
Saat ini aku yang sedang telanjang bulat sedang berdiri dengan putriku Husna yang telanjang bulat juga, dengan tangan melingkar di leherku.
3329Please respect copyright.PENANATJkKUHUEPS
Senyumnya yang cantik membuat nafasku memburu, apalagi sorot matanya dengan mata indahnya yang berwarna coklat dan bibir merahnya yang merona membuat aku tak kuasa untuk melumat bibirnya.
3329Please respect copyright.PENANAjSHN6L8ZZ0
"Elm muah" kulumat habis bibir Husna tanpa kecupan-kecupan kecil.
3329Please respect copyright.PENANAVyDiWQwd9U
Husna menarik lumatan bibirku dari bibirnya, Husna cemberut menatapku "Nafsu banget sih Mas?", Kata Husna.
3329Please respect copyright.PENANAcwg5ef6PAi
Kubelai wajahnya lembut, "Mas gak tahan Husna", kataku kembali melumatnya.
3329Please respect copyright.PENANAJjsj6hL7bG
"Muah, muah" kulumat bibir Husna.
3329Please respect copyright.PENANA9IGCPL15p3
Sekarang aku menggendong Husna ke atas ranjang, kulit kita saling bersentuhan. Ada desir yang gak bisa aku gambarkan. Ntah kenapa sensasi saat aku mencumbu Aini dengan sensasi saat aku mencumbu Husna berbeda.
3329Please respect copyright.PENANACfYsxudfsf
Aku sangat mencintai Aini, aku juga mencintai Husna. Tetapi letupan-letupan birahiku pada Husna tak bisa aku cegah. Bibirku masih melumat bibir merah Husna, aku hisap, jilat sampai Husna mendorongku "Udah Mas, Husna gak bisa nafas!" kata Husna dengan wajah cemberut manja.
3329Please respect copyright.PENANABmxybyb8By
"Kamu terlalu cantik buat Mas, Dek", kataku dengan nafas tersengal-sengal.
3329Please respect copyright.PENANA7B7hj6IcaR
Masih dengan tatapan cemberut manja Husna bilang sambil tersenyum manis "Nafsu banget ya sama anak sendiri? Padahal muka Adek kan sama kayak muka Mas."
3329Please respect copyright.PENANAps6pYUJzTv
"Mas melihat Adek seperti melihat Azzahra, ibumu", kataku dengan penisku yang sudah ereksi, aku gesek-gesekkan ke vagina Husna yang masih tertutup rapat.
3329Please respect copyright.PENANAKHyn3GYrEu
"Ahhhh Ayah", kata Husna mendesah sambil tangannya mencengkram pundakku.
3329Please respect copyright.PENANALLLOsQxoFI
"Masukkan Ayah!", Kata Husna.
3329Please respect copyright.PENANABe1CYvFqFa
"Bless" penisku mulai membelah vagina Husna.
3329Please respect copyright.PENANAUZ4Zto0zVT
Wajah Husna meringis menahan sakit, "Sakit Yah", kata Husna mencengkeram pundakku dengan erat.
3329Please respect copyright.PENANANgRQzM4FV4
"Tahan ya!", Kataku sambil mengusap keringat di wajahnya.
3329Please respect copyright.PENANAv7LytK5nMc
Kumasukkan perlahan, masuk lebih dalam agar Husna gak lagi merasakan perih.
3329Please respect copyright.PENANAU6W6eUFiUE
Jantungku berdetak kencang, melihat ekspresi Husna, nafsuku membuncah. Gesekan penisku di dinding vaginanya begitu nikmat, sampai aku memejamkan mataku menikmati sensasi yang membawaku melayang. Vagina Husna sangat memabukkan.
3329Please respect copyright.PENANAfreghl0fcR
Kutarik penisku, darah menempel di batang penisku. Putriku akhirnya melepas perawannya untukku.
3329Please respect copyright.PENANAZ0fU721XMg
Kumasukkan lagi penisku, kugenjot perlahan.
3329Please respect copyright.PENANA0Dji2nx6ii
"Ahhh Ayah", kata Husna mendesah dengan mendongakkan wajahnya.
3329Please respect copyright.PENANA5MNZcQUExg
"Masih sakit Sayang?", Tanyaku.
