
Setelah kejadian kemarin, aku jadi merasa canggung berpapasan dengan Togar. Ada perasaan yang gak bisa aku ungkap. Yang seharusnya aku menyesali apa yang terjadi tetapi justru berbanding terbalik. Aku gak tau apa yang terjadi padaku.
16053Please respect copyright.PENANAcbQNmIjGWR
"Kak" kata Togar saat berpapasan denganku mencoba minta maaf dengan apa yang sudah terjadi.
16053Please respect copyright.PENANAoDIMa6Wpjf
"Gapapa Bang, lupakan saja!", Kataku menunduk malu saat kami berhadap-hadapan.
16053Please respect copyright.PENANAthNXvJyxMe
Dengan langkah cepat aku berusaha menghindar dari Togar, tetapi Togar memegang pergelangan tanganku lalu menariknya.
16053Please respect copyright.PENANAhiucBeQBLC
16053Please respect copyright.PENANAvCC8503Zwm
Kutatap Togar dengan tatapan tak mengerti, "Bang", kataku dengan mengerutkan dahi.
16053Please respect copyright.PENANAgafOMAFnU5
Sekarang aku sedang mepet ke tembok dengan Togar yang berada di depanku memepetku.
16053Please respect copyright.PENANAEZazCPH360
Kutatap Togar dengan tatapan sendu, sekarang mata kita saling bertemu. Ada kata-kata terucap dari sorot matanya yang membuat nafasku memburu.
16053Please respect copyright.PENANA8UvcGZ0CCR
Togar membungkukkan badannya, aku yang mengetahui apa yang akan terjadi menutup mataku. Tetapi kutunggu saat momen itu tiba, lalu kubuka mataku.
16053Please respect copyright.PENANAqLMbo90uwQ
Togar tersenyum padaku, lalu Togar melangkah mundur. Kutatap Togar dengan tatapan heran "Bang, kenapa sih mempermainkan perasaanku?", Kataku dalam hati.
16053Please respect copyright.PENANAfIsxYZaX2Z
"Maaf kak, aku gak bermaksud kurang ajar dengan Kakak", katanya.
16053Please respect copyright.PENANAA4CZnpoGEI
Aku diam tak mampu mengucapkan satu kata pun, dengan nafas yang memburu aku hanya diam menatapnya dalam posisi seperti semula, bersandar ke tembok.
16053Please respect copyright.PENANAgkEgtxNdYL
Kulihat Bang Najib berjalan ke arah kami, mengetahui itu Togar menjaga jarak.
16053Please respect copyright.PENANAQqDXodJRTe
"Eh bro, nanti jadi berangkat jam berapa?", Tanya suamiku basa basi.
16053Please respect copyright.PENANAnykQuAKaea
"Mungkin agak siangan dikit bro", kata Togar.
16053Please respect copyright.PENANAjogHaimkdS
"Yauda, nanti aku tinggal sebentar aja ya. Aku ada perlu sama orang", kata Bang Najib.
16053Please respect copyright.PENANA3rfIOr1O9b
"Dek, di rumah sama Togar dulu ya!", Kata Bang Najib lagi.
16053Please respect copyright.PENANAvaP4RboiGk
"Eh iya Bang", kataku sedikit terkaget karena Bang Najib membuyarkanku dalam lamunan.
16053Please respect copyright.PENANAUA6qucXQZS
Seperti biasa aku siapkan sarapan di meja makan. Di meja makan duduk dua laki-laki yang sedang aku layani, mempersiapkan sarapan untuk mereka. Aku sedikit tersenyum membayangkannya, bayangan yang seharusnya tak terbersit di dalam hatiku.
16053Please respect copyright.PENANAgwNoLEcO6r
"Huh" aku mendengus.
16053Please respect copyright.PENANAd4WttcumIJ
"Ini Bang kopinya", kataku menyodorkan kopi ke arah Togar dengan senyum dibalik cadar.
16053Please respect copyright.PENANAqGKjAi42U7
"Terima kasih ya Kak", kata Togar tersenyum.
16053Please respect copyright.PENANAE9mDrYWEf7
Suamiku bilang, dia ada urusan dengan orang keluar kota. Togar menimpalinya dengan antusias.
16053Please respect copyright.PENANAo9Zv2wptVh
Setelah aku menyiapkan sarapan untuk Bang Najib dan Togar, aku memohon izin untuk ke dapur untuk sarapan juga.
