sedang berkumpul dengan ustazah - ustazah lainnya, mereka sedang membuat bumbu untuk liwet para santri. Memang akhir - akhir ini ustazah Ayni cukup pusing dengan melihat keadaan suaminya yg tidak mampu menyediakan hewan Qurban lebih banyak. Sebagai orang yg dipercayakan Kyai Basri untuk menjadi ketua panitia, tentu Kyai akan kecewa bila ternyata Fian tak mampu menyediakan hewan Qurban yg kebih baik dari sebelumnya. Dia kurang dipercaya oleh kalangan Walisantri.
12124Please respect copyright.PENANAobAJmxgQ3G
Berbeda dengan Roy, pemuda itu ingin menyediakan Hewan Qurban yg lebih banyak untuk menyelamatkan wajah suaminya. Menyelamatkan rasa malunya diddpan Kyai. Ustazah merasa senang dengan niat pemuda itu. Ia agak merasa sedikit tenang saat Roy bilang tentang niatnya pagi itu, entah bagaimana caranya ustazah masih belum tau.
12124Please respect copyright.PENANA0XnqubmOaN
Namun melihat suaminya yg uring - uringan itu membuat ustazah memutuskan untuk bergabung dengan ustazah - ustazah yg lain untuk membuat bumbu liwet. Karena jadwal sekolah maupun pengajian diliburkan hari ini.
12124Please respect copyright.PENANAPR23lOykWp
"Hei Bundaa.. Assalamua'laikum" sapa ustzah Anies yg datang ikut menyiapkan bumbu masaknya siang itu.
12124Please respect copyright.PENANAQXHsViDCrU
"Wa'laikum salam.. Salam dulu kali, baru bilang hai.." Ucap ustazah ipah yg memang hadir dikobong itu.
12124Please respect copyright.PENANAIkoJ5b53vM
"Hihii.. Afwan ukhti aku telat.. Abis ngobrol dulu sama ustazah Sahla..".
12124Please respect copyright.PENANAe9XuH2scJM
" Eh subhanallah.. Gimana kabar Bunda Sahla, ane kangen berat..". Ucap istri Ustad Boim.
12124Please respect copyright.PENANALOpsbkAJ1J
"Alhamdulillah sehat.. Katanya.. Nanti kesini sama aa Ryan ngurusin proyek sama teh Intan, nanti pas Mudir datang..bareng ustad Ali pula".
12124Please respect copyright.PENANAgiQmilOjlu
" Alhamdulillah.. Akhirnya manjang lagi yah, setelah sekian lama.. .duh pinter juga ide anak bandel itu " ucap Istri ustad Boim.
12124Please respect copyright.PENANAnoWYg1ACFS
"Hushh.. Mantan anak bandel ". Ucap ustazah ipah mengoreksi.
12124Please respect copyright.PENANAZtylNfqZZH
Ustazah Ayni hanya tersenyum mendengar obrolan para mahmud ini, andai mereka tahu. Namun diam - diam bunda Ayni menggigit bibir bawahnya bila mengingat pemuda itu.
12124Please respect copyright.PENANAvwMA4NDNoZ
Ustazah Sahla memang salah satu Mantan Guru senior disini, wajar bila beliau dihormati. namun diganti oleh anies yg notabene masih keponakannya.
12124Please respect copyright.PENANA856Wmieeh3
" udah ga sabar pengen main sama sahla disini.. Salam ya dari aku " ucap istri ustad Boim.
12124Please respect copyright.PENANAUa6ut6IHdN
"Dari aku juga" ucap ipah.
12124Please respect copyright.PENANA3GtqifuGXQ
"Ya.. Ya.. Nanti disalamin.. Kita ngebaso dulu yuk.." ajak anies.
12124Please respect copyright.PENANApIy1mH8gpH
"Dasar perawan.. Pengennya jajan terus".
12124Please respect copyright.PENANAEOesWNgh6J
" Yuk.. Sebentar aja kita santai, biar santriwati yg ngerjain hihiii".
12124Please respect copyright.PENANAY7CSzgSoNc
Ustazah Ayni menggeleng gelengkan kepalanya. "Udah ikutin aja apa kata cabe ini, Bisa kecocol pedes kalo ga diturutin" ucap Ayni.
12124Please respect copyright.PENANAUoy0rJLA8q
Hahahaha"
12124Please respect copyright.PENANABjeAgAgylA
Lebaran adha dipesantren taun ini nampaknya tetap meriah walau tidak ada Nyi Laila. Mereka sangat kangen ingin bertemu Nyai, karena Nyai Lailah lah nafas para ustazah dipesantren ini. Para istri ustad itu memanggil para santriwati untuk meneruskan pekerjaan bumbu liwet itu. Mereka pergi ngebaso sambil membicarakan Nyai Lailah dan membicarakan ustad Fian yg murung karena merasa malu terhadap Kyai tentang jumlah Qurban itu.
12124Please respect copyright.PENANAgDnU3SQjct
Namun Ayni meyakinkan bahwa Roy akan memperbaiki semuanya, entah bagaimana caranya ia masih belum tau, Otomatis Roy menjadi populer dibicarakan oleh mahmud - mahmud cantik ini. Kecuali anies yg masih disebut cabe. Ustazah Ayni tak bicara banyak mengenai kedekatannya dengan Roy, juga Ipah yg cantik itu kemarin. Mereka masih sama - sama menyembunyikan sebagaimana menyembunyikan aurat mereka dengan hijab yg mereka pakai.
12124Please respect copyright.PENANAkoIQOPx8fA
_-_______________
12124Please respect copyright.PENANAVTFuSHNCnN
Sampai Dirumah Pak Dharma, Roy memberi satu slof Rokok favorit pak Dharma. Disana ada beberapa anak buah pak Dharma yg menyambutnya.
12124Please respect copyright.PENANAnzfyEejpR7
Roy tahu, Meski pak Dharma begitu membenci pesantren yg ditempatinya karena kasus pengusiran itu, Roy tetap yakin tokoh masyarakat itu tetap fair. Roy juga ingat ucapan Gurunya agar bisa melobby tokoh masyarakat itu dan menjadikan Roy seperti seperti peran kyainya.
12124Please respect copyright.PENANAcF4czzQrg9
Agar bisa menyediakan hewan Qurban lebih, atau yg lebih penting lagi, agar bisa melancarkan proyek Guest Housenya.
12124Please respect copyright.PENANAAJwt3ogSLk
Pak Dharma yg terlanjur senang dengan anak itu menyambutnya dengan baik. Mereka mengobrol basa - basi sampai membicarakan kenapa bukan Ustad Fian yg kesini,..
12124Please respect copyright.PENANAoToRsYl58S
"Justru saya yg mewakili Ustad Fian pak " ucap Roy.