3329Please respect copyright.PENANASm3XhdAiA1
Husna tersenyum menatapku "Udah gak Mas", katanya tersenyum.
3329Please respect copyright.PENANADlBWhKzR7n
"Gonta ganti mulu Sayang manggilnya? Jadi aku ayahmu atau suamimu?", Tanyaku sambil menggenjotnya lebih keras.
3329Please respect copyright.PENANAPn5ZSG4pVO
"Ahhh ahhhh Mas", kata Husna mendesah keras.
3329Please respect copyright.PENANAYfKpd8BYJK
"Suamiku, ahhhh", kata Husna mendesah dengan menggigit bibir bawahnya yang merah.
3329Please respect copyright.PENANA5pascVEbQB
Kulumat lagi bibir merahnya "Elm, muah."
3329Please respect copyright.PENANAr3wAvAlRV6
Kugenjot lebih keras lagi, "Ahhhh" kataku mendesah.
3329Please respect copyright.PENANAXNsxCiiQFQ
Aku merasakan penisku mulai berkedut-kedut.
3329Please respect copyright.PENANAiXpRiSoCrH
"Husna pipis Mas, ahhh", kata Husna mencengkeram pundakku dengan erat sampai kukunya menancap di pundakku.
3329Please respect copyright.PENANAPW5p2LxgoO
Kucabut penisku yang sudah memuntahkan lahar panasnya, cairan semenku meluber keluar dari vagina Husna. Diiringi tubuh Husna yang mengejang hebat, menyemburkan cairan cintanya dengan kencang ke arah tubuhku.
3329Please respect copyright.PENANAqVJDlzh4u0
Aku tersenyum, karena Husna merasakan orgasme. Lalu aku berguling ke samping Husna.
3329Please respect copyright.PENANAVgtFVcK20k
"Enak Sayang?", Kataku menoleh ke arah Husna.
3329Please respect copyright.PENANAWyJWcGgsSp
"Enak Mas", kata Husna dengan nafasnya yang tersengal-sengal.
3329Please respect copyright.PENANAHEGy5GkTYY
Kulihat payudara Husna yang membulat besar, naik turun. Kutarik tubuh Husna agar dia menatapku. Sekarang kita rebah dalam posisi miring saling menatap.
3329Please respect copyright.PENANA8cxkvKsS8i
"Adek mau lagi atau udah capek?", Tanyaku.
3329Please respect copyright.PENANAfviI07yx7K
"Husna capek Mas", katanya tersenyum.
3329Please respect copyright.PENANAR4p1XvYAxL
"Ya sudah kita tidur ya!", Kataku.
3329Please respect copyright.PENANAMgETjLOrZK
"Iya Mas", kata Husna tersenyum manis.
3329Please respect copyright.PENANAV0kfibFD6m
Kukecup keningnya penuh rasa cinta "Muah."
3329Please respect copyright.PENANA7P3SuJyghV
"Bobo ya istriku!", kataku sambil merapikan rambutnya.
3329Please respect copyright.PENANAKticjCK0ld
"Iya, peluk Husna Mas!", Kata Husna sedikit manja.
3329Please respect copyright.PENANAauk3XXI1iO
Kupencet ujung hidungnya sekilas "Merem ya cantik!", kataku.
3329Please respect copyright.PENANANPjlprnNa0
Sekarang Husna sudah memejamkan matanya, dengan wajahnya menempel di dadaku. Saat ini yang aku rasakan bukan lagi nafsu, melainkan rasa sayang seorang ayah pada putrinya.
3329Please respect copyright.PENANAeWea34rCK0
Aku bangun sebentar untuk menarik selimut untuk menutupi tubuh telanjangku dan Husna. Kembali aku peluk erat Husna, "Muah" kukecup kening Husna sekejap.
3329Please respect copyright.PENANACYxAk1lbpR
***************3329Please respect copyright.PENANAYtBQ0AwixV
3329Please respect copyright.PENANAOfZdQLaCbB
Husna mendekatiku saat aku duduk melamun di depan pintu, "Mas, Mas kenapa?", Kata Husna ikut duduk di sampingku.3329Please respect copyright.PENANALj3MKOhRHJ
3329Please respect copyright.PENANABT7nsxYGjV
Lalu aku menoleh menatapnya "Mas gapapa Dek", kataku berbohong.