16053Please respect copyright.PENANAqhICLFDgOt
Togar menatapku dengan tatapan yang penuh makna, aku hanya tersenyum lalu pergi meninggalkan mereka.
16053Please respect copyright.PENANA32eKG0EqxD
"Kak", kata Togar memanggilku.
16053Please respect copyright.PENANACA18gj0Dj5
"Iya Bang?", Kataku dengan wajahku masih menunduk.
16053Please respect copyright.PENANAyvENOFmIGM
"Ikut sarapan disini saja Kak", kata Togar.
16053Please respect copyright.PENANAoyiQaJEJ1r
"Emm", kataku tertahan sambil aku lirik Bang Najib yang tetap makan tanpa peduli padaku.
16053Please respect copyright.PENANAipZcGWhAeO
"Huh" aku mendengus lemah.
16053Please respect copyright.PENANA9Rk0CDQTKI
"Engga Bang, di belakang saja", kataku dengan rasa dongkol yang menumpuk di dada karena sikap Bang Najib yang acuh tak acuh.
16053Please respect copyright.PENANAnI0q0FHeMb
"Ayo lah Kak, Kakak kan tuan rumah. Mari Kak ", kata Togar mempersilahkanku dengan menarik kursi dari bawah meja.
16053Please respect copyright.PENANA3AD6pglNTe
"Baik Bang", kataku lalu duduk di kursi dekat Togar.
16053Please respect copyright.PENANA83YXOM0V48
Hari ini aku memakai daster panjang lebar bunga-bunga, dengan hijab lebar dan cadar berwarna senada dengan daster yang aku pakai.
16053Please respect copyright.PENANAnJluS0pz7K
Bang Najib sama sekali gak merespon apa pun. Dengan tatapan kesal, aku memandang Bang Najib suamiku dengan mata melotot. Lalu aku lirik Togar dengan ujung mataku, Togar tersenyum padaku.
16053Please respect copyright.PENANAuyLVEFSq4M
Hatiku yang awalnya dongkol menjadi menghangat.
16053Please respect copyright.PENANAbwaXkkwU2o
Karena aku memakai cadar, agak sedikit ribet saat aku sarapan. Aku berusaha agar wajahku yang tertutup cadar tetap terjaga.
16053Please respect copyright.PENANAs3803norHH
"Kak, ribet ya Kak makan memakai cadar?", Kata Togar.
16053Please respect copyright.PENANAGnCBMqd7Oi
Seperti mengetahui isi hatiku, Togar mengangkat piringnya dan berdiri meninggalkan meja makan.
16053Please respect copyright.PENANAyPD5tggnEw
"Bang, sarapan disini saja!", kataku gak enak karena Togar adalah tamu.
16053Please respect copyright.PENANAXJ2vqkIhxC
"Udah makan disini saja bro!", kata Bang Najib ikut menimpali.
16053Please respect copyright.PENANA1E2X7R8cId
Lalu aku mengangkat piring nasiku berusaha melangkah meninggalkan meja makan.
16053Please respect copyright.PENANAjwvARpKl8I
"Abang makan di meja makan gih! Kataku dengan tersenyum ramah.
16053Please respect copyright.PENANAWFyk2qOLXe
Aku sekarang sedang berdiri di depan Togar, sepersekian detik mata kita bertemu. Karena posturku lebih pendek daripada Togar, aku mendongak ke atas.
16053Please respect copyright.PENANAbJWJKFM1HD
Seperti ada interaksi tanpa kata saat sorot mata kita bertemu. Togar tersenyum lalu bilang "Yaudah Kak, ini demi Kakak", katanya lirih.
16053Please respect copyright.PENANAlBCan1Jqdz
Aku yang mendengar apa yang dikatakan Togar terharu.
16053Please respect copyright.PENANALSPPeQfmsz
"Maaf ya Kak kalau aku bikin susah Kakak saja", katanya.
16053Please respect copyright.PENANAYBDUoHDPMf
"Oh enggak kok Bang", sergahku.
16053Please respect copyright.PENANAC1sY6Vg8Gv
"Tapi sebelumnya terima kasih ya", kataku tersenyum dibalik cadarku.
16053Please respect copyright.PENANADWMOgBqSEe
"Sama-sama Kak", katanya kembali melangkah ke meja makan.