12124Please respect copyright.PENANAbN3vk4tEOq
"Hmmm.. Saya dengar kamu mau ngebangun penginapan disini".
12124Please respect copyright.PENANA1MCzYDLBty
Loh.. Koq tau.. Ucap Roy dalam hati, tadinya mau suprise ternyata Dharma sudah tau.
12124Please respect copyright.PENANAuUjQSTvKAs
"Tau dari mana pak ?,
12124Please respect copyright.PENANAsHm01pKEjG
" Hehee.. Ini kampung saya Roy.. Saya kira saya bisa tau semua kabar dikampung saya" Ucap Dharma.
12124Please respect copyright.PENANAp3x1V9m6zv
Hebat.. Pikir Roy.. Detektif juga ini orang. Padahal sudah sebaik mungkin Roy menutup nutupi rencana ini. Namun Rumor yg ada dipesantren memang cukup kencang.
12124Please respect copyright.PENANAEjfxzVkTLD
"Hehee.. Tadinya saya baru mau nanya - nanya tanah Pak Dharma yg dipinggir sungai sana".
12124Please respect copyright.PENANA7u4lbPeCkG
Pak Dharma Sumingrah, akhirnya ia akan mendapatkan pembebasan tanah miliknya,
12124Please respect copyright.PENANAaUYcHgVue8
" Betul kan dugaan saya.. Dari kemarin loh saya nunggu - nunggu kabar bener ngganya.. Koq nggak Fian.. Ngga Boim.. Ngga arif.. Ga ada yg ngabar - ngabarin saya.. Mentang 2 abah Hajinya lagi munggaj Haji.. Malah kamu yg dateng" Ucap Dharma.
12124Please respect copyright.PENANAOiYll5CeFI
"Justru itu Pak Dharma, nanti saya datang lagi ketika abah haji sudah pulang, saya juga mau bicarain ini ke pak Kyai".
12124Please respect copyright.PENANAIUpDYCGnVg
" Saya yakin 200% pak Kiyai setuju " Ucap Dharma yg terlanjur senang dengan rencana pembebasan tanahnya. " Sudah ga kehitung loh de Roy yg mau membangun penginapan dikampung kita, tapi ga ada yg berani.. Padahal kalo jelas penggunannya bisa menguntungkan kampung kita".
12124Please respect copyright.PENANAjrB6LdyACF
"Saya niatnya tetap menjadi bagian pesantren pak penginapannya".
12124Please respect copyright.PENANA7wZCgWiiAM
" Wah apalagi begitu, jadi menghilangkan pikiran negative masyarakat kan.. Bagus " Puji Pak Dharma.
12124Please respect copyright.PENANAghMkbZ0cL2
Setelah Pak Dharma menyebut Harga, Roy terkejut ternyata Pak Dharma menjual tanahnya itu dengan harga yg tak terlalu tinggi.
12124Please respect copyright.PENANAHZROONE27l
Wah.. Bisa cukup pake tabungan gw aja nih kalo harga segitu.. Ucap Roy dalam Hati. Namun Roy tak ingin terlihat main - main. Ia tetap berbasa - basi menawar - nawar Harga tanah itu seakan - akan serius membelinya sebagaimana pembeli yg lain. Setelah Deal Roy mengutarakan planningnya lebih lanjut,
12124Please respect copyright.PENANAr6j5lm6biL
"Begini Pak Dharma, saya tahu Pak Dharma punya sejarah Kuat dengan pesantren dulu, pernah dikecewakan karena kesalahan masa lalu. Tapi terlepas itu, saya ingin pak Dharma yg membantu saya membangun Guest house itu, nanti saya tempatkan Pak Dharma dibagian keamanan, dan punya andil besar dalam pembangunan itu.. Dan juga...yg lebih penting.. Saya bisa memberi tempat untuk pak Dharma dipesantren itu.. Jadi pak Dharma bisa menyambung kembali hubungan silaturahm yg sempat pecah itu dengan baik... Dengan catatan .... Pak Dharma harus bisa menunjukkan niat yg baik...
12124Please respect copyright.PENANAMzxBX0ULq4
Kalimat terakhir Roy membangunkan hati Pak Dharma. Memang selama ini yg membuat Dharma benci ke pesantren itu karena hilangnya tempat dihati Kyai Basri sampai ia diusir dulu. Dengan planning Roy ini, Dharma bisa berkesempatan untuk bisa mendapatkan tempat kembali dipesantren itu.
12124Please respect copyright.PENANA2rOe9f5FZs
Karena jauh dati lubuk hati Pak Dharma, ia masih cinta dengan pesantren itu bila diberi tempat kembali di hati Kyai seperti dulu.
12124Please respect copyright.PENANATF4avhW6fJ
Pak Dharma senang, bukan hanya bisa mendapatkan keuntungan dari pembebasan tahahnya, tapi juga bisa mendapatkan tempat kembali dipesantren itu, rencana pemuda ini bisa membuatnya luluh.
12124Please respect copyright.PENANAI6fPYDO7J8
"Wani piro ?" ucap Dharma becanda dengan permintaan Roy. Sontak Roy berdua tertawa dengan nya.
12124Please respect copyright.PENANAY2oZhlrB3b
"Ya.. Oke.. Kalo perlu saya yg bantuin kamu bicara dengan Kyai Basri"..
12124Please respect copyright.PENANA9bETTzHFP9
YESS.. ucap Roy dalam hati.. " Makasih Pak ".
12124Please respect copyright.PENANASyz8XfCa2M
" Yang makasih itu saya, tapi awas kalo ga jadi.. Saya santet kamu".
12124Please respect copyright.PENANAm2zxUSZfgT
"Hehee siapp".
12124Please respect copyright.PENANA0LaW3DvsDq
" Gimana kabar pesantren sekarang?",
12124Please respect copyright.PENANAJwLA3Bwsli
"Lagi nyari hewan Qurban Pak Dharma, kekurangan".
12124Please respect copyright.PENANAXsE1VtLzpU
" Loh, biasanya banyak".
12124Please respect copyright.PENANAKhY3r5g8FC
"Kan mudir lagi ke haji, sedikit wali yg mau nyimpan Qurban.."
12124Please respect copyright.PENANAzdkFPiWMX7
Dharma menggeleng - gelengkan kepalanya. Kasian sekali pesantren itu, ketika ditinggal tuannya, malah acak - acakan, apalagi dipercayakan kepada ustad Fian.
12124Please respect copyright.PENANAhhKZFtC9R4
"Ustad Fian gak kaya pak Kyai sih, bisa melobby banyak orang".
12124Please respect copyright.PENANA05LQyDB31D
Pesantren itu percis dengan istilah tukang kebun meninggalkan kebunnya, maka kebun tersebut acak - acakan, tidak ada yg tau secara profesional mengurusnya, begitu pula nasib di pesantren itu.