3329Please respect copyright.PENANA4sYp4mq1Fy
"Jangan berbohong Mas. Adek tau Mas memendam sesuatu", Kata Husna seakan bisa membaca pikiranku.
3329Please respect copyright.PENANAos72uJsTNh
Memang benar, aku memikirkan Aini saat ini. Ntah kenapa aku bisa mencintai bocah ingusan seperti Aini. Padahal usianya selisih 2-3 tahun lebih muda dari Husna.
3329Please respect copyright.PENANAKOPf5baQVt
"Husna tau, Mas lagi memikirkan seseorang kan?", Tanya Husna mencoba menebak.
3329Please respect copyright.PENANAHbOO20jUsK
"Kok Adek tau?", Tanyaku tersenyum menatapnya.
3329Please respect copyright.PENANAVMZRicH8gW
"Karena Husna anak Ayah. Gapapa Yah, kalau Ayah mencintai orang lain. Husna gak akan cemburu", kata Husna sambil memegang punggung tanganku.
3329Please respect copyright.PENANAOOUsFDu0mR
Kutatap Husna lekat, "Jujur meski Ayah menikah dengan Husna. Secara biologis Ayah tetap Ayah Husna. Dan perasaan kasih Ayah sebagai seorang Ayah lebih besar daripada layaknya sepasang suami istri", kataku.
3329Please respect copyright.PENANA6vww6jCr0L
"Husna paham Mas", kata Husna. Lalu Husna menyandarkan kepalanya ke pundakku.
3329Please respect copyright.PENANAhaRrkF5l0L
"Siapa perempuan yang beruntung itu Mas?", Tanya Husna.
3329Please respect copyright.PENANA9rUbEP9wUM
Kuambil hpku, kutunjukkan photo Aini. Husna menatap photo Aini dengan nafas yang berat.
3329Please respect copyright.PENANAMAx5YQ3Mxm
"Kayaknya lebih muda daripada Husna ya?", Tanya Husna menatapku dengan tersenyum.
3329Please respect copyright.PENANAZOBb4jjyHY
"Iya, dia masih kuliah", kataku.
3329Please respect copyright.PENANAg5NOM77tU1
Ntah apa arti tatapan Husna, dia tersenyum tetapi seperti menahan perasaan yang aku gak bisa mengungkapnya.
3329Please respect copyright.PENANAAGLl366RVZ
"Keren", kata Husna.
3329Please respect copyright.PENANAuCKdLAGN4E
"Kalau Husna izinin Mas untuk menikahinya, apakah Mas mau menikahi Aini?", Tanya Husna tersenyum.
3329Please respect copyright.PENANAyG07W8JNad
Kutatap Husna lekat "Menikah?", Tanyaku dengan perasaan campur aduk.
3329Please respect copyright.PENANAeyU5zjrrNB
Husna meneteskan air mata, lalu mengusapnya perlahan
3329Please respect copyright.PENANALECx7WwXdg
"Iya, Mas mau menikah sama Aini?", Tanya Husna.
3329Please respect copyright.PENANALa9B3G8UOg
Melihat Husna aku gak tega, tetapi aku gak bisa membohongi perasanku sendiri. Dengan mantap aku bilang "Iya, Mas mau."
3329Please respect copyright.PENANA1UuXHzLniS
"Bagaimana kalau besok Husna anterin Mas melamar Aini?", Tanya Husna dengan tatapan sendunya.
3329Please respect copyright.PENANAizFAu5QS6W
"Boleh", kataku mantap.
3329Please respect copyright.PENANAYAoIVqAfrr
****************3329Please respect copyright.PENANAM2BbkIKJq1
3329Please respect copyright.PENANAmvDR7SauLJ
Hari yang aku tunggu sudah tiba, aku, Husna dan orang tuaku datang ke rumah Aini. Ada perasaan berdebar di hatiku. Karena keinginan untuk merengkuh seutuhnya Aini menjadi kenyataan.3329Please respect copyright.PENANAMFAAQqk0gE
3329Please respect copyright.PENANAOZF0G0KaMo
"Tok tok tok, Assalamualaikum."