16053Please respect copyright.PENANArBuYmGstnJ
Lalu aku melangkah ke dapur untuk sarapan. Ada perasaan yang mulai tumbuh di hatiku. Perhatian-perhatian kecil membuatku luluh. Apalagi tutur katanya yang seakan memberiku pengayom, yang selalu merengkuhku. Sambil aku menyuapkan makanan ke di mulutku, aku tersenyum.
16053Please respect copyright.PENANAW2tOdtWpfu
"Dek, Abang berangkat ya", kata Bang Najib.
16053Please respect copyright.PENANAQSHoWMaQGF
Mendengar Bang Najib pamit kepadaku, aku sedikit lari tergopoh-gopoh meninggalkan makanan yang tersisa di atas piringku.
16053Please respect copyright.PENANAViai4MwnI4
"Eh iya Bang", kataku.
16053Please respect copyright.PENANAp6TxbK65ep
Aku salim dengan mencium punggung tangan suamiku.
16053Please respect copyright.PENANAjRg1Aj2t1h
"Bro, titip istriku dulu!", Kata Bang Najib.
16053Please respect copyright.PENANAHaivR1pZmJ
Mendengar ucapan Bang Najib hatiku berdesir. Kenapa Bang Najib mudah begitu saja menitipkan istrinya ke laki-laki yang bukan mahrom dari istrinya? Ada perasaan aneh yang menyergapku, sampai aku tak berkutik.
16053Please respect copyright.PENANALOWg7LHwol
"Sip" kata Togar singkat.
16053Please respect copyright.PENANAKMKT57C9Sd
"Assalamualaikum" sapa Bang Najib.
16053Please respect copyright.PENANAgJqVtWbyhx
"Wa'alaikum salam, hati-hati di jalan Bang", kataku balik menjawab salam.
16053Please respect copyright.PENANAXhSnRNsTQi
Setelah Bang Najib pergi, aku menjalankan aktivitas seperti biasanya. Aku harus memasak untuk jualan di angkringan nanti malam. Togar mendekatiku, "Setiap hari seperti ini ya Kak?", Tanya Togar tiba-tiba.
16053Please respect copyright.PENANA1QOZhc9xXk
"Iya Bang", kataku sambil menggoreng.
16053Please respect copyright.PENANAU9wKUBrbNL
"Kenapa gak minta dibantuin orang Kak?", Tanya Togar lagi.
16053Please respect copyright.PENANAn381nTaXZY
"Enggak Bang, menghemat pengeluaran", kataku tersenyum.
16053Please respect copyright.PENANAWuYajkM6HW
"Oh gitu ya", kata Togar.
16053Please respect copyright.PENANA2lClgRaHRq
"Enggak usah Bang, aku bisa sendiri kok", kataku mencegahnya.
16053Please respect copyright.PENANAb5JorNwgee
"Gapapa, sini biar aku aja yang goreng Kak", kata Togar.
16053Please respect copyright.PENANAPKGuDx5qHe
Saat Togar mencoba memegang spatula yang aku pegang, tangan Togar secara gak sengaja memegang tanganku.
16053Please respect copyright.PENANAOPwINfSEf8
Kupandang Togar, saat ini kita saling menatap. Dengan kikuk, Togar berusaha menarik tangannya yang memegang tanganku.
16053Please respect copyright.PENANAF61vzwJlxG
"Eh maaf Kak", katanya lalu berusaha mundur.
16053Please respect copyright.PENANA4dmfLwgdTL
"Gapapa Bang", kataku tersenyum dibalik cadarku.
16053Please respect copyright.PENANAFpsx8m8H0R
Hari ini Togar banyak membantuku di dapur, ternyata Togar jago masak juga. Timbul rasa kagum di hatiku. Bukan hanya laki-laki yang hangat dengan lawan jenisnya, bukan hanya laki-laki yang sukses dalam hal finansial juga. Tetapi lebih dari itu, kejutan yang gak pernah terpikir sebelumnya
16053Please respect copyright.PENANABxMdL21AWO
Peluhku membasahi tubuhku, yang membuat dasterku basah.
16053Please respect copyright.PENANAqMgPA0aidD
Togar mencoba membuka obrolan "Panas banget ya Kak hari ini?", Katanya.
16053Please respect copyright.PENANA35dMGoev1Z
"Iya Bang", kataku menjawab singkat sambil tersenyum.
