
Satu bulan berlalu sejak Nero tinggal bersama Rara dalam satu atap, ratusan kali pula Nero dipaksa untuk mengeluarkan peju saktinya untuk di teliti Rara. Dalam satu bulan penelitian Rara, ia menemukan bahwa peju Nero mengandung zat perangsang yang kuat yang membuat orang biasa menjadi gila.
973Please respect copyright.PENANAtP4AUF5SAk
"Benarkah? Tapi kenapa Rara tak terpengaruh?" tanya Nero penasaran setelah mendengar penjelasan Rara.
973Please respect copyright.PENANASaIRmwj1Su
"Itu memang perangsang yang kuat, tapi tak cukup kuat untuk menumbangkan seorang penyihir genius sepertiku. Ha-ha-ha," jawab Rara sombong.
973Please respect copyright.PENANAToC4lVKneG
"Cih," decih Nero, saat tahu bahwa pejunya tak bisa merangsang Rara.
973Please respect copyright.PENANAuzhre757Ts
"Hei. Kenapa kau memalingkan muka? Oh ya, ngomong-ngomong mana jatah peju yang harusnya kau kumpulan hari ini?"
973Please respect copyright.PENANAsEsDf0Q5xo
"Aku tak bisa...."
973Please respect copyright.PENANAvgMPnbWTmA
"Apa!? Apa ada yang salah dengan kontolmu?"
973Please respect copyright.PENANAiQJIeSzFgQ
"Bukan begitu, aku tak bisa melakukannya. Dari tadi joniku tak bisa berdiri."
973Please respect copyright.PENANABEHc2KTQc8
Nero membuka celananya, memperlihatkan kontolnya yang besar di hadapan Rara.
973Please respect copyright.PENANADEPZ7CKKUR
"Oh begitu... Mau kubantu?" tawar Rara dengan tatapan nakal.
973Please respect copyright.PENANACVa4J1icvh
"Eh benarkah? Boleh!? Apa kita akan seks!?"
973Please respect copyright.PENANAgMSAiKYTN4
Bonkk!
973Please respect copyright.PENANAZzjrPOBt0k
Rara memukul kepala Nero hingga membuatnya benjol, lalu menarik tubuh kecil Nero ke atas meja dan di dudukkan.
973Please respect copyright.PENANALXGQ7IEbfb
"Bodoh, mana mungkin aku melakukannya! Jangan berharap lebih ya...."
973Please respect copyright.PENANAoKmTY1BkqK
Tangan lembut Rara menyentuh lembut kontol Nero dan mengelusnya. Kontol Nero perlahan menjadi semakin besar akibat sentuhan yang diiringi kocokan oleh tangan Rara.
973Please respect copyright.PENANALuijQlZCy5
"Ahhhhh, Rara...."
973Please respect copyright.PENANADx6sRdgYvy
Nero mengejang, kontolnya sekarang telah berdiri tegak kayaknya keadilan.
973Please respect copyright.PENANAVqr2vpuKNL
"Akhirnya berdiri juga, baiklah sekarang tak ada alasan bagimu untuk tak memberiku peju," kata Rara hendak melepas kontol Nero.
973Please respect copyright.PENANA11A0kU5hPU
"Tu-tunggu! Rara!"
973Please respect copyright.PENANA6snSVWLHQd
Nero menahan Rara untuk tidak pergi.
973Please respect copyright.PENANApb6R6i9R8O
"Kumohon Rara, tolong bantu aku sedikit lagi. Mungkin saja kali ini keluarnya akan lebih banyak dari biasanya."
973Please respect copyright.PENANAAoWQIrBry1
"Membantumu? Kalau seks aku tak bisa melakukannya! Kau masih seorang bocah!"
973Please respect copyright.PENANAhVKJtdVl3o
"Tidak! Ini bukan seks, hanya stimulasi saja."
973Please respect copyright.PENANA7cK6mtlb6L
"Simulasi? Bagaimana?"
973Please respect copyright.PENANA4rBzopuAVN
Nero tersenyum tipis, sekarang saatnya baginya mengamalkan ilmu bokep yang ia kuasai sejak lama.
973Please respect copyright.PENANAdNFlNfzj9l
"Dekatkan wajahmu ke joniku."
973Please respect copyright.PENANAP02aT2Gyp9
"Apa!? Kenapa!?"
973Please respect copyright.PENANASxP34bI6kX
"Sudah lakukan saja!"
973Please respect copyright.PENANAikJxoCdA6d
Rara pun melakukan apa yang Nero perintahkan, wajahnya sekarang tepat berdiri di antara kedua paha Nero—menyaksikan kontolnya yang berdiri keras.
973Please respect copyright.PENANA43ndOAcKRO
"Ahhh....."
973Please respect copyright.PENANA7zO60NsNrV
Belum apa-apa! Nero sudah terangsang hanya karena pandangan penasaran Rara.
973Please respect copyright.PENANAd5bnmcU7rQ
"Apa yang harus kulakukan!?" tanya Rara tak mengerti.
973Please respect copyright.PENANA82jHDUieq1
Nero menarik napas, berusaha menahan diri untuk tidak keluar.
