Nero melotot melihat tubuh berisi Waka penutup dadanya begitu tipis hingga putingnya tercetak jelas. Melihat Nero yang terpesona padanya, Waka berinisiatif menggodanya dengan berbalik badan—menampakkan punggungnya yang putih bersih.474Please respect copyright.PENANAPhpR2ikCeS
474Please respect copyright.PENANAIEU3oVyTvs
"Mau bermain sebuah permainan, Tuan?" ucap Waka lirih.474Please respect copyright.PENANAfK43TOG5c9
474Please respect copyright.PENANAwK0KSN3IK3
"Main apa!?" balas Nero penasaran, berusaha mendekati Waka, tapi ia terus menjaga jarak.474Please respect copyright.PENANAKIUByMsVKf
474Please respect copyright.PENANAfa8IN8gVqk
Waka melirik ke arah Rara yang tepar, lalu tersenyum tipis, dan berbisik kecil pada Nero.474Please respect copyright.PENANA0CclSWT1UD
474Please respect copyright.PENANA44DgrN3JXp
"Tuan, mumpung Rara tidur... Bagaimana kalau kita ke tempat pelacuran," bisik Waka.474Please respect copyright.PENANAA6L0Gxznp9
474Please respect copyright.PENANAUgPPGxzn5j
"Apa!? Waka kau...."474Please respect copyright.PENANANiFbZ5yhhD
474Please respect copyright.PENANAk4ICCe9GpK
"Shhtttt.... Jangan sampai Rara bangun, tadi aku sudah mencampurkan ramuan perangsangnya pada makanannya, hingga ia menjadi sangat sensitif. Tuan, aku tau kau ingin melacurkan? Serahkan padaku, akan kubawa kau ke tempat pelacuran terbaik di kota ini."474Please respect copyright.PENANArCdoKmMJCY
474Please respect copyright.PENANA9Wu7OqMBgF
"Waka, kau sungguh—mengerti tentangku," bisik Nero sambil mengecup lembut pipi Waka.474Please respect copyright.PENANAbGUrOnJHDH
474Please respect copyright.PENANAvQwNEQdEBl
Tangan nakal Waka lalu bergerak ke bawah meraih kontol Nero, dan mengelusnya dengan lembut.474Please respect copyright.PENANAjWRxVB5dPt
474Please respect copyright.PENANAsyzJqwxUe2
"Tuan, ayo kita main petak umpet. Aku akan pergi duluan ke distrik pelacuran, dan Tuan harus cari aku."474Please respect copyright.PENANATmJwT7Z5Nq
474Please respect copyright.PENANASDe6TGUDja
"Mencarimu? Tapi aku baru pertama kali datang ke kota ini!"474Please respect copyright.PENANALJA702NuPs
474Please respect copyright.PENANAOsVf5ufsIf
Waka tersenyum kecil, lalu mengambil mantel panjang dan menutup pakaian seksinya. Ia lalu melepas bando maid di kepalanya, dan melemparkannya pada Nero.474Please respect copyright.PENANAhGanOlOvbQ
474Please respect copyright.PENANAqtOxqf7ZFJ
"Aku akan melepas pakaianku untuk memberimu petunjuk! Sebaiknya kau cepat sebelum aku benar-benar telanjang bulat...."474Please respect copyright.PENANAeevWHU918A
474Please respect copyright.PENANAZsXNK12klP
Waka melempar bandonya, lalu berlari kecil keluar dari kamar. Nero melihat ia pergi dengan tertegun, ia tak menyangka Waka akan senakal itu, padahal ia baru kehilangan keperawanannya beberapa minggu yang lalu.474Please respect copyright.PENANAoMjOepz5pI
474Please respect copyright.PENANAo9ZJF85y9H
*****474Please respect copyright.PENANASABjvqvWEl
474Please respect copyright.PENANAZ1SLQBejag
Nero mengikuti instingnya, ia mengendus bau Waka dan berkeliling tak tentu arah di distrik pelacuran. Ia tak bisa menemukan petunjuk yang Waka tinggalkan, dan akhirnya ia lebih memilih untuk bertanya pada orang-orang.474Please respect copyright.PENANAe3VvUgNHLv
474Please respect copyright.PENANARQcbIUYzlm