16053Please respect copyright.PENANAtLEiqOYDKc
Sekarang sekitar jam 08.00, jam segini biasanya aku mandi. Meski sebelum subuh aku udah mandi, tetapi saat cuaca panas seperti sekarang. Apalagi aktivitasku memasak yang membuatku semakin gerah, mau gak mau aku harus mandi dua kali.
16053Please respect copyright.PENANA5qthfpNmYQ
Sebenarnya aku gak enak meninggalkan Togar yang dengan telaten membantuku memasak. Tapi aku harus mandi, karena gak enak juga keringatku yang merembes dasterku menimbulkan bau badan.
16053Please respect copyright.PENANA484y0gbyIX
"Bang, aku tinggal mandi dulu ya", kataku tersenyum.
16053Please respect copyright.PENANAOslwMQwWl5
"Oh monggo Kak", katanya.
16053Please respect copyright.PENANAILzHarX8qp
Aku melangkah ke dalam kamarku untuk mengambil pakaian ganti dan handuk. Lalu aku melangkah ke arah kamar mandi. Sebelum aku tutup pintu kamar mandi, aku berhenti dan menatap ke arah Togar dengan tersenyum.
16053Please respect copyright.PENANA1svAN6hLjf
Setelah aku masuk ke dalam kamar mandi, pintu kamar mandi kututup. Kulepas mulai dari cadarku, lalu hijabku. Sekarang rambutku yang pendek sepundak terurai.
16053Please respect copyright.PENANAeNvhVf6UKH
Kulihat penampakanku di cermin kamar mandiku, aku tersenyum. Lalu dengan perlahan aku lepas dasterku, jantungku berdetak kencang mengingat Togar berada dibalik pintu.
16053Please respect copyright.PENANAAAQ9fkD0AQ
Ntah kenapa tanganku bergetar saat tanganku mulai melepas kaitan BHku, lalu beralih ke celana dalamku. Sekarang di hadapanku, di depan cermin kamar mandi terpampang payudaraku dengan cup di atas rata-rata dan vaginaku yang tembem tanpa bulu.
16053Please respect copyright.PENANAmrIa8twBPD
Aku mulai mengguyur tubuhku memakai gayung. Tubuhku yang memanas menjadi dingin. Kuambil sabun untuk menyabuni tubuhku, saat tanganku berada di atas payudaraku ada sensasi yang aneh.
16053Please respect copyright.PENANA4fCUrOv1wV
Rasa geli yang menyelinap masuk, membuat payudaraku mengencang. Tanpa sadar, aku yang dalam posisi berdiri membuka kakiku lebih lebar.
16053Please respect copyright.PENANA5BptOnxjo3
Kupejamkan mataku menikmati sensasi yang aku rasakan. Pikiranku melayang kemana-mana, terbayang diriku berdiri di depan Togar dalam keadaan telanjang.
16053Please respect copyright.PENANAjCvT1wJ4Yl
Togar yang melihatku hanya tersenyum, tubuhku yang basah dengan air menetes ke lantai.
16053Please respect copyright.PENANAHRM86yGPa9
"Ahhhh" aku melenguh membayangkanku berdiri di depan Togar dalam keadaan telanjang. Dan tanganku, dengan jari lentikku yang berada di selangkanganku yang bermain-main di labiaku membuat tubuhku menggigil.
16053Please respect copyright.PENANAM9seFneH61
"Ahhhhhh", aku melenguh merasakan gelombang orgasmeku yang tiba-tiba. Kakiku lemas dan aku jatuh ke lantai.
16053Please respect copyright.PENANAA2Svgkyvmp
Dengan kaki lemas, aku mencoba berdiri. Aku mulai mengguyur kembali tubuhku. Kubersihkan area kewanitaanku dengan tanganku. Kubersihkan area kewanitaanku dengan daun sirih yang sering aku pakai.
16053Please respect copyright.PENANAiRJOy4FTPO
Kuambil handuk di sebelahku, kuusap tubuhku yang basah oleh air dengan handuk lalu aku mulai memakai pakaianku kembali.
16053Please respect copyright.PENANAq5UcZdIYeA
Saat aku mulai melangkah ke kamar, aku hampir saja menabrak Togar.
16053Please respect copyright.PENANA95keY2mDM4
"Eh maaf Bang", kataku menahan malu.
