
Kabar tentang pesta seks di paviliun Nero tersebar luas ke telinga para penghuni istana. Mereka bergunjing tentang Nero, dan bertanya dalam hati—kenapa Ratu Anri membiarkan hal itu terjadi di istananya.
176Please respect copyright.PENANAieX3ULu0wc
Putri Yua yang tahu tentang pesta seks Nero, menuntut Ratu Anri agar mengusir Nero dari istana. Meski Putri Yua sudah menyiapkan berbagai alasan agar Ratu Anri mengusir Nero, tapi Ratu Anri memilih untuk tak melakukannya.
176Please respect copyright.PENANALzp8XCpNoq
"Yua, Nero adalah sosok yang penting untuk Kerajaan kita. Keberadaannya mungkin bisa menjadi senjata rahasia untuk menghadapi serangan Dogma." jelas Ratu Anri, tapi Yua tetap kukuh.
176Please respect copyright.PENANARVsu3Sah7X
"Binatang itu senjata rahasia kita? Apa Ibunda sudah gila? Bagaimana mungkin binatang yang hanya tau berhubungan badan menjadi senjata rahasia. Ibunda jangan cari alasan! Kalau Ibunda tak mau mengusirnya, biar aku sendiri yang mengusirnya!" kata Putri Yua dengan nada marah, dan kecewa pada Ratu Anri.
176Please respect copyright.PENANAhEAW6M6afY
Ratu Anri mencoba memanggil Putri Yua yang marah tapi tak didengar. Ratu Anri melihatnya pergi dengan perasaan tak enak, sebagai seorang ibu ia tak ingin putrinya ikut terlibat dalam masalahnya dengan Nero.
176Please respect copyright.PENANAxWTGP47Rpk
"Badai akan segera tiba, aku yakin Dogma pasti akan datang untuk balas dendam...." gumam Ratu Anri dengan raut khawatir, menatap lukisan besar mendiang Raja yang terpampang di atas singgasana.
176Please respect copyright.PENANAjLzjC5gr7o
*****
176Please respect copyright.PENANAzSDlqSTaHK
Putri Yua dihadang oleh Julius saat ia hendak masuk ke paviliun Nero. Julius yang ada dalam wujud lelaki tampan mencoba membujuk Putri Yua untuk mengurungkan niatnya.
176Please respect copyright.PENANAaWu9KzZuNL
"Tuan Putri, tak ada yang menarik di sini. Orang sepertimu tak seharusnya berada di tempat ini," kata Julius, sambil menghalangi pandangan Putri Yua pada bagian dalam paviliun.
176Please respect copyright.PENANAErXS27p4Rc
"Minggir! Biarkan aku masuk! Aku harus bicara pada Tuanmu!" desak Putri Yua, tapi Julius terus menahannya.
176Please respect copyright.PENANAnTHBs5wVQJ
"Papa tak mengizinkan siapapun masuk hari ini. Hari ini dia ada tamu, kalau kau terus mendesak... Aku bisa mengusirmu paksa," ucap Julius tak merasa takut pada status sosial Putri Yua.
176Please respect copyright.PENANAFRWowItTbX
"Kau tak akan berani! Minggir!"
176Please respect copyright.PENANAvediCXnWWj
Putri Yua terus mendorong Julius dengan keras kepala, hingga akhirnya Julius menyerah untuk menahan Putri Yua.
176Please respect copyright.PENANANnMcEIGgU0
"Baiklah, kau boleh masuk. Tapi apa pun yang kau lihat nanti, kuharap kau tidak menyesalinya," kata Julius yang sudah menyerah menghadapi sifat bebal Putri Yua.
176Please respect copyright.PENANAC8mBAdCm0T
Setelah Julius melepasnya, Putri Yua langsung berlari dengan mengangkat rok panjangnya ke sisi belakang paviliun. Di sepanjang langkah kakinya Putri Yua melihat puluhan pakaian dalam yang berserakan, Putri Yua menguatkan mentalnya saat suara ribut teriakan wanita terdengar dari balik dinding terakhir yang ia lewati.
176Please respect copyright.PENANAwmkuwd9Gv2
"Nero.... Beraninya dia... Siang bolong begini melakukan hal mesum seperti itu...." gumam Putri Yua, lalu dengan satu langkah ia sampai di kolam renang tempat suara gaduh itu berasal.