"Oh, gadis itu. Tadi aku melihatnya pergi ke rumah bordir itu," tunjuk seorang pria yang setengah mabuk pada Nero.474Please respect copyright.PENANAt3SBNop83D
474Please respect copyright.PENANARaaGUCKepO
"Terimakasih."474Please respect copyright.PENANAaZkKklGSM9
474Please respect copyright.PENANAhZ3BwpkusP
Nero berjalan ke tempat yang pria itu tunjuk dan benar saja ia menemukan sebuah bh yang tadi dikenakan Waka. Ia memungut satu demi satu pakaian Waka yang sengaja ia tinggalkan di tepi jalan, dan sampailah ia di sebuah rumah pelacuran yang dipenuhi oleh pria-pria berotot, dan om-om tua.474Please respect copyright.PENANANytBlFGG9O
474Please respect copyright.PENANAQwCO3ZxfXv
Ia melihat Waka yang tengah digoda oleh seorang om-om, dan segera menghampiri lalu menariknya pergi.474Please respect copyright.PENANAABVpBdETEG
474Please respect copyright.PENANANK9BMFW6Vc
"Maaf, Om wanita ini adalah punyaku!" seru Nero ketus, sambil menarik Waka yang berbalut mantel panjang.474Please respect copyright.PENANADUybgv81AJ
474Please respect copyright.PENANAkSEkfnLYoU
Waka salah tingkah karena perlakuan Nero padanya, ia balik menarik tangan Nero, dan mencium bibirnya di tengah keramaian.474Please respect copyright.PENANADuE1R5x1c8
474Please respect copyright.PENANAPIvk22FdFc
"Waka! Apa yang kau lakukan!?" seru Nero dengan wajah memerah, sambil menoleh ke kanan, dan ke kiri.474Please respect copyright.PENANAD9GY8VZU5c
474Please respect copyright.PENANAdGQXnXuFRB
"Sshhtttt! Diam! Akan kutunjukkan sesuatu yang menarik, Tuan," ucap Waka sambil menarik Nero masuk lebih dalam ke rumah pelacuran itu.474Please respect copyright.PENANAmOi1BWi5g6
474Please respect copyright.PENANASm88vhLakM
*****474Please respect copyright.PENANAbeaMLgTtGb
474Please respect copyright.PENANA8bAMLDJF2L
"Sudah siap?" tanya seorang pria pada seorang gadis muda yang tengah memakai riasan.474Please respect copyright.PENANAmrN88wnFWt
474Please respect copyright.PENANAMcfj57Ik8p
Gadis itu hanya diam, matanya datar menatap ke pantulan dirinya di depan cermin. Air matanya telah lama kering, matanya sayu, dan tangannya terlihat gemetaran.474Please respect copyright.PENANA7c3JaomIQf
474Please respect copyright.PENANA14n7cEnMFe
"Astaga, kau masih takut? Bukankah sudah kuberi obat... Apa kau meminumnya?"474Please respect copyright.PENANAlWI0FtVTox
474Please respect copyright.PENANA9MURJE40CS
Gadis itu mengangguk pelan, ia menatap pria di depannya itu dengan tatapan sedih.474Please respect copyright.PENANAR70tOkS7ZU
474Please respect copyright.PENANATyfGGQE4tr
"Kenapa kau menatapku seperti itu? Sudah tak ada jalan untuk kembali! Lakukan tugasmu!"474Please respect copyright.PENANAhGePR2DLai
474Please respect copyright.PENANA5Kh38LLVmK
Pria menarik gadis dan mencengkram pipinya, lalu mencium bibirnya dengan ganasnya. Gadis itu berusaha berontak, tapi pria itu terus melumat bibirnya.474Please respect copyright.PENANACgUUVlWdCb
474Please respect copyright.PENANAZlDIsMKBwV
"Sial! Kau manis sekali, Rina." bisik pria itu sambil meremas teteknya.474Please respect copyright.PENANAPOCTwyIRKy
474Please respect copyright.PENANAQwrnghc4iS
Rina berusaha menahan tangis agar riasannya tak luntur, ia hanya bisa berharap pria itu selesai memuaskan hasratnya.474Please respect copyright.PENANAsE2C61dBq4
474Please respect copyright.PENANA1VKp8S9IM9
"Um, sial. Aku kebablasan. Rina, setelah show nanti datanglah ke ruanganku."474Please respect copyright.PENANAB933DyNapL