16053Please respect copyright.PENANA1wBGQOTUKg
"Oh gapapa Kak", kata Togar.
16053Please respect copyright.PENANAY2YCKBubi1
"Maaf ya Bang mandiku lama", kataku malu-malu.
16053Please respect copyright.PENANAGf6rhaRwyq
Lalu aku mulai membuka obrolan, "Abang ke proyek jam berapa?", Tanyaku mencoba perhatian.
16053Please respect copyright.PENANA53ZvOBJWqM
"Nanti jam 10.00 Kak", kata Togar.
16053Please respect copyright.PENANAzZblfEXlIy
Ntah kenapa aku melamun saat aku sedang mengobrol dengan Togar. Aku membayangkan kesuksesan Togar sebagai kontraktor. Katanya dia mulai membangun rumah di perumahan elit. mendengar ceritanya, aku sedikit tersentak. Muncul rasa kagum lagi di dalam dadaku.
16053Please respect copyright.PENANASyEQz4Jm6d
"Kenapa Kak, kok tersenyum?", Katanya membuyarkan lamunanku.
16053Please respect copyright.PENANAlGRbtSclZ2
"Eh gak kok", kataku mengelak.
16053Please respect copyright.PENANAhwbsN3sY7Y
"Kok tau kalo aku tersenyum?", Kataku tersenyum dibalik cadarku.
16053Please respect copyright.PENANAxweT4qdrlr
"Kelihatan kok di mata Kakak", katanya membalasku tersenyum juga.
16053Please respect copyright.PENANAtqN9LsUeEl
Lalu suasana menjadi canggung, aku yang sedang berada di depan Togar menjadi salah tingkah.
16053Please respect copyright.PENANAog6EzuZ6Ze
Tinggal satu jam lagi Togar menemaniku di dapur, obrolanku dengan Togar sudah gak canggung lagi.
16053Please respect copyright.PENANANvXudIE9tW
Tanpa malu-malu lagi, aku bercerita tentang berbagai hal. Termasuk dulu saat aku sering stress karena selalu dirundung pertanyaan dari orang tua dan mertuaku tentang anak. Tetapi saat aku mengingat tentang kejadian dua minggu yang lalu aku terdiam.
16053Please respect copyright.PENANAJCxkXvEeEE
"Kenapa Kak?", Tanya Togar dengan tatapan menyelidik.
16053Please respect copyright.PENANAus9Ra3uTp5
"Eh engga, gapapa kok Bang", kataku berusaha menutupi.
16053Please respect copyright.PENANAbfUxOoM7p2
Selintas aku berpikir Togarlah pelakunya, tetapi setelah aku berusaha menyadarkan pikiranku. Kucoba elak pikiran buruk, prasangka terhadap Togar. Pikiran-pikiran buruk itu lenyap bersamaan perhatian-perhatian kecil yang aku terima dari Togar.
16053Please respect copyright.PENANAlwMORUZ5G8
Sampai detik ini, kalau memang Togar memiliki niat jahat padaku. Aku sudah meringkuk ke dalam pelukannya. Tetapi kenyataannya gak terjadi apa-apa. Meski aku akui hampir saja terjadi kejadian yang mendebarkan saat aku berpikir Togar akan menciumku seperti yang terjadi tempo hari. Tetapi semua itu hanya selintas prasangkaku saja.
16053Please respect copyright.PENANAdbJf5AckXQ
Tanpa terasa jarum jam bergerak begitu cepat, bersama Togar hari-hari cepat berlalu. Aku gak tau berapa hari Togar menginap disini. Harapan di hati kecilku, aku ingin Togar lebih lama disini.
16053Please respect copyright.PENANAzym4jcvt5w
"Oh iya Kak, aku harus siap-siap ke proyek", katanya.
16053Please respect copyright.PENANAUiv5NBwyVK
"Yauda mandi dulu!", kataku merasa semakin dekat dan akrab dengan Togar.
16053Please respect copyright.PENANAId45caNUmu
"Iya Kak, aku tinggal gapapa kan?", Tanyanya.
16053Please respect copyright.PENANACDpxrliebv
"Gapapa Bang", kataku tersenyum dibalik cadarku.
16053Please respect copyright.PENANAALOmbT0prA
Saat Togar mulai berjalan ke arah kamar mandi, jantungku berdetak melihat penampakan dari punggung togar yang kekar.