176Please respect copyright.PENANAEgVYD0ot79
"Ahh.... Ahh.... Ahh..... Hebat! Tuan lakukan lebih kuat... Ah...."
176Please respect copyright.PENANAaJOQmgSw6z
Hal yang pertama yang Putri Yua adalah Nero yang sedang menyodok Waka dari belakang, kolam renang itu dipenuhi oleh wanita-wanita bugil yang saling menjilat. Putri Yua berteriak, mengagetkan semua orang yang ada di sana—tak terkecuali seorang bocah yang dengan semangatnya ngentot dengan Maki di bawah terik matahari.
176Please respect copyright.PENANAHzqJbOsFrR
"O-Orlo! Kenapa kau...." ucap Putri Yua dengan tatapan beku pada Pangeran Orlo yang tengah ditunggangi Maki.
176Please respect copyright.PENANAC2qI72n2Jp
"Ka-Kakak! I-Ini tak seperti yang kau kira.... Kak.... Ahh.....!"
176Please respect copyright.PENANA8mPNQeAYWM
Pangeran Orlo mendesah kuat, saat Maki semakin kencang menaiki kontolnya. Pangeran Orlo mencengkram pantat Maki untuk menghentikannya, tapi Maki yang memiliki fetish pada pria muda itu malah semakin terangsang.
176Please respect copyright.PENANAFvuJydKGn4
"Ahhh... Ah... Ah.... "
176Please respect copyright.PENANAyzI48Md0J2
Pangeran Orlo melenguh kuat, kontolnya muncrat di memek Maki yang terus mengoyang kontolnya. Seakan tak puas hanya dengan sekali ngentot, Maki beralih mengulum kontol Pangeran Orlo yang lemas habis keluar itu.
176Please respect copyright.PENANAc1WoEci1Zv
"Hentikan! Apa yang kau lakukan pada adikku!" seru Putri Yua, sambil berlari menuju Pangeran Orlo.
176Please respect copyright.PENANAPsfReGKPpc
Tapi sebelum Putri Yua mencapai Pangeran Orlo, Rara dengan tubuh bugil mencegatnya. Dengan sebuah sihir misterius, Rara mengikat tubuh Putri Yua hingga tak bisa bergerak.
176Please respect copyright.PENANAlSsDoxwoTP
Putri Yua mencoba berontak, tapi sihir Rara terlalu kuat mengikat dirinya. Ketika Putri Yua tak bisa bergerak, Nero dan Waka yang baru saja ngentot menghampirinya.
176Please respect copyright.PENANAKZQM1d2ODq
"Lihat siapa yang datang kemari, Putri Yua... Aku senang kau datang," sapa Nero sambil tangannya melingkar ke punggung Rara dan Waka, meremas dua tetek mereka.
176Please respect copyright.PENANAVcUaN0gKSz
"Dasar binatang! Lepaskan adikku! Apa yang telah kau lakukan padanya!" bentak Putri Yua dengan penuh kemarahan.
176Please respect copyright.PENANAD7FBhvJ1Cd
Nero menoleh ke arah Pangeran Orlo yang kontolnya sudah kembali keras, Nero lalu terpikir ide jahat untuk menaklukkan Putri Yua dengan memanfaatkan Pangeran Orlo yang susah kecanduan akan seks itu.
176Please respect copyright.PENANAArR7nELTBF
"Oh, Pangeran Orlo tak memberitahumu? Dia setiap minggu datang kemari untuk pesta seks," jelas Nero yang membuat Putri Yua semakin marah.
176Please respect copyright.PENANAJ6HQNpvofa
"BOHONG! Adikku tak mungkin melakukan hal bejad seperti itu! Ini pasti karena kau mengancamnya! Lepaskan adikku! Binatang!"
176Please respect copyright.PENANAqVQXx7ASBw
Putri Yua terus mengumpat menjelekkan Nero, mendengar hal itu Rara dan Waka menjadi geram. Saat Rara ingin memperkuat kekakangan sihirnya pada Putri Yua, Nero menghentikannya.
176Please respect copyright.PENANAuAreFtxkOT
"Cukup Rara," ucap Nero sambil memelintir puting Rara.