973Please respect copyright.PENANA7RtWhTzAlS
"Rara, aku akan mengajarimu BJ. Teknik legendaris yang akan membuat pria klepek-klepek."
973Please respect copyright.PENANAWbaxiKTsl1
"BJ!? Apa itu? Bagaimana melakukannya?"
973Please respect copyright.PENANAjwv1nrxevi
Nero tersenyum, lalu meraih kepala Rara dengan kedua tangannya, dan mendekatkannya ke kontolnya.
973Please respect copyright.PENANAoYI0UNQLg6
"Tunggu! Apa yang kau lakukan!?"
973Please respect copyright.PENANAPNJWsK3haH
"Ahhhh!??"
973Please respect copyright.PENANAnzaQdyyMSl
Nero mendesah saat kontolnya menyentuh wajah Rara, ia elus rambut Rara lalu menjambaknya. Secara kasar Nero dekatkan kontolnya tepat di mulut Rara, akan tetapi Rara berontak.
973Please respect copyright.PENANAgzR3Ydsn1i
"Tungg-kau-!?"
973Please respect copyright.PENANADgeI2WDmEH
"Rara! Buka mulutmu, dan masukkan joniku ke dalamnya!?" pinta Nero.
973Please respect copyright.PENANAXQ00w2Qnm8
"Hah!? Apa kau sudah gila! Kenapa aku harus memasukkan benda menjinakkan itu ke mulutku?"
973Please respect copyright.PENANAwlucjXViLF
"Itu adalah teknik! Apa ini- apa jangan-jangan kau takut!? Hahaha, Rara pengecut! Rara pengecut!" ledek Nero.
973Please respect copyright.PENANAGEehGE1Uty
Hal itu membuat Rara marah, dan langsung menerkam kontol besar Nero dalam sekali lahap. Nero terperanjat, saat gigi-gigi Rara bergesekan dengan kontolnya.
973Please respect copyright.PENANA6v4LlsUwnt
"Tunggu! Jangan kena gigi! Kau mau memotong kontolku ya!?"
973Please respect copyright.PENANAqHAPxSCMzA
"La-lu bagi-ma-na!?" ucap Rara tak jelas karena mulutnya masih disumpal kontol.
973Please respect copyright.PENANA4TtP1vi583
"Sedot perlahan, keluar masukkan mulutmu seperti orang bercinta. Anggaplah mulutmu itu sebuah memek," jelas Nero.
973Please respect copyright.PENANAWFShxpQb3U
"Hmmm, be-gi-tu..."
973Please respect copyright.PENANAMLgxHhqFGE
Rara langsung paham, sepeti sudah sangat terlatih ia melakukan BJ pertamanya. Ia maju mundurkan mulutnya melahap kontol Nero, dan menjilatinya layaknya permen.
973Please respect copyright.PENANA7viVijm6R4
Rangsangan demi rangsangan yang diberikan Rara membuat Nero tak kuat, ketika mencapai puncak Nero menahan kepala Rara dengan pahanya, dan menyemburkan pejunya tepat dalam mulutnya.
973Please respect copyright.PENANA90ElkEgmz5
Peju keluar dengan derasnya, sampai menetes melalui salah satu hidung Rara. Ia tersedak oleh banyaknya peju yang dikeluarkan Nero, dan cepat-cepat mencari air untuk melegakan tenggorokannya.
973Please respect copyright.PENANACTkFJWaTS8
"Ahhhh.... Luar biasa, akhirnya BJ pertamaku. Mungkin ini semakin dekat dengan impianku," gumam Nero, sembari membersihkan sisa peju di antara kedua pahanya.
973Please respect copyright.PENANApQne0WQunK
Nero mengenakan kembali celananya, lalu mengumpulkan peju yang tertumpah di lantai ke dalam tabung kaca.
973Please respect copyright.PENANAryg04VLRh1
*****
973Please respect copyright.PENANA4Ytd0a74vf
Malam itu Rara tak bisa tidur, ia terus teringat tentang kejadian siang tadi. Rara telah menelan peju Nero dalam jumlah besar ke dalam tubuhnya, bahkan resistansi sihir yang ia latih selama ini pun ternyata tak bisa menahan lagi efek dari zat perangsang yang ada dalam peju Nero.
973Please respect copyright.PENANAKkpgcT8TI8
"Ahhh, ada apa denganku? Nero.... Ah... Kenapa aku terus memikirkan tentangnya!? Apa yang terjadi padaku?" gumam Rara yang tak bisa tidur.
973Please respect copyright.PENANA966xmdLnqC
Rara merogoh ke bawah pakaiannya, memainkan dadanya yang besar, dan mendesah tatkala sentuhannya merambah putingnya.
973Please respect copyright.PENANAcqznz3JI5k
"Ahhh, ada apa denganku!? Sial!" protes Rara pada dirinya sendiri.
973Please respect copyright.PENANA2g41wMIZeE
Ia secara reflek melepas celananya, dan memainkan biji bunga mataharinya. Badannya terus memanas ketika cairan cintanya keluar membasahi kasurnya, Rara tersengal-sengal merasa semua yang ia lakukan belum cukup.
