Nero menaiki sebuah kereta barang bersama belasan pemuda yang menatap sinis padanya, mereka terang-terangan hibahin Nero di depan mukanya. Nero tak memperdulikan mereka, dirinya sibuk memakan bekal yang dibuat Waka untuknya.
265Please respect copyright.PENANAnRNguxyPWb
"Hei, seperti lezat. Boleh aku minta?"
265Please respect copyright.PENANAvuJniDPwlN
Seorang pemuda berkulit putih dengan rambut pirang berponi terlihat tertarik pada bekal Nero.
265Please respect copyright.PENANA3cYkStFb5i
"Silahkan," ucap Nero, menadahkan bekalnya di hadapan pemuda itu.
265Please respect copyright.PENANATpIsavbpHy
Pemuda itu mencicipi sedikit, dan merasa puas ketika rasanya seperti yang ia bayangan. Kedua pemuda itu akhirnya menyantap bekal Waka bersama-sama, dan setelah habis pemuda itu berterima kasih pada Nero.
265Please respect copyright.PENANAC2YjYMI2Ji
"Terimakasih, kau menyelamatkanku. Aku belum makan sejak tadi," kata pemuda itu sembari memperkenalkan dirinya sebagai Caliga.
265Please respect copyright.PENANAjIshfrQ6iW
Nero juga memperkenalkan diri, keduanya lalu berbincang-bincang selama perjalanan panjang ini. Caliga berkata kalau dia adalah fans Nero, dan meminta ia untuk menjadi gurunya.
265Please respect copyright.PENANAvE7YHt4Vo1
Kereta pun berhenti di sebuah mansion besar yang berada di pinggir sebuah danau. Empat belas pria muda keluar dari dalam kereta, dan disambut oleh puluhan wanita paruh baya berbodi seksi.
265Please respect copyright.PENANARs5KyzFNJV
"Sayannggg!!!"
265Please respect copyright.PENANAvHNsDkeeRJ
Seorang wanita dengan bertubuh montok langsung memeluk Nero dari depan, di belakangnya terlihat wanita-wanita lain yang juga ikut mengelilingi Nero.
265Please respect copyright.PENANAOPouCYWKHA
"Kau tahu berapa lama aku menantikan ini, aku sampai tak masturbasi selama 1 minggu ini," ucap Maria sambil meraba-raba penis Nero dari balik celananya.
265Please respect copyright.PENANAlyl6xnHHAF
Wanita-wanita anggota Club Milf juga tak kalah agresif, mereka menggerayangi tubuh Nero dari berbagai macam sisi sebelum akhirnya dipisahkan oleh Maria.
265Please respect copyright.PENANAFk5LS5oUs3
"Hentikan! Nero hanya untukku! Kalian bersenang-senanglah dengan pasangan kalian sendiri!" ucap Maria sambil mendekap Nero ke arah dadanya yang besar.
265Please respect copyright.PENANAd8Jdit89CX
"Eh, itu tak adil! Aku juga ingin main dengan Nero!"
265Please respect copyright.PENANAuyYNYBcuP9
"Jangan egois, Ketua! Nero bukan milikmu!"
265Please respect copyright.PENANAJSyzsCe0dY
"Nero milik kita bersama, kita semua berhak untuk dipuaskan oleh kontolnya!"
265Please respect copyright.PENANANFAArhcQpr
Belasan protes terus dilontarkan istri-istri anggota club Milf itu. Mereka semua sudah menjadi budak seks Nero berkat kesaktian pejunya. Meski baru dua bulan, Nero telah berhasil meniduri semua wanita anggota club Milf.
265Please respect copyright.PENANAHURH2kqZj9
Ia sangat populer, dan sering dijadikan rebutan untuk digilir. Tentu saja karena itu, para pemuda yang dulunya menjadi favorit istri-istri itu menjadi iri dan tidak suka pada Nero.
265Please respect copyright.PENANAexI8WdzfkA
Mereka merasa cemburu karena Nero telah merebut pasangan mereka, dalam liburan kali ini mereka sepakat untuk menyingkirkan Nero.
