Serombongan karavan berbaris rapi menuju pintu masuk kota, Wolus. Karavan itu dipimpin oleh seorang pria paruh baya yang memperkenalkan diri sebagai Simmons pada penjaga gerbang kota Wales.
134Please respect copyright.PENANAf5RDsrcJiW
Ia mengaku sebagai seorang mucikari yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain bersama para pekerjanya. Untuk memuluskan agar para penjaga itu membiarkannya masuk, Simmons memberi mereka 2 pelacur terbaiknya untuk menyogok mereka.
134Please respect copyright.PENANAIrroPfrE5a
Setelah para penjaga memuaskan nafsunya, dan Simmons sogok mereka dengan sejumlah uang—akhirnya ia diizinkan masuk. Akan tetapi, dia dan karavannya tetap harus diawasi oleh seorang pasukan, dan hanya boleh tinggal di sana selama kurang dari 2 hari.
134Please respect copyright.PENANAzxKIpJDgdm
Simmons memanfaatkan waktu 2 hari yang diberikan mereka untuk mengiklankan para pelacurnya pada para prajurit yang kesepian, para prajurit yang jarang mendapat waktu untuk ngentot pun merasa bahagia karena bisa melampiaskan nafsunya.
134Please respect copyright.PENANAdh3XMVxs7d
Berita tentang karavan pelacur Simmons pun cepat menyebar di antara kalangan tentara, dan lama-lama berita itu sampai juga ke telinga Okta yang menjadi penanggung jawab pusat komando pasukan Dogma.
134Please respect copyright.PENANAx8VQdHiok4
Okta menyuruh ajudannya untuk menggali informasi tentang karavan itu, dan mengundang mereka untuk datang ke tempatnya. Okta yang tiap hari selalu ngentot dengan gadis-gadis yang ia tahan menjadi bosan karena teknik ngentot mereka sangat payah, berbeda dengan pelacur yang punya teknik, dan pengalaman untuk memuaskan lelaki.
134Please respect copyright.PENANA8MBc7sPsVt
"Selamat datang," ucap Mia, menyambut datangnya karavan pelacur yang baru tiba di gerbang kota.
134Please respect copyright.PENANAGnm0ElVN02
Seorang wanita cantik turun dari karavan, memberi hormat pada Mia, dan mengurus administrasi. Sementara Simmons menyembunyikan wajahnya dengan sebuah syal panjang yang menutup sebagian wajahnya.
134Please respect copyright.PENANAKBW0WuWIf4
"Kau, pemimpin mereka? Ada apa dengan wajahmu? Kenapa kau menutupinya?" tanya Mia saat Simmons memacu keretanya masuk ke dalam kota.
134Please respect copyright.PENANAo7pVOQKmvB
Simmons membuka sedikit syalnya, dan terlihatlah wajahnya yang penuh jerawat serta bintil-bintil merah. Melihat wajah Simmons yang buruk rupa, Mia langsung menyuruhnya kembali memakai syalnya. Karavan Simmons pun masuk ke dalam kota, total ada 4 kereta yang di dalamnya terdapat beberapa tentara kerajaan yang menyusup di antara para pelacur.
134Please respect copyright.PENANAC7PgmAyoE6
"Nero, kau harus mentraktirku nanti," bisik Simmons pada wanita cantik yang mengurus administrasi untuknya.
134Please respect copyright.PENANAHC915uFDNj
Nero tersenyum tipis, ia menyamar sebagai seorang wanita hari ini. Karena wajah mereka berdua sudah dikenali oleh pasukan Dogma, Maria memberikan saran agar mereka menyamarkan rupa mereka. Nero yang masih muda, dan bertubuh ramping menyamar sebagai wanita, sedang Simmons terpaksa harus melumuri wajahnya dengan ramuan beracun untuk membuatmu wajahnya tak bisa dikenali.
134Please respect copyright.PENANAOk5QzoGuO3
Nero dan pasukan Kerajaan pun berhasil menyusup ke dalam kota dengan mulus, ketika baru setengah jalan... Nero mulai menjalankan rencananya. Pertama ia suruh para pasukan yang bersembunyi dalam kereta untuk melumpuhkan pengawas yang ikut bersama mereka, lalu membagi kelompok menjadi 3.
134Please respect copyright.PENANALNzegaxUFJ
Kelompok pertama yang terdiri dari para pelacur serta Simmons harus membuat pasukan Dogma lengah dengan pesta seks malam nanti.
134Please respect copyright.PENANAD8eB7E0zEd
Kelompok kedua yang terdiri dari beberapa pasukan Kerajaan yang ahli menyusup punya tugas untuk memutuskan jalan masuk serta keluar kota, guna mencegah pasukan bantuan datang.