3329Please respect copyright.PENANAnI5gQcmZ5J
"Wa'alaikum salam" jawab seseorang dengan suara laki-laki.
3329Please respect copyright.PENANAqafozCVvAY
Sekarang kita sudah berada di ruang tamu, Ayah memberitahukan hajat kedatangannya kesini.
3329Please respect copyright.PENANAwSuw027TwO
"Aini, kemari Nak!", kata Ayah Liani memanggil Aini.
3329Please respect copyright.PENANAZMTDfg3ns7
Aini yang sekarang memakai hijab panjang, dengan kaos lengan panjang dan celana kain duduk di dekat Ayah Liani.
3329Please respect copyright.PENANAmsPGusL9Xg
"Iya Yah", kata Aini menunduk malu-malu.
3329Please respect copyright.PENANARiOJ5HZRqX
"Bagaimana Nak? Keputusan ada di tangan Aini", kata Ayah Liani.
3329Please respect copyright.PENANAC11mt0Cfui
Aini mengangguk perlahan, tetapi sorot mata ketidaksukaan mengarah ke arah Husna.
3329Please respect copyright.PENANArlNkQE8P9x
"Deg" perasaanku rasanya gak enak.
3329Please respect copyright.PENANAA7MPm4ma5T
Ada tatapan menakutkan Aini ke arah Husna.
3329Please respect copyright.PENANAvcpk0Be03S
Kulihat Liani dengan hijab segi empat, memakai pakaian serupa Aini berdiri di pojok ruangan. Tatapan matanya seperti menusuk jantungku.
3329Please respect copyright.PENANAexpNe9n4dx
***************3329Please respect copyright.PENANAS7dwhQOfpV
3329Please respect copyright.PENANAXzela9GJ6Q
Setelah aku dan keluargaku pulang dari rumah Aini, aku mencoba chat Liani. Kuajak Aini dan Liani untuk bertemu di sebuah cafe. Kuajak Husna juga bersamaku.
3329Please respect copyright.PENANA4i2z5PvlUQ
Di cafe, Aini dan Liani menatap tajam ke arah Husna. Husna hanya menunduk saja dengan memegang erat tangannya sendiri.
3329Please respect copyright.PENANAjj3bhGtt7Y
Tatapan Aini sinis ke arah Husna, begitu juga Liani.
3329Please respect copyright.PENANAM593eyVK0o
Hari ini Husna memakai pakaian serba hitam, dengan hijab dan cadar berwarna hitam juga.
3329Please respect copyright.PENANA0L7kl13W80
Liani mulai membuka obrolan "Sebenarnya Liani sakit hati, Liani gak suka dengan sikap Om. Katanya Om mencintai Kak Aini, tetapi malah mencoba menjadikannya madu?", Katanya dengan mendengus kesal.
3329Please respect copyright.PENANALONeZKCyzO
"Biar Om jelasin. Sebenernya Om melamar Aini atas permintaan Husna istri Om", kataku.
3329Please respect copyright.PENANA01yJ58fXVv
"Oh jadi bukan atas dasar inisiatif Om sendiri?", Tanya Liani dengan tatapan sinis ke arah Husna.
3329Please respect copyright.PENANAadpw4lOAMc
Kulihat Husna meledak tangisnya dan mencoba berlari meninggalkan kami.
3329Please respect copyright.PENANAppCb9O5k8d
"HEH NINJA!!", Kata Liani.
3329Please respect copyright.PENANAXB40WU4lSI
Liani menarik tangan Husna, dengan kasar Liani menarik cadar Husna sampai terlepas.
3329Please respect copyright.PENANA5lgCsZHjGt
"Loh kok?", Kata Liani bertanya-tanya.
3329Please respect copyright.PENANAkqyEC3xaDb
"Dia siapa Om? Kok mirip Om mukanya?", Kata Liani.
3329Please respect copyright.PENANAjuFAC6QA7M
"Dia putri Om", kataku.
3329Please respect copyright.PENANAcxTWknWkv1
"Kok kalian menikah?", Tanyanya.
3329Please respect copyright.PENANA9jl2DMfQjP
Kujelaskan semuanya, kuceritakan dengan detail.