474Please respect copyright.PENANALUKr3tTiZj
Pria itu melepaskan Rina, lalu membimbingnya yang gemetar berjalan menuju tempat show.474Please respect copyright.PENANA0PpFjOibfL
474Please respect copyright.PENANAME8su2xIM9
*****474Please respect copyright.PENANAmv5pl2zeXh
474Please respect copyright.PENANAliXofzoSbx
Nero di bawa Waka ke sebuah tempat pertunjukkan yang berada tepat di bagian dalam tempat pelacuran. Ketika masuk ke sana, Waka langsung saja melepas mantel yang merupakan satu-satunya kain penutup tubuhnya.474Please respect copyright.PENANAeWvIuZAHL4
474Please respect copyright.PENANA3Np2ooEZd6
Nero ingin berteriak menghentikan Waka, tapi ia sadar kalau di sekelilingnya orang-orang pada telanjang bulat. Beberapa di antara mereka bahkan ada yang ngentot secara terbuka tanpa memperdulikan orang-orang yang ada di samping mereka.474Please respect copyright.PENANAaAUIpPIeNv
474Please respect copyright.PENANAwEGldiuIxJ
"Waka tempat apa ini?" tanya Nero penasaran, tak dapat menahan godaan melihat pesta seks di hadapannya.474Please respect copyright.PENANAZKmFHNMmva
474Please respect copyright.PENANA4h9NMPksUg
"Selamat datang di M&F, Tuan. Di tempat ini kau bisa ngentot sebebasnya dengan sensasi berbeda." jelas Waka lalu melucuti satu demi satu pakaian Nero.474Please respect copyright.PENANA3ORYhGCXbz
474Please respect copyright.PENANAdVUe0KDz5I
Waka tersenyum saat melihat kontol Nero yang sudah berdiri tegak karena pemandangan di sekitarnya. Waka memeluk Nero, dan membekap kepalanya dengan dadanya.474Please respect copyright.PENANAceyibDuMvA
474Please respect copyright.PENANAjDs6tmD5t7
Ia mengendong Nero layaknya anak-anak, dan duduk di kursi sofa panjang di mana dua orang pasangan tengah ngentot. Waka mendudukkan Nero, dan naik di atas tubuhnya—ia arahkan penis Nero tepat ke lubang senggamanya, lalu memasukkannya secara perlahan.474Please respect copyright.PENANAFPtXMtEYgn
474Please respect copyright.PENANAvIo25tMlXO
"Ugghhh! Ini luar biasa.... Ahhhhhh! Tuannnn!"474Please respect copyright.PENANAgLGUyyY6XC
474Please respect copyright.PENANAfeKA4EA11d
Waka mendesah, lalu menaik turunkan tubuhnya di atas kontol Nero yang berdiri tegak. Nero memegangi pinggul Waka untuk mengatur tempo, pasangan ngentot yang berada di samping mereka terlihat menyaksikan.474Please respect copyright.PENANArz5R6zWeKD
474Please respect copyright.PENANAfCswW8cHIO
"Ahhhh.... Sensasi ini..... Luar biasa..... Orgy memang terbaik!" gumam Nero yang kali ini berusaha mengimbangi Waka.474Please respect copyright.PENANAnY4oH19Dza
474Please respect copyright.PENANAnDtb3WSERc
Ketika Nero tengah asik ngentot, tiba-tiba tirai panggung terbuka. Sesosok gadis cantik dengan sehelai pakaian terlihat berdiri di kelilingi 3 pria besar berkulit hitam.474Please respect copyright.PENANAQVtY719fK5
474Please respect copyright.PENANAYWH6u6tcci
"Waka.... Siapa itu?" tanya Nero di sela-sela sodokannya.474Please respect copyright.PENANA5stKDUE8tl
474Please respect copyright.PENANARZHVnHeQvi
"Oh itu, jadi dia yang akan jadi bintang malam ini. Uh, cantik juga..." tanggap Waka, sambil melirik sekilas gadis di atas panggung.474Please respect copyright.PENANAwBQQjyDmOo
474Please respect copyright.PENANApANoJXKl4O
"Bintang?"474Please respect copyright.PENANAoP0ggzv3Uf
474Please respect copyright.PENANAw3xZGGX8ax