134Please respect copyright.PENANATu9kfDLF1l
Kelompok ketiga, bertugas membebaskan tawanan sekaligus mengatur jalur pelarian mereka dengan aman.
134Please respect copyright.PENANA7m1G0jPcpq
Setelah membagi kelompok, Nero memutuskan untuk ikut bersama Simmons menghadapi Okta yang mengundang mereka. Tak lupa Nero menyembunyikan sebagian wajahnya dengan cadar saat Simmons, dan Okta melakukan pertemuan.
134Please respect copyright.PENANAN8JcHJFvTw
"Dia juga pelacurmu?" tanya Okta ketika melihat Nero yang manis, dan tertutup cadar.
134Please respect copyright.PENANAgfaupR4sjm
"Ah, bukan Tuan. Dia anak gadisku, tapi kalau Tuan mau, dia juga bisa memuaskan Tuan," jawab Simmons spontan.
134Please respect copyright.PENANAy5IIdKFpr4
Okta tertawa, keduanya berbincang panjang lebar mengenai bisnis pelacuran Simmons, sementara Nero mengamati setiap penjuru ruangan. Setelah pembicaraan panjang, dan pembayaran langsung oleh Okta, Nero dan Simmons pun kembali ke karavan mereka.
134Please respect copyright.PENANAzzAJAGAPYh
"Malam ini, semua akan berakhir....." gumam Nero, sambil melirik bendera Dogma yang berkibar di setiap penjuru kota.
134Please respect copyright.PENANAOoKCYul4w3
*****
134Please respect copyright.PENANAljrkpshsYn
Malam penuh gairah pun tiba, para petinggi pasukan Dogma berkumpul dalam satu ruangan bersama para pelacur yang Simmons bawa. Para pelacur memakai lingerie tipis yang menampilkan lekuk tubuh, dan bagian sensitif mereka.
134Please respect copyright.PENANArwUUuw5ZQ4
Tanpa basa basi para pelacur langsung mencari pria untuk dipuaskan, tanpa pilih-pilih pelacur melucuti celana para pria dan menyepongnya. Suara desahan terdengar dari setiap penjuru ruangan, para petinggi Dogma tak menahan diri dalam ngentot dengan para pelacur itu.
134Please respect copyright.PENANA5tbhzq3JEg
Dengan teknik yang hebat para pelacur itu bisa membuat para petinggi ngecrot berkali-kali, mereka semua saling bergantian ngentot satu sama lain, dan bertukar pasangan sampai mereka tak sadar tentang apa yang terjadi di luar.
134Please respect copyright.PENANAeKtxNBHJZB
"SERANG!"
134Please respect copyright.PENANAt9alK61ZUm
Seru seorang pasukan kerajaan yang ada di kelompok kedua, delapan orang bertudung langsung menyerang para penjaga dari tempat sembunyi mereka. Penjaga yang tak siap dengan serangan dadakan itu menjadi sasaran empuk dari kelompok kedua.
134Please respect copyright.PENANA6og7FUQdqI
Dalam beberapa puluh menit para penjaga berhasil di eliminasi oleh para kelompok kedua, setelah menguasai jalan masuk dan keluar kota—kelompok kedua memberi pesan dengan sebuah suar berwarna merah.
134Please respect copyright.PENANANJ2WEiudH2
Asap merah mengepul mewarnai langit malam dari dinding kota, melihat pesan itu pasukan kerajaan yang berada di dalam kota mulai menunjukkan dirinya. Mereka membakar gudang senjata pasukan Dogma, dan membakar tenda-tenda mereka.
134Please respect copyright.PENANArthCoMdoId
Pertempuran pun pecah, pasukan kerajaan menyerang para pasukan Dogma yang ingin menangkap mereka. Dalam sekejap seisi kota telah berubah menjadi lautan darah, pasukan Dogma kebingungan karena tak bisa menghubungi atasan mereka. Sementara pasukan kerajaan berjuang mati-matian untuk menghabisi sebanyak mungkin pasukan Dogma, dan menjadi umpan agar kelompok ketiga bisa menyelamatkan sandera tanpa gangguan.
134Please respect copyright.PENANAMH42SfVG8N
Nero yang ikut dalam kelompok ketiga menemukan banyak sekali mayat dalam sel tahanan, ia serta beberapa pasukan kerajaan menyerang para sipir, dan merebut kunci mereka. Puluhan orang yang masih bisa bergerak di evakuasi oleh kelompok ketiga, sementara mereka yang sakit, cacad, dan kehilangan akal—terpaksa pasukan kerajaan tinggalkan.