973Please respect copyright.PENANAE5ZWrt03HN
"Nero...."
973Please respect copyright.PENANAkECm1qrhpC
Sontak saja Rara bangun dari kasurnya, menanggalkan semua pakaiannya, dan berjalan bugil ke kamar Nero.
973Please respect copyright.PENANACpRlvytsPj
*****
973Please respect copyright.PENANAUmdvmkZq8W
Malam itu Nero bermimpi bertemu kembali dengan orang yang ia sukai saat menjadi Kuroto dulu. Hal itu terjadi saat ia duduk di bangku sekolah menengah, Kuroto yang seorang otaku memberanikan diri menembak Yume, gadis yang ia suka.
973Please respect copyright.PENANAVxEupqTk52
"Jangan bercanda! Kau seorang otaku, menjauhlah dariku!"
973Please respect copyright.PENANAW6KpszmI6E
Kuroto pun ditolak mentah-mentah oleh gadis itu, ia yang sudah mengumpulkan semua keberaniannya selama ini dikecewakan oleh hasil. Sejak saat itu Kuroto menjadi nolep, ia terus membeli JAV baru dengan artis yang memiliki kemiripan dengan Yume.
Ia mengocok tiap hari, dan lama-lama menjadi suatu kebiasaan yang tak dapat ia hilangkan sampai itu merenggut nyawanya.
973Please respect copyright.PENANAJSiHxjkk5V
"Ughhh... Ommmmhh.... Ommmhh...."
973Please respect copyright.PENANAqe5AnaTH4c
Nero membuka matanya saat merasakan sesuatu sedang menghisap kontolnya, dan benar saja saat ia sadar Ia melihat suatu pemandangan menakjubkan di antara kedua pahanya.
973Please respect copyright.PENANAVYFMzAskfa
"Rara!?" seru Nero, meskipun begitu Rara tak henti-hentinya mengulum kontolnya.
973Please respect copyright.PENANAZgWuCdKfuk
"Ahhh, Nero... Aku... Sudah... Tak.... Kuat... Lagi.... Hei Nero, maafkan aku ya...."
973Please respect copyright.PENANAmujRyVIWuh
Rara pun berdiri, membuka kedua pahanya dan memperlihatkan memeknya yang basah pada Nero.
973Please respect copyright.PENANAGRMZGvpVjz
Ia tak bisa berkata-kata dan hanya bisa pasrah tatkala Rara mengarahkan memeknya yang basah tepat ke kontol Nero.
973Please respect copyright.PENANAblGaHYjdFP
"Ahhh. Tidak! Rara itu.... Ahhhhhh!"
973Please respect copyright.PENANARphi7QPcVE
Nero mendesat saat tubuhnya dan Rara menyatu, akhirnya malam itu juga Nero yang baru berusia 8 tahun kehilangan keperjakaannya.
973Please respect copyright.PENANAwi8FTJpLY6
Tubuh kecil Nero ditindih oleh Rara yang semok dari atas, dan seakan tak puas setelah mengambil keperjakaan Nero, Rara bergoyang hebat.
973Please respect copyright.PENANAJdH66HYXYd
"Uwaaaaaaaaa!"
973Please respect copyright.PENANA5mq4BWzGEh
Nero menjerit, saat merasakan kontolnya dipermainkan oleh memek Rara yang memacu tubuhnya hingga membuat tetek besarnya bergoyang hebat.
973Please respect copyright.PENANADdIvElSqzW
"RARRAAAAAAAA!"
973Please respect copyright.PENANAUN4mBbhiB8
"NEEROOOOO!"
973Please respect copyright.PENANAiMzgATGjxe
Keduanya keluar bersamaan, dan saling berpelukan saat mencapai puncak. Rara mengangkat tubuh kecil Nero, dan memeluk serta menciumnya.
Tak lupa Rara juga mengocok kontol Nero hingga membuatnya kembali tegak seperti sedia kala.
973Please respect copyright.PENANA9toi8dgerS
"Sialan kau Nero, nikmat sekali. Mungkin aku bisa kecanduan," kata Rara dengan wajah mesum.
973Please respect copyright.PENANAyFja9qJNeF
"Rara, kenapa!? Rara!?" racau Nero, masih tak percaya dengan apa yang baru saja ia alami.
973Please respect copyright.PENANAgfqsDntI5K
"Jangan kau pikir ini semua akan selesai sampai di sini," kata Rara lalu menyingkap selimut Nero.
973Please respect copyright.PENANAOKxFHlgqBJ
Ia membaringkan tubuhnya, dan membalikkan tubuh Nero yang kini berada di atasnya.
973Please respect copyright.PENANAS1o78Gbhz4
"Sial! Aaaaaa!"
973Please respect copyright.PENANAHvVjJ8v6wh
Nafsu tak terbatas Nero kembali muncul di saat yang tepat, kontolnya kembali mengeras dan siap tempur. Nero akhirnya menggempur Rara sampai pagi menjelang hingga Rara benar-benar puas.
973Please respect copyright.PENANAg2uYMPV7sI