
Honda menatap puluhan wanita di depannya dengan tatapan dingin, tatapan Honda tiba tertuju pada sosok Ayumi yang tengah mendekap Ai dengan kedua tangannya. Honda tersenyum tipis, lalu berbisik pada salah satu muridnya untuk membawa Ayumi padanya.
216Please respect copyright.PENANA7IuiOJYLzF
Tanpa pikir panjang, murid Honda langsung berjalan menerobos kerumunan wanita-wanita yang tengah horni karena pengaruh afrodisik, dan menarik paksa Ayumi keluar dari kerumunan. Ai yang melihat ibunya dibawa berusaha keras menghalanginya, dia yang belum terpengaruh afrodisik memukul murid Honda hingga membuatnya terkejut.
216Please respect copyright.PENANA34rzRbX8H4
“Hei! Yang di sini masih sadar!” seru murid Honda yang baru saja Ai pukul.
216Please respect copyright.PENANA6U80hH1Ob9
Ai merinding ketakutan, melihat tatapan marah murid-murid Honda yang lain yang tertuju padanya. Ibunya Ayumi yang setengah teler itu hanya bisa menatap tanpa bisa melakukan apa-apa saat dua murid Honda menangkap Ai, dan menyeretnya ikut bersamanya.
216Please respect copyright.PENANAc4bU9umqIV
“Wah wah! Lihat siapa yang kita temukan! Ayumi dan anak gadisnya Ai, sungguh suatu keberuntungan,” kata Honda sambil menjambak rambut Ayumi dengan tangan kanannya.
216Please respect copyright.PENANAaT9MzCzqTQ
“Ahhh… To… Tolong…. Lepaskan…. Ai…. Ahhh…. Dia…. Tak…. Ada hubungan….. dengan semua…. Ahh…. Ini….” pinta Ayumi dengan wajah memerah, dan napas memburu.
216Please respect copyright.PENANAWdb9gik8Qf
Honda dan keempat muridnya terkekeh menanggapi permintaan Ayumi, sekilas ia melirik Ai yang wajahnya mirip dengan Ayumi itu dengan tatapan jahat. Ia melepas Ayumi, lalu berdiri tegak di hadapannya dengan angkuh, dan kontol mengunduk dari balik hakama-nya.
216Please respect copyright.PENANAnVk7qCDYVc
“Baiklah, akan kulepaskan anakmu asal kau bisa bertahan untuk tak keluar saat murid-muridku memperkosamu,” kata Honda yang langsung di sambut dengan raut gembira di wajah keempat muridnya.
216Please respect copyright.PENANASPwNv4MUrK
Ayumi melotot melihat keempat murid Honda yang mulai mengelilinginya dengan senyuman lebar di wajahnya, ia melirik Ai yang tengah di dekap Honda, dan dipaksa melihatnya dikerjai oleh 4 pemuda itu dengan wajah sedih.
216Please respect copyright.PENANA8OdQBmdBCP
“Bertahanlah…. Ai…. Ibu akan melindungimu…..” gumam Ayumi sebelum pakaian di tubuhnya dirobek paksa oleh keempat pemuda itu.
216Please respect copyright.PENANAyaVRdd9B4I
Wanita-wanita lain di ruangan itu berteriak ngeri melihat Ayumi yang di telanjangi secara brutal oleh empat pria itu. Mulut Ayumi dipaksa mengoral keempat kontol pemuda itu di depan semua orang, satu persatu Ayumi memasukkan kontol panas itu ke mulutnya—bergantian dari satu kontol ke kontol yang lain hingga membuat salah satu dari mereka keluar.
216Please respect copyright.PENANAAgiKfxxoAt
“Dasar Jalang Tua!” ucap murid ketiga sambil menjambak rambut Ayumi, dan menghempaskannya ke lantai.
216Please respect copyright.PENANAWQOEgq0b5I
“Aku duluan!” seru murid kedua sambil mengocok kontolnya, dan bergerak ke bawah selangkangan Ayumi.
216Please respect copyright.PENANAoHy9OhmqoY
“Hei jangan menyerobot! Harusnya aku dulu!” ucap murid ketiga yang kontolnya paling besar di antara mereka berempat.
216Please respect copyright.PENANAwSxFZF5cEf
Murid keempat hanya mengamati sambil menaik turunkan kontolnya yang lemas karena habis keluar di mulut Ayumi sambil menggigit bibir. Keempat orang itu lalu menindih badan Ayumi yang tak berdaya; murid pertama duduk di atas perut Ayumi dan menjepitkan kontolnya di antara teteknya, sedangkan murid ketiga, dan keempat menahan kedua tangan Ayumi dengan tubuhnya.
216Please respect copyright.PENANAz8M83UeWno
“Baiklah! Aku masukkan!” seru murid kedua yang mendapatkan giliran pertama untuk menikmati lubang senggama Ayumi.
216Please respect copyright.PENANAvVtDPRq6X9
Clep!