3329Please respect copyright.PENANA8rDEEU9FAy
Liani tertawa terpingkal-pingkal mendengar penjelasanku, "Gila ya, Liani baru tau yang seperti itu", kata Liani.
3329Please respect copyright.PENANACBokCxsq7g
Lalu Liani duduk di samping, mendekati Aini "Jadi kita marahnya udahan atau gimana Kak?", Kata Liani sambil merangkul Aini.
3329Please respect copyright.PENANANpeHGr5kVa
Aini hanya tersenyum, lalu mendekati Husna duduk di sampingnya "Maaf ya Kak", kata Aini menghapus air mata Husna.
3329Please respect copyright.PENANAs6UWWNxlra
Lalu Aini memeluk Husna dengan erat, dengan menempelkan wajahnya ke pipi Husna.
3329Please respect copyright.PENANABXamgDh6wx
***********3329Please respect copyright.PENANAgnr5qiK6LC
3329Please respect copyright.PENANA9r4VYf7QGq
Hari pernikahanku dengan Aini sudah dimulai, setelah Ijab Qabul selesei aku dan Aini resmi menjadi sepasang suami istri.3329Please respect copyright.PENANAWSFZur9Cvq
3329Please respect copyright.PENANA1iBFqSJTpm
Ada perubahan dari sikap Husna, dia menjadi penyendiri dan pendiam. Seperti mengetahui apa yang kurasakan "Mas memikirkan Husna ya?", Tanya Aini.
3329Please respect copyright.PENANAIiHca9G8cs
"Iya", kataku dengan menahan kesedihan.
3329Please respect copyright.PENANATCWJB7d9Px
"Mas tunggu disini ya! biar Aini ke kamar Husna dulu", kata Aini.
3329Please respect copyright.PENANAV7jxJhdrCs
Setelah itu aku gak tau apa yang akan dilakukan Aini. Ntah kenapa aku takut terjadi apa-apa dengan Husna. Kulangkahkan kakiku mengikuti Aini.
3329Please respect copyright.PENANAW1cdXtZr2M
"Mas, Mas, Husna Mas!!", Teriak Aini.
3329Please respect copyright.PENANAFK1iitcmAY
Karena teriakan Aini, Ayah, Ibu pun ikut berlari ke kamar Husna. Mulut Husna berbusa, dengan mata mendelik putih.
3329Please respect copyright.PENANAAFsOARMz4L
"Dek, Dek!!", Kataku dengan menepuk pipi Husna perlahan.
3329Please respect copyright.PENANAtpHmPw0Dew
"Husna, ini Nenek. Bangun Husna!!", Kata ibuku menangis menggoyangkan tubuh Husna.
3329Please respect copyright.PENANA8LzKYGY6yB
Ayahku hanya berdiri mematung, lalu jatuh terduduk lemas. Dengan tenagaku yang tersisa aku gendong Husna ke dalam mobil. Ayah, Ibu, Aini masuk ke dalam mobil. Setelah itu mobilku melesat ke arah rumah sakit.
3329Please respect copyright.PENANArWzaBhfP1S
"Siyal! Siyal! Siyal!", kuklakson mobil yang berada di depanku.
3329Please respect copyright.PENANAnDClKQ1OyX
Jalanan macet tak terkendali, "BANGSAT!!", Kataku mulai emosi.
3329Please respect copyright.PENANAoXsxqOhSWV
Kupesan ojek online, kubilang kepada ayahku "Ayah yang gantiin bawa mobil ya? Amir pakai ojol aja."
3329Please respect copyright.PENANAqx6iM2id0b
Ayah mengerti lalu mengambil alih kemudi. Sekarang dengan gak sabaran aku menunggu ojek online yang gak kunjung datang.
3329Please respect copyright.PENANAQIn9KuwZgP
Kutatap putriku yang gak berdaya, air mataku mulai berderai. Aku gak mau kehilangan orang yang aku cintai kedua kali. Aini memegang punggung tanganku, lalu menatapku lekat.
3329Please respect copyright.PENANADWuQlnXdFe
"BANGSAT!! Lama banget driver ojek", kataku kesal.