12124Please respect copyright.PENANAdJF8jWyPT4
" Mangkanya Pak Dharma.. Hehee.. Buat menunjukkan niat baik pertama pak Dharma.. Sumbang lah Qurban kesini, buat permulaan ".Ucap Roy sambil cengengesan.
12124Please respect copyright.PENANAHKnJnjczYQ
Dharma tersenyum, benar juga anak ini, ia salut dengan pemuda ini.
12124Please respect copyright.PENANAJaFFT5NHFB
Ia juga Merasa sungkan, karena sudah menawarkan tempat untuknya dipesantren, ia memang harus memulai niat baik ini, niat baik untuk kembali ke pesantren itu lewat wisata guest housenya,
12124Please respect copyright.PENANAuIdWs6mD0x
"Saya kirim dua ekor sapi sore ini juga"
12124Please respect copyright.PENANAYziaK2ivMi
"Alhamdulillah, terima kasih pak Dharma.. .. Terima kasih banyak.. Saya kabarkan ke pihak pesantren." Ucap Roy menggoyang tangan pak dharma sambil bersalaman.
12124Please respect copyright.PENANAmsJcXUDEcO
Pak Dharma tetsenyum senang, ia merasa nyaman dengan pemuda itu, ia bilang sama sama saat membalas jabatan tangannya.
12124Please respect copyright.PENANAIpuZmQygyZ
Roy pulang Dengan membawa kabar baik untuk pesantren siang itu. Usahanya me lobby ITU mendapatkan hasil. Tak sabar untuk segera memberi kabar untuk ustad Boim.
12124Please respect copyright.PENANAzJ4EagZ0yf
_-_________________
12124Please respect copyright.PENANAoOSMY8H0iA
12124Please respect copyright.PENANAXTMmAs7YPb
Datang Ke Pesantren Roy menelepon ayahnya tentang Harga tanah yg harus dibebaskan itu. Roy bilang tidak perlu memakai uang ayahnya, cukup tabungan dari dirinya yg selama ini dia kumpulkan termasuk hasil tani yg dia hasilkan di lahan sewa ustad Fian itu. Roy ingin menunjukan dirinya, bukan tentang ayahnya,
12124Please respect copyright.PENANABodEvedatj
Ini aku.. Bukan ayah aku.. Ucap Roy.
12124Please respect copyright.PENANAink3TXPOWc
Ayahnya sangat bangga, ketika Roy berucap itu. Kini ayahnya tidak lagi khawatir, Roy bahkan membeli Qurban sendiri dari hasil sisa tabungan itu, mengingat tanah yg dibebaskannya dijual tidak terlalu mahal, ia membeli hewan Qurban untuk disimpan dipesantren.
12124Please respect copyright.PENANAfidlHXfvbn
Ketika datang ke sana, terlihat sudah banyak Obor yg berjejer disekitar bale pesantren untuk acara Takbiran malam ini. Rencananya santri akan keliling kampung dan pesantren untuk melaksanakan takbiran bersama.
12124Please respect copyright.PENANAaHQ1694PEE
Roy disambut oleh ustad Boim dan Ustad Fian yg sudah menunggunya disana. Ketika Roy bilang beres, itu berarti sudah selesei permasalahan Qurban di Pesantren itu. Roy sudah bisa menyediakan hewan Qurban lebih banyak ketimbang ustad Fian sendiri.
12124Please respect copyright.PENANAKlRT5GhOOP
Para ustad dan ustazah Pun kaget saat mereka bersama sama duduk di gedung Ria'yah, ketika sore itu datang tiga ekor sapi tambahan berukuran besar. Dua datang dari Pak Dharma, dan Satu Dari datang dari Roy. Dengan Qurban tambahan itu sudah mencukupi kebutuhan pesantren juga syiarnya ke masyarakat, bisa memberi dagingnya ke masyarakat. Roy berhasil mengganti peran Kyai yg tak mampu dilakukan oleh ustad Fian.
12124Please respect copyright.PENANAGXYhD5p3qV
Takbir berkumandang malam itu juga, hewan Qurban sudah disiapkan. Santri menyambutnya dengan bersuka cita keliling pesantren juga kampung dalam menyambut malam takbir ini, besok kita pesta daging, ucap mereka.
12124Please respect copyright.PENANAPN07f3ApgV
Para santri bersuka cita, ada yg menyalakan petasan, ada yg akrobat umbul umbul, ada pula yg tak henti hentinya menabuh bedug, terus melakukan takbiran sekeliling kampung dan pesantren.
12124Please respect copyright.PENANA0swZlA46ZE
Ustad Fian Amat bangga dengan hasil kerja Roy ini, , ustazah ayni senang Ketika pak Kyai dikabarkan mengenai penyediaan Qurban ini, Roy mampu menyediakan hewan Qurban lebih dibanding Suami nya. Dia menyelamatkan malu suaminya. Roy membuktikan kembali ia menjadi lelaki yg sesunggunya disini. Menguasai wewenang suaminya.
12124Please respect copyright.PENANA8E4d56VLfT
Sekarang pesantren lebih melihat Roy ketimbang ustad Fian, lebih menghormati Roy ketimbang ustad Fian sendiri. Membuat ustazah Ayni menggigit bibir bawahnya bila menghadapi kenyataan ini.
12124Please respect copyright.PENANATvcYWQyOPR
Lelaki itu mengganti peran suamiku dan mengangkat kehormatanku, ahhh aku ingin kotorinya lagi, ucap ustazah saat melihat pemuda itu. Aku ingin dinodai kejantanannya lagi, ucap ustazah lagi dari dalam hati.
12124Please respect copyright.PENANAkalh0VVwuZ
Saat sedang Takbiran, banyak para santri dan ustad yg ikut keluar. Sekitar jam 8 malam ustad Fian mengajak pengajian tasyakuran di gubuk sebelah Ri'ayah. Hanya ada sekitar lima orang yg datang. Ustazah Ayni datang menghampiri Roy yg sudah duduk di bale kobong itu. Dia datang memakai gamis Coklat dan hijab besar birunya sambil membawa kitab yg tebal ditempelkan ke dadanya.
12124Please respect copyright.PENANAIwsyAEUZUk
Ustazah melihat pria itu terlihat santai dengan kaus oblong dan celana gayanya. Ustazah tersenyum, Ia ingin berterima kasih sudah membantu Suaminya hari ini.
12124Please respect copyright.PENANAq6QxnPpgsA
"Gara - gara kamu lagi" ucap ustazah tersenyum, bentuk badan pemuda tersebut selalu membuat ustazah sedikit horni, agak lembab selangkangannya. Apalagi setelah menyingkirkan peran suaminya hari ini,
12124Please respect copyright.PENANAvoxQM6GiZF
Pria ini yg harus dihormati ketimbang suamiku.. Ucap ustazah lagi.