265Please respect copyright.PENANAl9pLZosfE3
Mereka semua pun masuk ke dalam mansion itu, begitu masuk terlihat Asahi yang tengah di gangbang oleh dua pemuda. Nero memandang Asahi sambil tersenyum, lalu bergerak bersama rombongan itu ke ruang pesta yang telah disiapkan.
265Please respect copyright.PENANA88uksZxsw8
"Lets Partyyyyy!!!" seru Maria kepada semua orang.
265Please respect copyright.PENANAGjPtCMOCf0
Langsung saja tanpa basa-basi mereka menanggalkan pakaian mereka serentak, beberapa pemuda setelah bugil langsung saja menyerang pasangan favorit mereka. Sementara beberapa sedikit malu-malu, menunggu pasangannya mendekatinya.
265Please respect copyright.PENANAPCP8JXlKkz
Slruuutt!
265Please respect copyright.PENANATHaYxLPA92
Begitu Nero membuka celana, perhatian seluruh wanita langsung tertuju pada kontolnya. Kontol Nero yang besar itu telah berdiri tegak menantang setiap wanita di sana untuk menjajalnya.
265Please respect copyright.PENANA5sITtzEwdV
"Aku duluan!" seru Maria mencari start.
265Please respect copyright.PENANA1H2OOpocKU
Maria langsung menerkam kontol Nero dengan mulutnya, dan memblowjob Nero. Tak mau kalah dengan Maria, wanita-wanita juga ikut menyerang Nero, pesta pun dimulai dengan panasnya.
265Please respect copyright.PENANApAxbqz1I4A
Belasan lelaki saling adu mekanik, balapan siapa yang akan membuat pasangannya keluar dulu. Mereka melakukan berbagai macam posisi, dan memanfaatkan semua properti yang tersedia di ruang orgy itu.
265Please respect copyright.PENANAoWPd9TrdjL
Malam itu Nero menjadi pusat perhatian seperti biasanya, ia terus menyetubuhi wanita yang mendekat padanya tanpa beristirahat sampai pagi menjelang. Kontolnya seakan tak pernah loyo, mencabuli semua wanita yang status sosialnya lebih tinggi darinya itu.
265Please respect copyright.PENANAOBGi5bijA5
*****
265Please respect copyright.PENANA4MRgOvDYpE
Saat siang hari, tepat setelah Nero selesai mandi ia melihat Asahi tengah berjalan berdua bersama Caliga. Karena penasaran Nero mengikuti mereka berdua diam-diam, dan terkejutlah Nero saat Caliga memanggil Asahi dengan sebutan Mama.
265Please respect copyright.PENANALYnB97e1vA
"Mama, kumohon hentikan semua ini. Aku ingin kembali seperti dulu lagi, keluarga kita...." ucap Caliga, penuh harap.
265Please respect copyright.PENANAu6PFb00B1l
Asahi tersenyum tipis, dan menepuk pundak Caliga dengan wajah mengisyaratkan ia sudah menyerah.
265Please respect copyright.PENANAq81Nb6V95C
"Sudah terlambat untuk itu, Sayang. Kita sudah jatuh terlalu dalam..." kata Asahi sambil memeluk Caliga dengan raut sedih di wajahnya.
265Please respect copyright.PENANAtM8z7xrB9J
Tak ingin ketahuan, Nero bergegas pergi meninggalkan ibu dan anak itu. Nero dibuat penasaran dengan apa yang terjadi pada Asahi dan Caliga, dan bagaimana mereka bisa berakhir di tempat seperti ini.
265Please respect copyright.PENANALQeAhWHlc7
Ketika tengah berpikir, Tiba-tiba serangan nafsu Nero kembali. Kontol menyibak piyama mandi yang ia kenakan, dan bergetar hebat—menginginkan memek.