16053Please respect copyright.PENANArdkpgQn0q6
"Ah kamu apaan sih Aqila, kamu udah punya suami", kataku mencoba membuang pikiran itu jauh-jauh.
16053Please respect copyright.PENANAVsrmEvDEUA
Saat pintu kamar mandi mulai ditutup, pandanganku gak mau lepas ke arah kamar mandi. Jantungku mulai berdetak semakin cepat.
16053Please respect copyright.PENANAzPvDEDp4te
"Aqila Aqila, kamu keterlaluan Aqila", kataku pada diri sendiri.
16053Please respect copyright.PENANAOP0vG7gQob
"Astaghfirullah" kataku mulai tersadar.
16053Please respect copyright.PENANAQN24tHAnwG
Kucoba fokus memasak tetapi bayangan-bayangan itu selalu muncul. Lalu pikiranku melompat saat kejadian 2 minggu lalu.
16053Please respect copyright.PENANA3SWRpRQgBM
"Ahhhh" aku mendesah.
16053Please respect copyright.PENANAuOF0PZn5e6
Aku teringat penis itu masuk ke dalam vaginaku. Rasanya menyumpal penuh sampai-sampai syaraf vaginaku berkedut.
16053Please respect copyright.PENANAICySYW0ZxY
Kupegang vaginaku dari luar dasterku, aku yang dalam kondisi duduk di kursi semakin mengangkang kakiku.
16053Please respect copyright.PENANAOzQVdePwCn
"Byur, byur" bunyi guyuran air dari dalam kamar mandi.
16053Please respect copyright.PENANAtEPijOXYYm
Kuusek-usek vaginaku dengan mendesah memanggil nama Togar.
16053Please respect copyright.PENANALdzyJQC1Ib
"Ahhhh", aku melenguh.
16053Please respect copyright.PENANAQHDxNUaQgU
"Bang Togar" kataku sambil melenguh.
16053Please respect copyright.PENANAAANwj8x9U5
Saat sedang asyik merangsang vaginaku dengan mata terpejam, pintu kamar mandi terbuka.
16053Please respect copyright.PENANANJHbRVZ3SE
"Kreeekkk"
16053Please respect copyright.PENANAEa6PZtgfKG
Aku tersentak kaget, kutarik tanganku yang berada di selangkanganku. Jantungku berdetak kencang, aku takut banget ketahuan Togar.
16053Please respect copyright.PENANAyAmpOcScl5
"Kak aku berangkat dulu ya", kata Togar.
16053Please respect copyright.PENANA1iwuZOy52a
"Iya Bang hati-hati", kataku.
16053Please respect copyright.PENANABKaBT0eWe4
Melihat penampilan Togar aku tersenyum, penampilan yang membuat hatiku berdesir.
16053Please respect copyright.PENANApGXu0wiH28
Togar, Bang Najib dan aku sama-sama berasal dari Sumatera Utara. Togar adalah orang Batak muslim, sedangkan aku dan Bang Najib adalah Melayu Riau.
16053Please respect copyright.PENANAnUW6x32W6i
"Assalamualaikum", kata Togar.
16053Please respect copyright.PENANA1bHYMIIYPf
"Wa'alaikum salam", kataku menjawab salam Togar.
16053Please respect copyright.PENANAp7PnhuTBVS
"Setelah kepergian Togar aku termenung, apakah semua yang terjadi ini salah? Tetapi kenapa Bang Najib justru menitipkan aku kepada temannya? Apakah gak ada rasa cemburu di hati Bang Najib?", Kataku dalam hati.
16053Please respect copyright.PENANAd25ZpNlNYh
Ntah kenapa aku merasa nyaman dekat dengan Togar, aku merasa Togar mengerti semua yang aku rasakan. Rasanya hatiku merasa hangat. Prasangka buruk tentang Togar yang menggagahiku dua minggu yang lalu menguap begitu saja. Aku mencoba mencari jawaban yang masuk akal, seperti yang menjamahku dua minggu yang lalu adalah Bang Najib.
16053Please respect copyright.PENANAC6Cjz3GlMH
"Tetapi kenapa aku berharap kalau yang merengkuhku ke dalam jurang birahi adalah Togar? Bahkan harapan itu sama sekali bukanlah kemarahan. Karena aku merasa senang jikalau itu memang benar-benar Togar", kataku dalam hati".