12124Please respect copyright.PENANASnu5Oc5rKe
"Sama - sama Jamilah " ucap Roy yg kemudian ditutup mulutnya oleh ustazah agar berhati hati menyebutnya cantik bila sedang diluar.
12124Please respect copyright.PENANA1eNh9ASvfN
"Ustazah pake bra warna apa ?" tanya Roy pelan.
12124Please respect copyright.PENANAKSrr2w2ZrP
Ustazah tersenyum menutup mulutnya. "Ini malam Takbiran, kenapa kamu malah nanyain warna Bra istri ustad Kamu ? ".
12124Please respect copyright.PENANAN8xic3BXdZ
Roy tersenyum mulai merasakan kontolnya ngaceng sambil melihat ke arah ustazah yg mulai mengangkat jilbab lebarnya ke atas,
12124Please respect copyright.PENANAN7418R72Wr
" ishhh" ucap ustazah memandang tajam namun menggeser leher gamis coklat itu ke samping memperlihatkan tali bra berwarna hitam,
12124Please respect copyright.PENANAhnnK39oAhH
Ohhh.. Ucap Roy meremas remas kontolnya.
12124Please respect copyright.PENANAksTAENQnfP
Ustazah tersenyum sambil menurunkan kembali hijabnya, tak lama datang para ustad ustazah dan suaminya untuk memulai pengajian. Roy sendiri selama pengajian fokus melihat ustazah. Mungkin ustazah sekedar mengucapkan terima kasih sudah membantu suaminya hari ini, dengan memperlihatkan bra seksi nya.
12124Please respect copyright.PENANAeSwNkKiA66
Gosh...
12124Please respect copyright.PENANAhSuO82HWEo
_-__________
12124Please respect copyright.PENANAF608axEUcM
12124Please respect copyright.PENANAV4XPsXuOPK
12124Please respect copyright.PENANAKUwpO8MfvY
12124Please respect copyright.PENANA1NcZrdzGvU
12124Please respect copyright.PENANASRAJS6iTo6
Besoknya solat id dimulai, Roy tak bisa berbuat banyak malam itu karena ustad Fian begadang semalaman dirumahnya mempersiapkan acara hari ini. Roy bangun sekitar pukul setengah enam dan langsung mandi bersiap menuju lapangan pesantren.
12124Please respect copyright.PENANAAFghCXN4W7
Suara Takbiran sudah menggema di sekitar lapangan itu, sahut menyahut menghiasi pesantren sampai masuk ke dalam rumah tiga ustad senior ini. Begitu pula dengan ustad Fian dan Ustazah Ayni. Ini adalah adha pertama dipesantren ini untuk Roy, dan mereka bersiap memakai pakaian solatnya masing - masing untuk id disana.
12124Please respect copyright.PENANABScLGLaarf
Ustazah menawarkan secangkir kopi untuk Roy sebelum salat id, dia keluar dengan memakai mukena putih yg terlihat sangat cantik dan bersih. Bibirnya dilipstik merah, wajahnya terlihat sangat halus dan putih. Dia datang ke kamar Roy membawa kopi itu dan berdiri di depan pintu kamarnya,
12124Please respect copyright.PENANAB7Yt9KvHOr
"Kopi.. ?" tawar ustazah ayni yg berdiri memakai mukena tersenyum didepan Roy. ia masuk perlahan ke kamar Roy dan melihat lelaki yg sudah menggeser pekerjaan suaminya itu berdiri memakai kaos dan sarung.
12124Please respect copyright.PENANAbc4wdRSoAp
Roy menghampirinya, dan mengambil cangkir itu, "Bukannya disunahin puasa dulu ustazah sebelum shalat " Ucap Roy menyingkirkan cangkir itu langsung memegang tangan ustazah sampai tersingkap mukenanya.
12124Please respect copyright.PENANAQpcKhu02aL
"Masa ?" Roy mengusap - usap tangan mulus ustazah. Lelaki inj sudah menggantikan tugas suaminya kemarin, juga jauh melewati kepintaran suaminya, seperti menguasai wewenang suaminya lebih jauh lagi, semua pesantren menghormatinya, melihatnya, tak melihat suaminya lagi ، menjadi kan Roy kepala Rumah tangga sesungguhnya. Ustazah balik mengusap tangan Roy, tangan lelaki yg menggeser otoritas suaminya, sekarang Roy ingin meng klaim istri ustad nya. mencicipi Ayni. menjadikan istri semok pak ustad yg memakai mukena itu sebagai salah satu wilayah kekuasaannya, setelah ia melangkahi kepala suaminya kemarin.
12124Please respect copyright.PENANAnSyby3CdnP
Puting ustazah mengeras ketika telapaknya disentuh pria gagah ini. Ia juga ingin dikotori oleh pria ini. Wajahnya yg cantik itu ingin diludahi , dijilat - jilat, dan dipakai sepuasnya oleh sang kepala Rumah tangga.
12124Please respect copyright.PENANAHEESCe6rFY
Roy menyambar bibir merahnya, tanpa basa basi Roy taruh telapak tangan Ustazah ditonjolan Kontolnya yg gede itu, karena hanya memakai sarung yg tipis, tangan lembut ustazah bisa mersakan kerasnya dan panjang tonjolan kontol itu, ia cipok basah bibir ustazah sambil memejamkan mata, berputar - putar kepalanya merasakan inti sari nikmat bibir ustazah di pagi hari Raya ini, hampir satu menit mereka berciuman dan akhirnya melepasnya.. Cpokkk ahhh
12124Please respect copyright.PENANAxbwTwS7ltf
"Hmmm.. ga puasa nyiumin aku" ucap ustazah sayu, wajahnya putih bersih memakai mukena itu, entah ia ber wudhu atau belum sebelum masuk kesini, yg jelas bibir merahnya terasa sangat nikmat dibibir Roy.
12124Please respect copyright.PENANA824i7MNrP6
Pak Ustad suaminya sudah menunggu diluar, namun pria gagah ini ingin icip bibir merah istrinya pagi ini. Dan dengan gilanya ustazah meremas tonjolan kontol gede penguasa suaminya INI..
12124Please respect copyright.PENANAN27UqtM27E
"Antum udah sangat jauh ngelewatin suami ana.."
12124Please respect copyright.PENANAmvi9yUV6Ls
Ah ah ah ah ya us- ta-zah ah ah
12124Please respect copyright.PENANAVHqQvp2ET4
"Antum mau minta di apain?"
12124Please respect copyright.PENANApeUed52utL
"Ana mau Ustazah jadi Qurban ana ". Ucap Roy pelan.
