Nero menaiki sebuah kereta barang bersama belasan pemuda yang menatap sinis padanya, mereka terang-terangan hibahin Nero di depan mukanya. Nero tak memperdulikan mereka, dirinya sibuk memakan bekal yang dibuat Waka untuknya.
254Please respect copyright.PENANAwSv4bmYHNA
"Hei, seperti lezat. Boleh aku minta?"
254Please respect copyright.PENANAMVU501UV4H
Seorang pemuda berkulit putih dengan rambut pirang berponi terlihat tertarik pada bekal Nero.
254Please respect copyright.PENANAI8HiRtTcQY
"Silahkan," ucap Nero, menadahkan bekalnya di hadapan pemuda itu.
254Please respect copyright.PENANApq6BUu5b3Y
Pemuda itu mencicipi sedikit, dan merasa puas ketika rasanya seperti yang ia bayangan. Kedua pemuda itu akhirnya menyantap bekal Waka bersama-sama, dan setelah habis pemuda itu berterima kasih pada Nero.
254Please respect copyright.PENANApWmZQh3FdT
"Terimakasih, kau menyelamatkanku. Aku belum makan sejak tadi," kata pemuda itu sembari memperkenalkan dirinya sebagai Caliga.
254Please respect copyright.PENANATe1w39BdYq
Nero juga memperkenalkan diri, keduanya lalu berbincang-bincang selama perjalanan panjang ini. Caliga berkata kalau dia adalah fans Nero, dan meminta ia untuk menjadi gurunya.
254Please respect copyright.PENANAPZvN3PKfwx
Kereta pun berhenti di sebuah mansion besar yang berada di pinggir sebuah danau. Empat belas pria muda keluar dari dalam kereta, dan disambut oleh puluhan wanita paruh baya berbodi seksi.
254Please respect copyright.PENANAbOvRwjQTML
"Sayannggg!!!"
254Please respect copyright.PENANA8Pysi3bqKG
Seorang wanita dengan bertubuh montok langsung memeluk Nero dari depan, di belakangnya terlihat wanita-wanita lain yang juga ikut mengelilingi Nero.
254Please respect copyright.PENANAd1ulQlyt18
"Kau tahu berapa lama aku menantikan ini, aku sampai tak masturbasi selama 1 minggu ini," ucap Maria sambil meraba-raba penis Nero dari balik celananya.
254Please respect copyright.PENANAls4tt6pO1m
Wanita-wanita anggota Club Milf juga tak kalah agresif, mereka menggerayangi tubuh Nero dari berbagai macam sisi sebelum akhirnya dipisahkan oleh Maria.
254Please respect copyright.PENANATDiZ0yk2QQ
"Hentikan! Nero hanya untukku! Kalian bersenang-senanglah dengan pasangan kalian sendiri!" ucap Maria sambil mendekap Nero ke arah dadanya yang besar.
254Please respect copyright.PENANASfkQjdloJe
"Eh, itu tak adil! Aku juga ingin main dengan Nero!"
254Please respect copyright.PENANAE5xQ5BVOCu
"Jangan egois, Ketua! Nero bukan milikmu!"
254Please respect copyright.PENANAo3a5hAHDcD
"Nero milik kita bersama, kita semua berhak untuk dipuaskan oleh kontolnya!"
254Please respect copyright.PENANAPt0JtvpSol
Belasan protes terus dilontarkan istri-istri anggota club Milf itu. Mereka semua sudah menjadi budak seks Nero berkat kesaktian pejunya. Meski baru dua bulan, Nero telah berhasil meniduri semua wanita anggota club Milf.
254Please respect copyright.PENANAGaydV1L7Ry
Ia sangat populer, dan sering dijadikan rebutan untuk digilir. Tentu saja karena itu, para pemuda yang dulunya menjadi favorit istri-istri itu menjadi iri dan tidak suka pada Nero.
254Please respect copyright.PENANAQnhxyESGee
Mereka merasa cemburu karena Nero telah merebut pasangan mereka, dalam liburan kali ini mereka sepakat untuk menyingkirkan Nero.