176Please respect copyright.PENANARQidkxlxaG
Rara langsung menghentikan rapalannya, ia mengepal merasakan setiap sentuhan Nero di putingnya.
176Please respect copyright.PENANAVlgxiM2pew
"Putri Yua... Kau benar tentang semuanya.... Aku lah yang mengancam Pangeran Orlo untuk ikut denganku. Tapi itu tak merubah fakta bahwa ia adalah Pangeran yang bejad, bagaimana jadinya ya kalau seluruh Kerajaan tahu...."
176Please respect copyright.PENANAF97lkZxDHk
Nero mulai mengintimidasi Putri Yua, ia mencoba mem-blackmail Putri Yua. Reaksi Putri Yua seperti yang Nero pikirkan, ia terlihat panik, dan cemas akan masa depan adiknya.
176Please respect copyright.PENANA5m36w6QIh6
"Apa yang kau mau?" kata Putri Yua, sambil menatap Nero dengan penuh benci.
176Please respect copyright.PENANAUfqcRXSDgR
Nero melepas Rara dan Waka, lalu mendekati Putri Yua dengan kontol yang sudah berdiri keras.
176Please respect copyright.PENANAPHxVaLHuwN
"Tentu saja ngentot! Aku ingin ngentot denganmu, Putri," bisik Nero sambil tersenyum jahat.
176Please respect copyright.PENANACODLBX8MPN
Putri Yua membeku, intimidasi Nero benar-benar membuatnya takut. Ia menatap Nero yang terlihat mengintip dari belahan dadanya, dan meludahinya.
176Please respect copyright.PENANAlWqcrSk93u
"Cuih! Mana sudi aku bercinta dengan binatang sepertimu!"
176Please respect copyright.PENANAFWrLrCNxjL
Nero tak marah, ia seka ludah Putri Yua dan meminumnya tanpa jijik. Nero lalu menjambak rambut kuncir kuda Putri Yua, dan mengancamnya dengan kata-kata kasar.
176Please respect copyright.PENANAE970fBZd6C
"Pilihlah! Ngentot denganku dan masa depan adikmu terjaga, atau menolakku dan membiarkan semua orang tau tentang adikmu yang hobi ngentot. Aku yakin kalau seluruh negeri tahu, tak akan ada yang mendukungnya sebagai Raja," gertak Nero, membuat Putri Yua kena mental.
176Please respect copyright.PENANATNfcglpETe
Putri Yua menggigit bibirnya, ia tak ingin adiknya dibenci oleh seluruh negeri, dan tak bisa menjadi Raja karena skandal ngentotnya. Dengan berat hati, dan kasih sayang tulus sebagi seorang kakak—Putri Yua akhirnya mau mengorbankan tubuhnya.
176Please respect copyright.PENANAcvjBTv1xWT
"Baiklah.... Tapi lepaskan adikku!" ucap Putri Yua dengan bibir mengecut.
176Please respect copyright.PENANAKvz240Ze3Q
Nero tersenyum mendengarnya, ia lalu menyuruh Waka untuk mempersiapkan kamar yang akan jadi tempat ia ngentot dengan Putri Yua.
176Please respect copyright.PENANAdHavE4Nuha
"Sebelumnya lepaskan adikku dulu!" pinta Putri Yua dengan wajah tak bahagia.
176Please respect copyright.PENANAUfAYhCAZ5G
Nero lalu berbisik pada Rara, memberitahunya untuk membawa Pangeran Orlo ngentot di tempat lain. Rara pun berjalan dengan tubuh bugil, meminta Maki membawa Pangeran Orlo pergi.
176Please respect copyright.PENANAOyH7yTAiMn
Setelah melihat Maki yang melepaskan Pangeran Orlo, dan membawa ia pergi membuat perasaan Putri Yua menjadi sedikit lebih tenang.
176Please respect copyright.PENANAQjRVSOyKVD
"Orlo.... Syukurlah....." gumam Putri Yua.
176Please respect copyright.PENANAeXCE1iAEG6
Nero yang melihat kepolosan Putri Yua itu semakin nganceng, ia tak sabar untuk menikmati memek Putri Yua yang diperebutkan seluruh Kerajaan.
176Please respect copyright.PENANAhbu7v6F0Zy