12124Please respect copyright.PENANAMVMc509ZT8
" hmm antum bandell sekali.. " Ucap ustazah meremas kontol Roy" ini lebaran Qurban" ucap ustazah masih meremas - remas kontol.. " Antum boleh nikmatin Qurbannya sehabis id..." bisik ustazah didekat kupingnya masih meremas - remas kontol gede itu.
12124Please respect copyright.PENANAeBXgIzhz4y
Kemudian pergi meninggalkan Roy dan bilang "Cup cup sabar ya" ucap ustazah melihat tonjolan kontol nya yg garang itu.
12124Please respect copyright.PENANAkqqix3Uq7R
Roy menahan ngaceng sebelum id pagi itu.
12124Please respect copyright.PENANAj5ufslhQ11
12124Please respect copyright.PENANAhuAxBhfLd6
12124Please respect copyright.PENANAaEpG11Dpxo
_-___
12124Please respect copyright.PENANASjaHhjmUIB
12124Please respect copyright.PENANArSSPate4e4
12124Please respect copyright.PENANAnBq6G0NvG9
12124Please respect copyright.PENANAFTMkVYxPrT
Selama mengikuti proses id itu, pikiran Roy Tak Fokus. Pikirannya terus ke arah ustazah, bahkan ia masih merasakan manis - manis bibir merahnya dimulutnya. Kebetulan yg menjadi khotib dan imam itu adalah ustad Fian sendiri. Berkali - kali Roy melihat ke arah santriwati ingin melihat dimana ustazah duduk.
12124Please respect copyright.PENANArwBtQfs1z4
Hingga sholat id selesai dan sampai acara pemotongan hewan Qurban.
12124Please respect copyright.PENANAk404NHiHkK
Sudah berkumpul para ustad dan ustazah senior disana, untuk memutuskan hewan Qurban mana yg akan disembelih, hadir pula disana ustazah Ayni yg melihat Roy tersenyum pagi itu. Mereka melihat beberapa ustad yh sudah mengasah Golok yg tajam untuk melakukan adha pagi itu. Roy beserta ustad senior lainnya menjadi tukang jagal dadakan.
12124Please respect copyright.PENANAYIZl8MjFjw
Ada beberapa hewan yg memang hendak dipotong sekarang ada juga yg dipotong nanti. Namun ketika hendak memotong tak ada yg bertanya ke ustad Fian hewan mana dulu yg hendak dipotong, semua bertanya kepada Roy. Roy yg mempunyai keputusan bukan ustad Fian. Sekarang para asatiz lebih memandang Roy ketimbang suami ustazah Ayni itu. Ayni yg melihat Roy pagi ini tersenyum.
12124Please respect copyright.PENANAM69wUfD2Lc
Pria inilah yg mempunyai keputusan, bukan suaminya. Ucap ustazah dalam hati. Akhirnya Roy memutuskan untuk menyembelih ketiga sapi terlebih dahulu sebelum beralih ke tujuh kambing itu.
12124Please respect copyright.PENANAVcfZQRU6kF
Sapi pertama bersama ustad Boim, ariif dan ustad Juned mereka bahu - membahu menguasai sapi yg besar itu, begitu pula para santri yg membantu. Roy yg memimpin prosesi Qurban itu dengan mudah menyelesaikannya. Begitupula dengan sapi yg ke dua juga ketiga.
12124Please respect copyright.PENANAHoUZ74GsNW
Semua bersyukur dan berbahagia setelah selesai ketiga sapi itu di Qurban kan. Roy bersama ustad Boim dan ustad Fian istirahat terlebih dahulu di dekat masjid sambil menunggu para santri mengambil pisau masing2 untuk melakukan pemotongan dan pembagian daging sesuai dengan tugas masing - masing.
12124Please respect copyright.PENANAolp0dKvuMr
Sambil mengobrol, Roy sudah tak melihat ustazah disana. Ia harus pulang pikir Roy. Ada Qurban dirumah pak ustad yg harus di urus, ucap Roy dalam hati.
12124Please respect copyright.PENANAJ6iJOd8ds5
"Tad.. Saya pulang dulu yah, jangan dulu pulang kalo pemotongan belum selesai" perintah Roy ke ustad Fian.
12124Please respect copyright.PENANA74m6QRFsoA
"Sippp" ucap Ustad menyalaminya dan juga pamit ke ustad boim, segera Roy pergi ke atas merasakan hawa nafsunya mulai naik karena ingin menikmati Qurban dari istrinya ustad Fian itu.
12124Please respect copyright.PENANAeYqR5V8EyW
Sampai disana Roy bersih - bersih terlebih dahulu sebelum akhirnya salin memakai pakaian santai. Sambil memakai kaosnya ia melihat ke arah pesantren, terlihat Ramai pesantren merayakan lebaran ini tanpa dihadiri mudirnya.
12124Please respect copyright.PENANAtTxcoBQEIa
Roy melihat ustazah Ayni keluar dari rumahnya memakai gamis putih bersih dan jilbab pinknya. Dia melihat Roy dengan dada bidangnya memakai kaos santai itu. Ustazah sedang memegang mangkuk es sirup kemudian ia taruh di atas meja dan duduk di atas lantai pipir rumahnya.
12124Please respect copyright.PENANA8T2bcu2RA9
Ustazah duduk menjadikan kedua tangannya itu kebelakang sebagai sandaran menjadikan lekuk tubuh seksinya itu jelas terlihat.
12124Please respect copyright.PENANA1SMLTfFYtB
"Gimana prosesnya, lancar ?" tanya ustazah.
12124Please respect copyright.PENANAJgADH5GAL7
"Lancar" ucap Roy ikut duduk dipipir itu dibelakang ustazah. Roy bisa melihat garis beha dan garis celana dalam istri ustad Fian iti dari belakang. Karena posisi yg bersandar dengan kedua tangan itu.
12124Please respect copyright.PENANAgmQlWdqalT
" jauzi (Suami) ku kemana ?". Tanya ustazah lagi.
12124Please respect copyright.PENANARohyl6Va73
Roy masih melihat garis beha itu "Aku suruh motong daging dibawah, ga bakal pulang kalo belum selesai",
12124Please respect copyright.PENANA2M2rohCT1j
Ustazah melihat kebelakang dan agak lama melihat Roy, " hmmm.. .. Antum yg punya keputusan, " ucap ustazah masih melihat Roy.. " bukan suami aku" ucap ustazah lagi pelan ke arah Roy. Ustazah memang memperhatikan apa yg terjadi dibawah tadi.
12124Please respect copyright.PENANAyVsHuPyfrK
"Buka ustazah Jilbabnya " ucap Roy.
Lagi ustazah menggigit bibir bawahnya mendengar perintah Roy. Tak bisa ia bilang tidak ke penguasa rumahnya itu.