3329Please respect copyright.PENANAkdr32NiQzL
Waktu bergerak begitu cepat, sudah lima belas menit mobilku terjebak kemacetan.
3329Please respect copyright.PENANATeUO2A97kG
Ada chat dari driver ojol, kukirim lokasi dimana mobilku terjebak kemacetan. Ya meski mobilku bergerak, tetapi bergerak gak begitu jauh dari tempat semula. Hanya bergerak dengan jarak yang rapat dengan kendaraan yang berada di depan.
3329Please respect copyright.PENANAdIhUwJ8WsF
Kaca mobilku diketuk "Tok tok tok."
3329Please respect copyright.PENANA7m5FGf0V0O
"Ini Pak Amir ya?", Tanya driver ojol.
3329Please respect copyright.PENANA5lkeVzi38Q
"Iya bener Pak", kataku.
3329Please respect copyright.PENANAff358MrdPB
"Ai tolong, bantu Mas!", Kataku meminta tolong Aini untuk membantuku memapah Husna.
3329Please respect copyright.PENANApxh0Eec7FK
Sekarang Husna udah aku papah untuk duduk di jok motor ojol lalu aku duduk di belakangnya.
3329Please respect copyright.PENANAQ37otJUnVN
"Ke rumah sakit xxxxx ya Pak!", Kataku.
3329Please respect copyright.PENANAbhO6INRqUp
"Baik Pak", kata driver ojol.
3329Please respect copyright.PENANAcikkrmHW7E
Motor mulai bergerak secara perlahan, saking gak sabarnya aku menyuruh Driver ojol menancap gas lebih cepat.
3329Please respect copyright.PENANAQfWvLUihGh
"Lebih cepat bisa Pak? Saya buru-buru Pak", kataku mulai sesenggukan.
3329Please respect copyright.PENANA16j4T7U51l
"Maaf Pak ini udah maksimal. Kondisi jalanan macet parah", kata driver ojol.
3329Please respect copyright.PENANABeJO013UuG
"Siyal, siyal siyal!!!", Kataku memaki diriku sendiri.
3329Please respect copyright.PENANA7qqtfrEwif
"Sabar ya sayang!! Kamu bertahan ya!!", Kataku pada Husna dengan sesenggukan.
3329Please respect copyright.PENANAwlpZmTbwnt
"Masih jauh ya Pak?", Tanyaku ke driver ojol.
3329Please respect copyright.PENANAQbPHSMXyn0
"Lumayan Pak", kata driver ojol.
3329Please respect copyright.PENANAdfAgs57d8u
Kuhembuskan nafas panjang "Huuuuuuh."
3329Please respect copyright.PENANAgmGbZstZ5U
"Siyal!!", Kataku memaki karena di depanku ada kemacetan parah karena kecelakaan.
3329Please respect copyright.PENANA7DIIXEPBe4
"Bisa gak Pak cari jalan pintas?", Tanyaku gak sabaran.
3329Please respect copyright.PENANAMilRJEWNBP
"Bisa Pak, tapi agak jauh", kata driver ojol.
3329Please respect copyright.PENANAm1ixBPhEuw
"Huuuuuuuh" aku menghembuskan nafas panjang.
3329Please respect copyright.PENANAKviYBnRSXe
"Ya udah Pak, gapapa", kataku dengan putusasa.
3329Please respect copyright.PENANAazn1eEQM0f
Motor mulai memasuki gang sepi, hanya ada beberapa rumah. Perasaan sedih mulai menyeruak di dalam hatiku. Perasaan marah karena gak kebecusanku menjaga putri semata wayangku yang telah lama hilang meledak-ledak.
3329Please respect copyright.PENANAQWcDJEhxar
Aku gak tau, apa yang harus kulakukan. Ga ada yang bisa aku perbuat. Yang bisa aku lakukan, hanya memeluk putriku dengan erat. Kuberharap, putriku bertahan dan kuucapkan kata maafku untuknya.
3329Please respect copyright.PENANANjI1MTdBnr
Hanya karena keegoisanku, hanya karena cinta yang membutakan hatiku. Aku mengabaikan perasaan Husna. Di dalam senyumannya, aku baru menyadarinya ada perasaan cemburu dari dasar hatinya.