134Please respect copyright.PENANAbQ2STmyfx1
"Di mana Julius! Di mana dia!" seru Nero setelah menghajar seorang sipir dengan wujud Nero Bondman.
134Please respect copyright.PENANA2IR3QqToJS
Sipir yang dipenuhi rasa takut itu lalu mengatakan keberadaan Julius pada Nero, dan terbunuh karena luka parah di tubuhnya. Nero berdecak, lalu menyuruh pasukan kerajaan untuk tetap melanjutkan mengevakuasi sandera tanpa dirinya.
134Please respect copyright.PENANAAQS8q6nEEq
"Aku akan ke sana, Julius menungguku," ucap Nero sambil menunjuk benteng besar yang dulunya merupakan tempat walikota tinggal.
134Please respect copyright.PENANAoPJyaJIRL1
Setelah berpisah dengan regu ketiga, Nero Bondman melompat dari satu bangunan ke bangunan lain dengan cepatnya. Saat ia tengah melompat tiba-tiba sebuah petir menyambar tubuhnya.
134Please respect copyright.PENANAQ8744x3lYo
Tubuh Nero Bondman jatuh ke jalan, sementara orang yang menembaknya berdiri dengan zirah putih lengkap. Armor orang itu sama persis dengan zirah seorang Dogma yang mengejarnya dulu, Okta.
134Please respect copyright.PENANAdm943xZ3L5
"Sudah kuduga, itu kau...." kata Okta sambil berjalan dengan seluruh tubuh tertutup armor putih.
134Please respect copyright.PENANAABK8rmXSus
Nero Bondman berdiri dengan kontolnya yang keras, keduanya saling berhadapan di tengah jalan kota yang sepi. Kontol Nero Bondman tetap keras seperti biasanya, kontol itu tiba-tiba berkedut-kedut, dan membelah diri menjadi dua.
134Please respect copyright.PENANAyvkpXyzwJK
"Tornman!" seru Nero, merubah wujudnya raksasa berototnya menjadi tubuh yang ditumbuhi kontol.
134Please respect copyright.PENANAGJwQXnv4AY
Syuuuttt!
134Please respect copyright.PENANALELwgEr990
Dengan kecepatan tinggi, kontol-kontol Nero Tornman menyerang Okta. Beberapa kali kontol itu berhasil membelit tubuhnya, tapi dengan mudah Okta dapat melepaskan diri dengan cara memotongnya.
134Please respect copyright.PENANAlbshFvVnoD
Perlahan tapi pasti, Okta semakin mendekat ke arah Nero yang tengah menyerang dengan kontol yang tumbuh dari tubuhnya. Ketika cukup dekat, Okta mulai menghunuskan pedang yang berlapis petir pada Nero Tornman.
134Please respect copyright.PENANAnuNMxOdb8k
"Bondman!"
134Please respect copyright.PENANAdAnxDwQ647
Sekali lagi Nero berubah wujud menjadi sosok berotot, dan menahan pedang Okta dengan kedua tangannya. Kedua pria itu saling bertarung dengan hebatnya, Nero bergonta-ganti wujud untuk mengimbangi Okta yang ternyata lebih kuat dari bayangannya.
134Please respect copyright.PENANAkAhOABzwNF
Tubuh Nero yang terus berubah dari Bondman ke Tornman, membuat wujud dua form Nero menjadi satu. Dengan tubuh berotot, dan ratusan kontol yang tumbuh di tubuhnya Nero akhirnya bisa mengalahkan Okta dengan sebuah pukulan dalam wujud Nero Bondman.
134Please respect copyright.PENANAbj8AfTIuZw
Setelah mengalahkan Okta, Nero langsung bergegas menuju tempat Julius di tahan. Dengan kekuatan besar serta tubuh yang bermutasi Nero mengalahkan pasukan Dogma yang menjaga Julius, setelah pembantaian singkat akhirnya ia bisa bertemu Julius yang ditahan di sel khusus.
134Please respect copyright.PENANAoHNSs83k0r
"Julius...." panggil Nero dengan mata berkaca-kaca, lalu berubah kembali ke wujud normalnya.
134Please respect copyright.PENANACHNQUzf58u
Ketika ditemukan keadaan Julius benar-benar parah, kedua tangannya di potong, mata kanan dicongkel, dan tubuh kurus kering penuh luka cambukan.
134Please respect copyright.PENANAzFnJv15ObJ
Nero memeluk anaknya itu dengan air mata kesedihan mendapati kondisi Julius yang seperti itu, dalam dekapannya Nero terus menangis menyalahkan dirinya sendiri atas apa yang terjadi pada Julius.
134Please respect copyright.PENANAPQHqB1Y8Qq