12124Please respect copyright.PENANAmK7cTL5YN9
Sambil melihat ke kiri dan ke kanan karena masih sepi semua orang sibuk dibawah perlahan ustazah melepas jilbabnya, membiarkan aurat rambutnya dilihat pria bukan muhrimnya.
12124Please respect copyright.PENANAQnYOlne2km
"Kamu yg punya keputusan" ucap ustazah lagi.
12124Please respect copyright.PENANAjprW3fqGJ3
"Pergi ustazah ke kamar pak ustad" perintah Roy lagi sambil meremas pelernya. Ustazah menggit bibirnya lagi, apa ia akan menghajar istri ustad nya ini dikamar suaminya. Master itu ingin mengklaim hadiah Qurban nya.
12124Please respect copyright.PENANAAY4DyZ5lKB
Ia bediri sambil menenteng Jilbab pinknya dan melihat Roy sejenak, kemudian pergi ke kamar suaminya. Roy mengikutinya dari belakang,
12124Please respect copyright.PENANAgrcGTNYXbd
saat memasuki kamar pak ustad terasa sejuk ruangan ini. Banyak etalase kaca yg isinya kitab - kitab kuning, dan buku - buku agama, ustazah duduk dipinggir kasur suaminya membelakangi Roy , kemudian perlahan sambil membuka sleting gamis belakangnya kebawah. Membuka kulit punggung ustazah yg putih halus tanpa cacat beserta Tali bra hitamnya.
12124Please respect copyright.PENANAiauisgiGWt
"Kamu mau menikmati Qurban kamu Roy, dikamar suami aku " ucap ustazah.
12124Please respect copyright.PENANABPIcODCB35
"AhhYa ustazah" ucap Roy membuka celananya, melelaskan Kontolnya yg garang besar dan panjang. Ustazah melihat kontol itu sambil menelanjangi dirinya
12124Please respect copyright.PENANAWZ4oMqUlcz
"Nakal sekali antum, ini kamar suami aku, daerah kekuasaan suami aku, antum mau nikmatin istrinya disini, jadiin ana Qurban nikmat antum".
12124Please respect copyright.PENANAmInx8zNOsM
Roy menghampirinya, dan duduk diatas kasur suaminya, membelai punggung halus dan mulus itu menjalar menuju Togenya, ia remas - remas.
12124Please respect copyright.PENANAeehopjj5r0
Terus ia remas remas susu montok putih mulus itu, dan memegang mulut ustazah, ia arahkan Ke kontol nya,
12124Please respect copyright.PENANAoI5xzOzvFj
Tanpa disuruh, ustazah membuka mulutnya lebar - lebar mencaplok kontol itu, ahh, Roy langsung berbaring dikasur suci suaminya itu dan merasakan basah kontol nya dilumuri ludah Ayni.
12124Please respect copyright.PENANAr6y4XdmL7t
Insting liar ustazah keluar, ia putar - putar lidahnya menelusuri panjang kontol itu meliuk liuk penuh nafsu, mencium dalam - dalam aroma bandelnya, mencaplok pelernya,
12124Please respect copyright.PENANAJnCWbYEynP
SlSlrupl slruplll slruuup
12124Please respect copyright.PENANAKAzvkf1zw7
Ahh ahhh ahhh ahhhhh
12124Please respect copyright.PENANARIbzte8car
Kloq kloq kloq kloq kloq khhhhhhhhhh shhhh
12124Please respect copyright.PENANAILhdO0YvAL
Ustazah melihat mata Roy liar ketika menyepong daging panjang besar yg berurat itu, sambil melihat mata Roy ia turunkan gamis putihnya kebawah full menelanjangi dirinya. Matanya sudah berair, kemudian karena gemas, dengan sekali telan ustazah mencoba memasukan keseluruhan batang kontol itu sampai ketenggorokannya,
12124Please respect copyright.PENANAXjEtZrzgFp
OKKHHHHHHHH..
12124Please respect copyright.PENANAXz9yE8EYox
Jerit Roy dikamar itu, ia menikmati sepongan ustazah sambil melihat kitab - kitab yg banyak berjejer dikamar suaminya ini.
12124Please respect copyright.PENANAN7FbddBmGI
Kloq kloq kloq kliq kloq kloq kloq
Kloq kloq kloq kloq kloqq kloqq
Ahh ahhh ahhh ahhh shhhhhhh AKHHHHHHHHHHHH,
12124Please respect copyright.PENANA2QJfG6Ux1G
Roy bangkit dari berbaringnya, ia duduk melihat ustazah mengocok kontol nya sambil melihat matanya, setelah menyediakan Qurban untuk suaminya, sekarang ia mengklaim Qurbannya ini,
12124Please respect copyright.PENANAKGfyLqBMzX
"Shhh ludahi ana akhii.. Ludahi.. Kotori wajah ana " perintah ustazah nafsu,
12124Please respect copyright.PENANArsCftl9OZh
Cuihh..
12124Please respect copyright.PENANA5U7Oj2wrPZ
AkhhAkhh"
12124Please respect copyright.PENANAxSUzeg3tHs
Ludah Roy kencang memukul wajah ustazah sampai ia memejamkan matanya..
12124Please respect copyright.PENANAtbHyDbyADq
"Lagi akhii" ucap ustazah
12124Please respect copyright.PENANAEk9Ke1AlKj
Cuih...
12124Please respect copyright.PENANARpta4BNrfi
"Lagi akhiii"
12124Please respect copyright.PENANAkPzYKck30d
CUIHHH CUIHH CUIHH CUIHHH, okhhhhh.. Bertubi Roy meludahi wajah ustazah dikamar suaminya ini, sampai wajahnya penuh dengan ludah Roy, ustazah menjerit penuh nafsu
12124Please respect copyright.PENANAyaTxF0Tkno
Akkhhhhhh shhhhhh
12124Please respect copyright.PENANAp0enRvZcT2
"Kotor deh " ucap ustazah manja, kemudian ia masukan lagi batang kontol itu kedalam mulutnya,
12124Please respect copyright.PENANAyqIVFxZMAu
Kloq kliq kloq kliq kliq kloq
Shhhh ahhh
Kloq kloq kloq kloq kloq
Shhhh ahhhh
Kloq.. Kloq kloqqqq...
12124Please respect copyright.PENANAsvQieb9YP3
12124Please respect copyright.PENANAtBc3n1PVGw
OH HOLY TESTICLE TUESDAY!!!!!
ucap Roy menjerit menahan nikmat..
12124Please respect copyright.PENANA4BtQlfi1Qf
Ustazah mengangkat wajahnya, ia cium Roy sambil bertukar Lidah, kemudian mendorong Roy kembali berbaring..