3329Please respect copyright.PENANAa6WX2aVzlR
Tetapi aku bodoh, aku hanya mementingkan diriku saja.
3329Please respect copyright.PENANA6mH1NAYWrQ
"Hampir sampai Pak", kata driver ojol.
3329Please respect copyright.PENANAKrgvuWbXQS
"Bertahan ya Nak!!", Kataku pada Husna.
3329Please respect copyright.PENANAwRM1cLnHMl
Motor mulai bergerak, berjalan menuju jalan besar. Aku mulai tersenyum, saat aku melihat gedung rumah sakit.
3329Please respect copyright.PENANA7TSDB7Io4u
"Udah sampai Pak", kata driver ojol.
3329Please respect copyright.PENANA0G8BZm0HMN
"Udah sampai sini aja Pak!", Kataku.
3329Please respect copyright.PENANAosY7GmvRwl
Setelah aku selesai membayar, kugendong Husna. "Sust, Sust, tolong anak saya Sust!!", kataku dengan sesenggukan.
3329Please respect copyright.PENANA4UNjpgjL6E
Husna sekarang rebah di atas ranjang dorong, aku menangis sesenggukan di sampingnya. Kupegang telapak tangan Husna dengan erat.
3329Please respect copyright.PENANATxmbh6qAla
"Kamu pasti kuat Nak, ada Ayah disini", kataku sesenggukan.
3329Please respect copyright.PENANAsLA9ol2GNL
Ranjang dorong itu masuk ke ruang IGD, "Bapak tunggu di luar ya!", Kata suster.
3329Please respect copyright.PENANAXnXdXrQQ6G
"Tapi Suster?", Kataku berusaha masuk ke dalam menemani putriku yang aku cintai.
3329Please respect copyright.PENANA38kgrzLeOq
"Bapak tunggu di luar!", Kata suster lagi.
3329Please respect copyright.PENANAF8pr8mszID
Dengan terpaksa aku menunggu di luar dengan langkah gontai. Rasanya tubuhku lemas gak berdaya.
3329Please respect copyright.PENANA6uLS09IpWd
"Mas", ada suara memanggilku.
3329Please respect copyright.PENANA8UH0JVb4G5
Kulihat Aini berlari ke arahku, Aini memelukku dengan erat.
3329Please respect copyright.PENANAhr9sA616zO
"Pasrahkan pada Tuhan Mas!", Kata Aini lembut.
3329Please respect copyright.PENANA5Kipaj1egf
Tangisku meledak, kubenamkan wajahku ke dalam pelukan Aini. Aini mengusap-usap punggungku. Di dalam pelukan Aini, kesedihanku terasa menguar, membuat bayangan-bayangan masa lalu terbayang di dalam pikiranku.
3329Please respect copyright.PENANAgugVhzU6L3
Pikiranku melayang ke 38 tahun silam, saat Azzahra merintih kesakitan menahan perihnya cambuk menghantam tubuhnya.
3329Please respect copyright.PENANAJJywOThd0c
Tubuhku menggigil, kupegang tangan Aini dengan erat. "Aku takut Ai", kataku sesenggukan.
3329Please respect copyright.PENANAhBZQJ1RzoY
"Ada Ai disini Mas. Husna pasti bertahan", kata Aini menenangkanku.
3329Please respect copyright.PENANAM8zGBVazt0
Tetapi semua itu sia-sia, trauma yang menghantuiku bertahun-tahun mulai muncul di dalam pikiranku.
3329Please respect copyright.PENANAvJPnWGezRt
Gak hanya trauma yang menyiksa, kebencianku yang telah lama terkubur kembali muncul.
3329Please respect copyright.PENANAWH8YKT5YAw
Pintu IGD dibuka, aku langsung menghambur ke arah dokter.
3329Please respect copyright.PENANA4Xg8LJdYJb
"Gimana Pak, anak saya?", Tanyaku.
3329Please respect copyright.PENANAbaR0Isx9PN
Dokter hanya menunduk lesu, "Maaf Pak, kami gak bisa menolong anak Bapak."
3329Please respect copyright.PENANAKf22yvoOav
TAMAT
3329Please respect copyright.PENANAlj9bHF26rl