265Please respect copyright.PENANAXlaxwtICtL
"Sial, pada jam seperti ini biasa aku suruh Rara mengemutnya. Kuharap aku bisa menemukan seseorang," gumam Nero sambil menyusur setiap bagian mansion.
265Please respect copyright.PENANA6uldA2spWs
Ketika Nero sibuk mencari, beberapa orang pria memperhatikannya dari kejauhan. Mereka berbisik-bisik, sambil mengawasi sekitar untuk memastikan tak ada wanita yang melihat mereka.
265Please respect copyright.PENANAHH3irWFm1k
"Hei!?" panggil salah satu dari mereka.
265Please respect copyright.PENANAKuzB8qqZKj
Nero yang mendengar, langsung menghampiri mereka, dan menanyakan keperluan mereka memanggilnya.
265Please respect copyright.PENANA5nzr10pC4w
"Hei, Bung kau terlihat horny. Aku yakin wanita-wanita tua itu tak akan membuatmu puas."
265Please respect copyright.PENANAcxRddSpN1J
"Tidak juga. Bagiku mereka sangat hebat."
265Please respect copyright.PENANAUsbgCzBOq4
Nero sekarang dikelilingi oleh mereka, salah seorang di antara mereka bertindak sok akrab dengannya.
265Please respect copyright.PENANAXVnFdt2592
"Hei Bung, aku tahu tempat pelacuran menarik di kota ini. Katanya kau bisa request mereka untuk roleplay, peran yang kita inginkan."
265Please respect copyright.PENANA9IMtYSXZQ3
Nero sedikit tertarik, "Benarkah!? Kau tau di mana?"
265Please respect copyright.PENANAmIxxuwvdKd
"He.. He... Kami tau tempatnya. Sebenarnya kami berencana ke sana saat wanita-wanita tua itu tertidur, kau mau ikut gak?"
265Please respect copyright.PENANAbDm3DKnc8Z
"Mau... Tentu mauu...."
265Please respect copyright.PENANAsxUrFIz4XL
Pria-pria itu tersenyum, mereka lalu pergi secara diam-diam meninggalkan mansion besar itu menggunakan kereta kuda yang membawa mereka kemarin.
265Please respect copyright.PENANAP27Kyyfph2
Nero mengikuti mereka dengan polosnya tanpa tahu bahaya yang menantinya. Ketika di dalam kereta, Nero merasakan de javu. Rasanya seperti ia pernah mengalami hal ini sebelumnya.
265Please respect copyright.PENANAK7HJYpdcSl
"Eh, kenapa kita masuk hutan? Eh, tunggu ke mana kalian akan membawaku!?" seru Nero panik.
265Please respect copyright.PENANAgjJ3HxRGja
Tapi sebelum Nero berontak, dua laki-laki lebih dulu menahan kedua tangannya ke arah belakang. Mereka semua mulai menunjukkan sifat asli mereka di hadapan Nero, dalam kereta kuda yang berjalan itu—Nero dipukuli oleh semua pria yang ada di sana.
265Please respect copyright.PENANA02WuUlHPTW
Tubuh Nero babak belur karena ulah mereka, kedua tangannya diikat ke belakang, dan Nero digiring seperti tahanan hukuman mati oleh mereka.
265Please respect copyright.PENANAIvr2QxTnIK
"Cepat! Jalan!" seru seorang pria sambil menendang punggung Nero yang tak berdaya.
265Please respect copyright.PENANAX6mNgJJoFn
Dengan tertatih Nero digeret mereka ke sebuah sumur tua yang terdapat di tengah hutan. Mereka terus memaki Nero, dan meludahinya sebelum menceburkannya dalam sumur tua itu. Nero sempat berontak, tapi dengan kejam beberapa pria memukul batok kepalanya dengan sebuah kayu.
265Please respect copyright.PENANAuDasKN3sR6
Nero jatuh ke dalam sumur tua yang airnya ternyata dangkal itu, dan melihat mereka yang di atas pergi meninggalkannya begitu saja.
265Please respect copyright.PENANA2PCcHeByAM