12124Please respect copyright.PENANAm3lspDGIru
Ustazah naik ke atas kasur suaminya ini, menaiki Roy, is posisikan memek tembemnya diatas kontol Roy, Roy mendesah tak tertahan sambil menjilat lehernya Dan mencaplok susu montoknya, ia kenyot kenyot susu montok ITU seperti baby kehausan..
12124Please respect copyright.PENANAkz6ISbMjfC
sHHHH COKK COKK COKK SLRUPPPP AHHHH
12124Please respect copyright.PENANAkYWIA90lMd
USazah menggesek gesekkan kepala Kontol YG TERASA besar ditangannya ITU digerbang memek tembemnya yg basah,
12124Please respect copyright.PENANAKbuvRnsUt8
Masih mengenyott - ngenyot susu montok nya, Ustazah nemasukan sedikit kepala kontol ITU memasuki memek tembemnya,
12124Please respect copyright.PENANA1n0hl6wEM6
Ahhhh
12124Please respect copyright.PENANAZJilOdnM5c
"Kamu boleh nikmatin daging qurban kamu ini sepuasnya" bisik ustazah manja
12124Please respect copyright.PENANALmEW4Q1aDn
Ahhhhhhhhhhhhhhhhhh
12124Please respect copyright.PENANAyvmEDDc9Yo
Ustazah menjerit saat kontol Roy menghajar lewati lubang sempit itu tanpa ampun, masih mengenyot susunya, Roy naik turunkan kontol nya dari bawah bertubi - tubi, ia entot nikmat istri ustadnya ini ketika suaminya sibuk memotong dibawah,
12124Please respect copyright.PENANAYkxYIvb6n7
Plok plok plok plok plokk
Plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok
Plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok
12124Please respect copyright.PENANAcPiATyOfJX
Ah ah ah ah ah ah ah ah ah ah ah ah ah ah ah ah ah ah ah ah
12124Please respect copyright.PENANAFihrSoGBHw
Plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok
12124Please respect copyright.PENANAyDszfTyaan
"Ana hewan Qurban antum Royyy " ucap ustazah hilang kendali..
12124Please respect copyright.PENANAcPOjsx4aSZ
"Shhh hewan nikmat ahhhhhh"
Plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok
12124Please respect copyright.PENANA1FWRtztE2N
"antum gagahin ana disini AKHHHHHHHHHHHHHHHHHH"
12124Please respect copyright.PENANApadHh7gbxU
Tanpa ampun setelah mengucapkan itu Roy lebih cepat menghajar memek sempit nikmat itu, sampai akhirnya ia bergetar getar orgasme pertama nya,
12124Please respect copyright.PENANAfn71ncjYA2
Ustazah bahkan nyebut manja saat merasakan orgasme nikmat itu,
12124Please respect copyright.PENANAPGLTI8EFwD
Aduhh duhh duhhhh ohhhmmm"
12124Please respect copyright.PENANAWujoU4XqYf
Dibawah sini Roy bisa melihat pemandangan indahnya, istri ustad Fian yg berkeringat dengan susu montok putih mulus sedang merasakan orgasme nya.
Roy menabok pantatnya, plakkk.. Awww.. Hihiii.. Ucap ustazah cekikikan tanda senang, ustazah ingin kembali dikotori oleh Roy, direndahkan dikasur suaminya sendiri ini, karena dia adalah penguasa rumah ini..
12124Please respect copyright.PENANA9Bdpeb6zxh
Ia menungging memperlihatkan Big Ass yg putih montok,
12124Please respect copyright.PENANAeYzU0L65TH
"Suami ana masih lama ga ?" tanya ustazah mengingat sudah dua puluh menit disini, ustazah meluhat jam yg terletak di antara kitab2 milik suaminya,
12124Please respect copyright.PENANAYPFIeJDR3w
"Ga bakal pulang sebelum selesai" ucap Roy..
12124Please respect copyright.PENANAvoduKvzYpq
"Hihiii.. Antum yg punya keputusan AKHHH" Jerit ustazah lagi saat kontol Roy masuk ke memek tembemnya lagi dari belakang,
12124Please respect copyright.PENANA92mAyjUG7l
"Antum yg punya kuasa AKHH PLOK PLOK PLOK PLOK PLOK PLOK PLOK PLOK SHHHH
12124Please respect copyright.PENANAKp5fwIX205
PLAKKK PLAKKK PLAKKK, AKHHHHH ROY menampar pantat ustazah sambil menghujani kontol nya masuk lebih kedalam..
12124Please respect copyright.PENANAquTkKXtNDI
Plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok..
12124Please respect copyright.PENANA1LSRUNS1Ak
"Ahhhhh ahhhh ahhhh... Antum yg punya wewenang Akhhhhh" ucap ustazah lagi..
12124Please respect copyright.PENANABNazzxz8Ax
Lebih cepat Roy menghajar memek tembem itu bertubi - tubi,
12124Please respect copyright.PENANA81On5OOlWM
Plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok
12124Please respect copyright.PENANAfAY2jLp5Pg
Uhhhhhhhhhhh
12124Please respect copyright.PENANAvLnRjkpndU
Plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok
12124Please respect copyright.PENANA4NZlFNWcTa
"Antum yg punya kuasa disini"
PLAKKK.. AH.. lagi lagi Roy menampar pantat montoknya tiap ustazah mengeluarkan kata nakal, ia raba toket besarnya dari belakang, kemudian mengajak ustazah duduk membelakangi Roy, ia hajar memek itu dari belakang sampai ustazah mabuk tak terkira
12124Please respect copyright.PENANAgKthbhKH1K
Ahh ahh ahhh ahhh okhhhhhhh
Hajar terusss ahh hajarr ahhhhhhhhhhhhhhhhhhh
12124Please respect copyright.PENANAtQNdECg6jV
Ustazah kembali bergetar getar tanda orgasmenya lagi,
12124Please respect copyright.PENANA3nYNLR8N04
Ia ambruk disamping Roy, kontol Roy masih keras mengacung ke atas, ustazah menggeleng geleng gelengkan kepalanya sangat gagah pemuda kekar ini, ustazah mencium dan menjilat perut serta dada bidang Roy, ia melihat mata Roy..
12124Please respect copyright.PENANALebExCnSj5
"Antum mau ngaji kitab suami ana" bisik ustazah sambil menggenggam kontol nya, terasa denyutannya makin keras membuat ustazah cekikikan "hihii"
"Pangku ana Roy kesana" ucap ustazah menunjuk etalasi kumpulan kitab kuning milik suaminya.