254Please respect copyright.PENANAcHA0aefcdR
Mereka semua pun masuk ke dalam mansion itu, begitu masuk terlihat Asahi yang tengah di gangbang oleh dua pemuda. Nero memandang Asahi sambil tersenyum, lalu bergerak bersama rombongan itu ke ruang pesta yang telah disiapkan.
254Please respect copyright.PENANArr2MGt0Nrh
"Lets Partyyyyy!!!" seru Maria kepada semua orang.
254Please respect copyright.PENANA7fy8EVlXsG
Langsung saja tanpa basa-basi mereka menanggalkan pakaian mereka serentak, beberapa pemuda setelah bugil langsung saja menyerang pasangan favorit mereka. Sementara beberapa sedikit malu-malu, menunggu pasangannya mendekatinya.
254Please respect copyright.PENANASyv3NFpWxO
Slruuutt!
254Please respect copyright.PENANARrNgtZMEyq
Begitu Nero membuka celana, perhatian seluruh wanita langsung tertuju pada kontolnya. Kontol Nero yang besar itu telah berdiri tegak menantang setiap wanita di sana untuk menjajalnya.
254Please respect copyright.PENANAeoAROuwZH4
"Aku duluan!" seru Maria mencari start.
254Please respect copyright.PENANAzjY27BXPD0
Maria langsung menerkam kontol Nero dengan mulutnya, dan memblowjob Nero. Tak mau kalah dengan Maria, wanita-wanita juga ikut menyerang Nero, pesta pun dimulai dengan panasnya.
254Please respect copyright.PENANAmosgdGbuOJ
Belasan lelaki saling adu mekanik, balapan siapa yang akan membuat pasangannya keluar dulu. Mereka melakukan berbagai macam posisi, dan memanfaatkan semua properti yang tersedia di ruang orgy itu.
254Please respect copyright.PENANAnTgJkqxiTQ
Malam itu Nero menjadi pusat perhatian seperti biasanya, ia terus menyetubuhi wanita yang mendekat padanya tanpa beristirahat sampai pagi menjelang. Kontolnya seakan tak pernah loyo, mencabuli semua wanita yang status sosialnya lebih tinggi darinya itu.
254Please respect copyright.PENANARUWHzJqxhf
*****
254Please respect copyright.PENANAGcft9JBMCW
Saat siang hari, tepat setelah Nero selesai mandi ia melihat Asahi tengah berjalan berdua bersama Caliga. Karena penasaran Nero mengikuti mereka berdua diam-diam, dan terkejutlah Nero saat Caliga memanggil Asahi dengan sebutan Mama.
254Please respect copyright.PENANAeUC07jclqc
"Mama, kumohon hentikan semua ini. Aku ingin kembali seperti dulu lagi, keluarga kita...." ucap Caliga, penuh harap.
254Please respect copyright.PENANAMIZIFzmiJe
Asahi tersenyum tipis, dan menepuk pundak Caliga dengan wajah mengisyaratkan ia sudah menyerah.
254Please respect copyright.PENANAeIlGkF8h5f
"Sudah terlambat untuk itu, Sayang. Kita sudah jatuh terlalu dalam..." kata Asahi sambil memeluk Caliga dengan raut sedih di wajahnya.
254Please respect copyright.PENANAZcpYmS15Y6
Tak ingin ketahuan, Nero bergegas pergi meninggalkan ibu dan anak itu. Nero dibuat penasaran dengan apa yang terjadi pada Asahi dan Caliga, dan bagaimana mereka bisa berakhir di tempat seperti ini.
254Please respect copyright.PENANAtdmlAfsFRx
Ketika tengah berpikir, Tiba-tiba serangan nafsu Nero kembali. Kontol menyibak piyama mandi yang ia kenakan, dan bergetar hebat—menginginkan memek.