Nero terlihat bingung, tapi rupa gadis itu memang menggairahkan. Melihatnya saja sudah membuat Nero semakin bernafsu—ketika membayangkannya dirinya ngentot di depan gadis secantik itu.474Please respect copyright.PENANARAZ9VBPKCS
474Please respect copyright.PENANAogrKmV5P9L
Hal yang tak Nero duga terjadi, 3 pria yang mengelilingi gadis itu tiba-tiba menggerayangi gadis itu dari berbagai sisi. Gadis itu terlihat meringis ketika tangan kasar laki-laki itu menarik paksa satu helai pakaian yang melekat di tubuhnya.474Please respect copyright.PENANAweWhzQhAL1
474Please respect copyright.PENANA5G2VqtKBRS
Semua orang bersorak melihat tubuh telanjang gadis itu, semua orang meneriakkan namanya, dan memanggil nya Rina.474Please respect copyright.PENANA68xUyTSOLe
474Please respect copyright.PENANAeVDnJJEwxF
"Rinaa kau yang terbaik!"474Please respect copyright.PENANAT4NmhU2qH1
474Please respect copyright.PENANA3jjzYgxIoW
"Rinaaa! Berjuanglah!"474Please respect copyright.PENANAMWLXjXf0yK
474Please respect copyright.PENANAH3kymQbjtR
Seru para pria mesum yang tengah ngentot dengan pasangannya masing-masing.474Please respect copyright.PENANA32Dj3574hM
474Please respect copyright.PENANAhL9BPpeVto
Rina tersenyum kecil, setitik air mata jauh dari matanya saat tubuhnya di angkat paksa oleh salah satu laki-laki.474Please respect copyright.PENANAqCoyzLcWu2
474Please respect copyright.PENANAg38PTzOvjf
"Aaaaaaaaaaaaaaaa!"474Please respect copyright.PENANA5Me04iW0tv
474Please respect copyright.PENANAa4y6dDVPMH
Rina menjerit keras, saat penis besar pria itu menembus vaginanya. Pria itu menggoyang badan Rina dari depan dengan sangat kasar hingga membuat Rina menjerit kesakitan. Tak sampai di situ dua pria lain merentangkan tangan Rina, dan bermain dengan payudaranya.474Please respect copyright.PENANAT32TRF1xay
474Please respect copyright.PENANAqsMGwMkwe5
"Uuuuuuaaaaaaaaahhh"474Please respect copyright.PENANAJf37o5wr7b
474Please respect copyright.PENANAE3yQ8zJ9zO
Beberapa saat kemudian pria itu mencapai klimaks, dan vagina Rina dibanjiri oleh pejunya. Wajah Rina tampak tak karuan, ketika pria itu berganti giliran dengan pria yang lainnya.474Please respect copyright.PENANAbwkCEHs5fd
474Please respect copyright.PENANA8XqQaha0Xq
Satu kontol besar kembali menghujam ke dalam vagina Rina, tak cukup sampai di situ pria satu lagi menggunakan mulut Rina untuk memuaskan kontolnya.474Please respect copyright.PENANAcCFoEywjDl
474Please respect copyright.PENANADXgj7H1LK4
Rina disodori kontol dari depan dan belakang, keduanya terus mengenjot dirinya tanpa peduli Rina terus mengiba untuk dilepaskan.474Please respect copyright.PENANA4Og9VJuzFk
474Please respect copyright.PENANAkIY7DMwW8w
"Aasrrgghhhhh!!!!"474Please respect copyright.PENANALSuRYh4D3u
474Please respect copyright.PENANAZBM8cAD1r5
Pertunjukan di depannya membuat Nero panas, ia makin cepat menggenjot Waka hingga akhirnya ia mencapai klimaks secara bersamaan dengan dua pria yang men gangbang Rina.474Please respect copyright.PENANAKiOvd8el3w
474Please respect copyright.PENANA8rQlikWtpv
Crooootttt!474Please respect copyright.PENANA367VClPRpX
474Please respect copyright.PENANAsvBFItwObc
Peju Nero dengan derasnya menyembur dalam memek Waka, rupanya tak hanya Nero yang klimaks beberapa orang di ruangan itu juga mencapai klimaks di saat yang hampir sama. Mereka semua terangsang melihat pertunjukan Rina yang tengah di perkosa.