12124Please respect copyright.PENANAUploqP7bKx
Roy berdiri dan memangku ustazah dengan posisi saling berhadapan, ustazah takjub dengan stamina pemuda ini, betapa gagahnya anak ini memangku dirinya menuju etalasi sampai punggung ustazah menempel di etalsae kitab itu. Sambil memasukan kontolnya, ustazah mengambil satu kitab milik suaminya dan ia buka kemudian disimpan kitab itu di atas kaca etalase , Roy mulai mengentoti istri ustad ini sampai keduanya mendesah,
12124Please respect copyright.PENANAepmIf798IQ
Ahh ahh ahh uhhh gagah " ucap ustazah..
12124Please respect copyright.PENANAzthToqi3BH
Sambil membaca kitab milik suaminya itu, ustazah berbisik dikuping Roy..
12124Please respect copyright.PENANA6uDaPqbhsS
"Crot di dalem Roy" bisik ustazah pelan melihat Roy membaca kitab suaminya..
12124Please respect copyright.PENANA67rJh5eeDL
Roy menghujami lebih cepat memek tembem ustazah itu sambil membaca kitab suaminya.
12124Please respect copyright.PENANABuiHDT9Rey
Ahh ahhh ahhhh antum mau crot dimemek ana sambil baca kitab suami ana Roy" ucap ustazah nyebut jorok dan hilang kendali..
12124Please respect copyright.PENANA2dFgAym00U
"Iyahhh ustzah ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
12124Please respect copyright.PENANApwVSrV98MD
Plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok plok
12124Please respect copyright.PENANAawEjzQaVS1
OKHHHHHHHHHHHHHHHH
CROTTT CROTTT CROTTTTT...
OHHH GOODNESS
12124Please respect copyright.PENANAqOloLUiL2K
SHHHHHHHHHHHHHH.. Splashh spalshh
Cipratan demi cipratan masuk kedalam memek ustazah, begitu pula ustazah yg merasakan orgasme ketiganya, ia memuji kegagahan Roy yg masih kuat memangkunya, dan menciumi pipi leher dan bahu Roy dengan manjanya, ustazah merasa dipeluk lelaki sesungguhnya...
12124Please respect copyright.PENANAAsrDZfrlVe
Saat mencabut kontol itu, sperma Roy berantakan tercecer dilantai kamar suaminya, bisa bisa aku hamil beneran ,ucap ustazah dalam hati, mereka bertukar lidah sampai akhirnya istrihat sejenak dan memakai baju masing - masing..
12124Please respect copyright.PENANAoUuZ1p4XwT
Setelah sama - sama duduk dikamar ustazah bilang.. " Sekarang bantu - bantu guru kamu dibawah" perintah ustazah , ia tersenyum karena mengerti ustazah kelelahan...
12124Please respect copyright.PENANA8fUCPWadq3
"Antum yg punya keputusan" ucap Roy balik meledek
12124Please respect copyright.PENANAbwwVHHYfcM
Ia tersenyum dan melempar bantal besar, segera Roy keluar menuju Pesantren.
12124Please respect copyright.PENANAB2EH28VcAd
12124Please respect copyright.PENANAnbOsJ39xsV
12124Please respect copyright.PENANAwlGyjynH8K
_---_____________
12124Please respect copyright.PENANAC5tow4yxGR
12124Please respect copyright.PENANAsA1t0rcdaw
Memang hewan Qurban belum dipotong semua, namun sebagian sudah dibagi - bagi ke masyarakat sekitar yg sudah datang. Panitia dengan sigap menyelesaikan tugasnya dengan sebaik mungkin.
12124Please respect copyright.PENANAkNw6nTRTO8
Daging belum dimasak, namun lain halnya dengan Nasi Liwet. Roy beserta para ustad senior lainnya babacakan dari liwet yg sudah dibuat santri - santrinya kemarin. Nasi itu secara tradisional di sediakan di atas daun pisang yg sangat panjang di jejer jejerkan sampai searah panjang masjid. Mereka berpesta Nasi liwet dengan suka cita, sebelumnya mereka memberi kabar keadaan pesantren itu ke Kyai basri lewat Vc. Beliau mengatakan sudah jumroh yg pertama dan akan pulang sekitar dua minggu lagi.
12124Please respect copyright.PENANAKijEoxM5Tw
Roy melihat ustad Fian,
ahh seharusnya ia mandi terlebih dahulu sebelum kesini, bau tubuh istrinya masih menempel dikontolnya, mungkin sekarang ustazah sudah ambruk tertidur dikamar. Namun sebisa mungkin ia alihkan pikiran itu ke hal yg lain, kebetulan teman makan disampingnya adalah ustad Juned. Selama makan mereka membicarakan banyak hal, khususnya kesuksesan Roy menyediakan hewan Qurban lebih banyak ini. Juga tentang Proyek Roy yg akan segera dilakanakan sebentar lagi.
12124Please respect copyright.PENANAyQDV8q5lMC
Datang ustazah ipah membawa air es untuk suaminya, kemudian menawarkan Roy "ustad Royhan Mau" tanya ustazah ipah.
12124Please respect copyright.PENANApGlrGHC5pw
"Boleh"
12124Please respect copyright.PENANAbtdvhAfXnL
"Sebentar yah", Ipah pergi kembali ke meja yg memang disediakan khusus untuk minuman, Roy yg memang makan disamping ustad Juned ini sedang asik - asiknya ngobrol,
12124Please respect copyright.PENANA8CbtxFBSxP
"Tadi pagip temennya yg namanya Andi itu dateng " bisik ustad Juned.
12124Please respect copyright.PENANAhOnJYGYwym
Roy kaget, "Buat apa ?".
12124Please respect copyright.PENANA2XdtSBeIxf
" Katanya mau maaf lahir batin.. Tapi dia ajak teman2nya, mau sekalian ke air terjun" ucap ustad Juned.. "Tapi istri aku ga mau nemuin hehee" ucap ustad Juned,
12124Please respect copyright.PENANADX9om3H2o6
"Kan udah saya pernah bilang Roy" ucap ustad Juned lagi.. "Wanita sejati, cuma buat lelaki sejati " ucapnya lagi sambil mengusap dada dan bahunya sendiri yg ceking itu, ia tersenyum.
12124Please respect copyright.PENANAsnsZOMp5z4
"Ini ustad Royhan", ucap ustazah Ipah yg sudah datang membawa minuman itu, ustazah tersenyum tidak tau apa yg dibicarakan suaminya bersama Roy ini, namun meski memakai hijab besar biru itu Roy bisa melihat ada yg menggelembung disekitar dadanya dari posisi ia duduk..
12124Please respect copyright.PENANAiVxU5oT0lg
Ahh itok.. Ucap Roy dalam hati ..
12124Please respect copyright.PENANAwzAOT5AjO2
Wanita sejati untuk lelaki sejati.. Ucap Roy lagi sambil melihat toket akhwat yg gede itu.
12124Please respect copyright.PENANA5xjnS4cNaj
Goodness
ns3.17.135.12da2