16053Please respect copyright.PENANACLBz4dJZDH
"Huh" aku mendengus.
16053Please respect copyright.PENANAEJb0nG87VQ
Pikiranku akhir-akhir ini selalu berkutat tentang pengalaman birahiku dua minggu yang lalu. Ada setitik kenangan yang membekas saat aku merasakan kenikmatan yang belum pernah sekalipun aku peroleh dari Bang Najib.
16053Please respect copyright.PENANARKVV1Mxq4R
"Huh" aku mendengus lagi.
16053Please respect copyright.PENANAhZnzVbyalr
Lagi-lagi aku membandingkan Bang Najib dengan Togar. "Andai saja aku menjadi istri Togar, aku akan bahagia banget", kataku dalam hati.
16053Please respect copyright.PENANAsbuEWQrTe2
"Apa sih kamu Aqila, kamu itu istri orang. Seburuk apa pun Najib, kamu sebagai istri harus bisa menerimanya dengan lapang dada", kataku pada diri sendiri.
16053Please respect copyright.PENANAGj7j3m8GlC
"Engga-engga, aku gak mau. Yang aku mau adalah suami yang bisa mengayomiku, menyayangi dan peduli padaku meski itu hal-hal kecil", kataku berusaha menyangkal pikiran yang melintas di otakku.
16053Please respect copyright.PENANAPpHXOBPpzf
"Bodoh kamu Aqila, perhatian apa yang Najib gak diberikan padamu? Kamu perempuan yang gak tau diri Aqila. Kamu gak pernah bersyukur memiliki Najib", kataku mencoba menyangkal lagi.
16053Please respect copyright.PENANAqmbWeIWgyh
"Tapi Bang Najib berbeda dengan Togar. Togar gak pernah memposisikan aku lebih rendah daripada dia", kataku kesal karena pikiranku sendiri.
16053Please respect copyright.PENANAnp3lOJRFDz
"Merendahkanmu? Aku gak mengerti Aqila, apa yang kamu maksud?", Kataku pada diriku sendiri.
16053Please respect copyright.PENANAcYUqnnB4d6
"Huh" aku mendengus lagi.
16053Please respect copyright.PENANA8LutNwTWMN
Setelah pekerjaanku selesei, dengan peluh yang kembali membasahi tubuhku. Aku langkahkan kakiku menuju kamar.
16053Please respect copyright.PENANAhMNEauqwIJ
"Akhirnya", kataku sambil rebah di atas ranjang.
16053Please respect copyright.PENANAPrT4VSmOk4
Kulepas cadar dan hijabku, lalu aku menikmati kebebasanku meski sebentar saja saat angin dari kipas angin yang aku nyalakan menerpa tubuhku yang berkeringat.
16053Please respect copyright.PENANAmVe1TpTBpn
Mataku menatap kosong, menatap ke awang-awang. Kuusap perutku yang belum membuncit. Aku tersenyum, dalam hatiku aku berharap anak yang aku kandung adalah anak Togar.
16053Please respect copyright.PENANAHUqqk8PRR5
"Tetapi apakah itu mungkin?", Kataku dalam hati.16053Please respect copyright.PENANAQFKmirRtq3
16053Please respect copyright.PENANAEkxWNv1hU8
Kubuka jendela kamarku, dalam kondisi tanpa hijab dan cadar aku berdiri dengan memejamkan mata. Angin berhembus menerpaku.
16053Please respect copyright.PENANAh2kg1TfpzB
Banyak pengendara yang melintas di depan rumahku, karena posisi jendela kamarku menghadap ke jalan raya. Tembok rumahku yang pendek gak mampu menutupiku saat aku berdiri di dalam jendela kamarku yang besar.
16053Please respect copyright.PENANA5VNCDOcv7t
Orang-orang melambatkan kendaraannya, menoleh ke arahku dengan tatapan bengong.
16053Please respect copyright.PENANAaIxDkbF7LG
Aku hanya tersenyum saja saat orang-orang itu menatapku. "Inikah kebebasan itu?", Tanyaku pada diriku sendiri.
16053Please respect copyright.PENANAovgZxkVrTH
Lalu dengan tersenyum aku tutup gordenku, aku kembali menghempaskan tubuhku ke atas ranjang. Kembali aku usap-usap perutku "Buruan lahir ke dunia ya nak", kataku tersenyum.