254Please respect copyright.PENANAEOFeMYCI6m
"Sial, pada jam seperti ini biasa aku suruh Rara mengemutnya. Kuharap aku bisa menemukan seseorang," gumam Nero sambil menyusur setiap bagian mansion.
254Please respect copyright.PENANAaz4pQChsZd
Ketika Nero sibuk mencari, beberapa orang pria memperhatikannya dari kejauhan. Mereka berbisik-bisik, sambil mengawasi sekitar untuk memastikan tak ada wanita yang melihat mereka.
254Please respect copyright.PENANAPHr0NfHAB7
"Hei!?" panggil salah satu dari mereka.
254Please respect copyright.PENANAuIUHAEtbON
Nero yang mendengar, langsung menghampiri mereka, dan menanyakan keperluan mereka memanggilnya.
254Please respect copyright.PENANAnrBNj3Bc2C
"Hei, Bung kau terlihat horny. Aku yakin wanita-wanita tua itu tak akan membuatmu puas."
254Please respect copyright.PENANAKDFcjRKGED
"Tidak juga. Bagiku mereka sangat hebat."
254Please respect copyright.PENANAH6RzdIzoKV
Nero sekarang dikelilingi oleh mereka, salah seorang di antara mereka bertindak sok akrab dengannya.
254Please respect copyright.PENANAJ0cDRgJI8c
"Hei Bung, aku tahu tempat pelacuran menarik di kota ini. Katanya kau bisa request mereka untuk roleplay, peran yang kita inginkan."
254Please respect copyright.PENANA0uEf4WsCSR
Nero sedikit tertarik, "Benarkah!? Kau tau di mana?"
254Please respect copyright.PENANARUK7enVaEJ
"He.. He... Kami tau tempatnya. Sebenarnya kami berencana ke sana saat wanita-wanita tua itu tertidur, kau mau ikut gak?"
254Please respect copyright.PENANA47MTSYR9MD
"Mau... Tentu mauu...."
254Please respect copyright.PENANA2ctKbHmnVU
Pria-pria itu tersenyum, mereka lalu pergi secara diam-diam meninggalkan mansion besar itu menggunakan kereta kuda yang membawa mereka kemarin.
254Please respect copyright.PENANArSb2vldEuz
Nero mengikuti mereka dengan polosnya tanpa tahu bahaya yang menantinya. Ketika di dalam kereta, Nero merasakan de javu. Rasanya seperti ia pernah mengalami hal ini sebelumnya.
254Please respect copyright.PENANAjvQiogJ6iP
"Eh, kenapa kita masuk hutan? Eh, tunggu ke mana kalian akan membawaku!?" seru Nero panik.
254Please respect copyright.PENANA0J8JBHMzl0
Tapi sebelum Nero berontak, dua laki-laki lebih dulu menahan kedua tangannya ke arah belakang. Mereka semua mulai menunjukkan sifat asli mereka di hadapan Nero, dalam kereta kuda yang berjalan itu—Nero dipukuli oleh semua pria yang ada di sana.
254Please respect copyright.PENANAugp8wO4VeL
Tubuh Nero babak belur karena ulah mereka, kedua tangannya diikat ke belakang, dan Nero digiring seperti tahanan hukuman mati oleh mereka.
254Please respect copyright.PENANAifv9qyrma9
"Cepat! Jalan!" seru seorang pria sambil menendang punggung Nero yang tak berdaya.
254Please respect copyright.PENANAhDeJ2znXSg
Dengan tertatih Nero digeret mereka ke sebuah sumur tua yang terdapat di tengah hutan. Mereka terus memaki Nero, dan meludahinya sebelum menceburkannya dalam sumur tua itu. Nero sempat berontak, tapi dengan kejam beberapa pria memukul batok kepalanya dengan sebuah kayu.
254Please respect copyright.PENANAVwo0EcyKXT
Nero jatuh ke dalam sumur tua yang airnya ternyata dangkal itu, dan melihat mereka yang di atas pergi meninggalkannya begitu saja.
254Please respect copyright.PENANAETZ5PGY5FZ