16053Please respect copyright.PENANANS22LtwCtU
"Bunda menunggu kelahiranmu bertahun-tahun dan sekarang mimpi Bunda menjadi kenyataan Nak dan Bunda berterimakasih siapa pun Ayahmu. Meski Bunda tau, Bunda gak berharap kejadian itu terjadi "kataku tiba-tiba murung.
16053Please respect copyright.PENANAoTlQOORqXc
"Maafin Bunda ya nak, Ayahmu gak salah. Gak ada yang Bunda", kataku yang tiba-tiba sedih.
16053Please respect copyright.PENANAUxUcCRziNe
"Bunda berharap, kelahiranmu mampu memberi warna di kehidupan Bunda. Bunda berjanji, Bunda akan memberikan yang terbaik untukmu", kataku dalam hati sambil mengelus-elus perutku yang belum membuncit.
16053Please respect copyright.PENANA0VZlRAdz8l
Lalu pikiranku mengawang, membayangka kondisi ekonomi Bang Najib. Aku geleng-gelengkan kepalaku "Aku gak mau, aku gak mau", kataku dalam hati mencoba menyangkal.
16053Please respect copyright.PENANAdXWXuaUvBo
"Bunda gak akan membuatmu sengsara nak, cukup Bunda saja yang merasakan itu", kataku dalam hati.
16053Please respect copyright.PENANAAo30SMXYaN
Tiba-tiba air mataku menetes, aku udah terlalu jauh. Aku gak mau mengkhianati Bang Najib, aku ingin menjadi istri setia. Tetapi aku gak bisa membohongi perasaanku sendiri. Bang Najib acuh terhadapku. Bahkan perhatian kecil pun tak mampu Bang Najib berikan padaku.
16053Please respect copyright.PENANAEMvaaa2v13
Apalagi sikap Bang Najib yang selalu mengekangku. Aku menjadi hidup seperti di dalam penjara. Sesekali aku menginginkan kebebasanku. Menghirup udara segar di alam terbuka dengan hijab dan cadar yang gak lagi melekat di tubuhku.
16053Please respect copyright.PENANAtmtRTnRBMJ
Aku tersenyum membayangkan itu, tiba-tiba aku kembali murung
16053Please respect copyright.PENANANsujrYJ1Se
"Apa aku salah Tuhan?", Kata-kata itu tiba-tiba terlontar di bibirku.
16053Please respect copyright.PENANAJqMs139C7F
"Apakah aku salah berharap kebahagiaan? Apa aku salah aku berharap lebih pada suamiku?", Kataku dalam hati.
16053Please respect copyright.PENANAB9dcILbUbo
"Aku lelah Tuhan, sangat lelah. Lelah selalu menjadi istri yang taat pada suaminya. Aku lelah, sangat lelah saat suamiku tak mampu memelukku saat aku sedih. Seperti mengadu tentang kehamilanku yang membingungkan, suamiku hanya melontarkan kata-kata yang tak mampu menenangkan dan melindungiku", kataku sesenggukan.
16053Please respect copyright.PENANA9eUjG3XCCC
"Apakah aku tak pantas untuk bahagia Tuhan? Maafkan aku jika aku berpaling dan menjadi perempuan pendosa", kataku masih sesenggukan.
16053Please respect copyright.PENANAAhCf8fYZ5m
Kuusap air mataku, lalu aku berdiri di depan cermin.
16053Please respect copyright.PENANADh1XsPmTNT
"Jangan rapuh Aqila, jangan rapuh. Kamu gak boleh menjadi perempuan lemah", kataku dalam hati.
16053Please respect copyright.PENANAptYusZkXYs
Kucoba tersenyum untuk menutupi kegundahan hatiku, dengan langkah gontai aku keluar kamar dalam keadaan tanpa cadar dan hijab.
16053Please respect copyright.PENANAE8Sw6g9Nir
Saat aku berjalan keluar kamar aku menabrak Togar. Aku terkejut, melihat Togar yang tiba-tiba kembali pulang.
16053Please respect copyright.PENANAYFRtnyFvgU
"Maaf Kak, ada yang ketinggalan", katanya dengan menatapku tanpa berkedip.
16053Please respect copyright.PENANANX2DLsyxgB
Aku malu dipandang seperti itu, lalu aku menunduk.
ns 15.158.61.20da2