216Please respect copyright.PENANAkEeisbrRA2
Kepala serta batang kontol murid kedua berhasil masuk dengan lancar ke dalam memek Ayumi dengan sekali dorongan, tanpa menunggu Ayumi menyesuaikan diri—murid kedua langsung menggoyangnya dengan kasar. Suara hantaman dua kelamin mereka memenuhi seluruh ruangan, bersamaan dengan suara rintihan Ayumi, dan teriakan Ai yang menggelegar.
216Please respect copyright.PENANAP5uWCyBWpS
“Ibuu! Ibuuu! Tidakkk! AAA!” teriak Ayumi ketika melihat wajah ahego Ayumi saat murid kedua menggenjotnya.
216Please respect copyright.PENANARXLEwyJsTB
“Aahhh! Aahhh! Oughh! Aahhh! Sakit! Aaa! Kau terlalu kasar! Aaaa!”
216Please respect copyright.PENANAeSdVnVRRwU
Tak mau kalah dengan murid kedua, murid pertama menggunakan jepitan dari dua tetek Ayumi yang masih kencang itu untuk memuaskan kontolnya. Gesekan panas di belahan dadanya membuat Ayumi semakin menjadi, murid ketiga dan keempat tak mau kalah, mereka memberikan batang kontolnya ke tangan Ayumi untuk ia kocok.
216Please respect copyright.PENANA9NWb6JPefn
“Aahh! Ouhhh! Hebat Jalang Tua ini punya memek yang sempit! Aahhh!” pekik murid kedua yang telah mencapai orgams, dan buru-buru mencambut kontolnya dari memek Ayumi.
216Please respect copyright.PENANAXMdnnZpwE4
Croot! Crooot!
216Please respect copyright.PENANAEg7F74IOVk
Dua tembakan peju menyiprat ke perut Ayumi yang naik turun karena napasnya yang memburu, murid pertama yang berada di atasnya juga ikut muncrat membasahi belahan dada, dan dagu Ayumi dengan sperma kental berbau anyir.
216Please respect copyright.PENANAsUJZcLYXEe
“Lihat yang kalian lakukan, sekarang gantian!” seru murid ketiga dengan kontol besar beruratnya yang sudah bergetar naik turun siap membuahi Ayumi.
216Please respect copyright.PENANAqTIwRal72t
Mereka bertiga lalu berganti posisi, Ayumi dinunggingkan dengan wajah menghadap puluhan wanita di depannya. Murid pertama, dan kedua berada di depan wajah—menyodorkan kontolnya yang terlihat lesu karena baru saja orgams ke mulut kecil Ayumi untuk ia emut secara bergantian.
216Please respect copyright.PENANA6ezNO31S6S
“Aku juga mau! Apa gak ada tempat buatku?” seru murid keempat yang kontolnya sudah mulai keras kembali.
216Please respect copyright.PENANA1Rs38MjZzU
“Tidur di bawah! Setelah kau bisa nyusu teteknya yang ngandul itu, dan tunggu giliran aku nyodok memeknya!” kata murid ketiga yang sudah siap mengarahkan benda pusakanya itu ke bibir vagina Ayumi.
216Please respect copyright.PENANAXR4JNIODbx
Clep!
216Please respect copyright.PENANA4rdOYg1KTU
“Auggh!! AAAaaAAAA!”
216Please respect copyright.PENANAac2KoWR2G2
Ayumi memekik saat kepala kontol murid ketiga menerobos masuk dalam memeknya, ukurannya yang besar memaksa dinding vagina Ayumi untuk memelar mengikuti bentuk kontolnya. Belum cukup sampai di situ murid kedua langsung saja menjejalkan kontolnya dalam mulut Ayumi yang terbuka, murid keempat yang sudah berada di bawah Ayumi juga mulai menyusu pada payudaranya yang tergantung.
216Please respect copyright.PENANAJcYrS0SOxC
“AAAhhh! AAAAAAAAh AAAhhhh!”
216Please respect copyright.PENANAzmr30PQ4Oo
Clop! Clop!
216Please respect copyright.PENANAN2uo3wPaI6
Murid ketiga mulai menggerakkan pinggulnya maju mundur dalam memek Ayumi membuat rintihan Ayumi makin menjadi. Dengan disaksikan semua orang di depannya, Ayumi muncrat ketika murid ketiga tengah menggoyangnya. Mulutnya terus dipaksa menelan dua kontol yang saling berebut masuk, sementara dua payudaranya diperas, dan dikenyot oleh murid keempat dari bawah.
216Please respect copyright.PENANAc7EElXLZLb
Pemandangan mesum itu membuat semua orang di ruangan itu jadi terangsang ditambah efek afrodisik sebelumnya membuat mereka semua tanpa sadar bermasturbasi, dan saling menjamah satu sama lain. Dalam beberapa menit seluruh ruangan telah dipenuhi oleh desahan, dan gumaman mereka yang saling bergumul seperti binatang.
216Please respect copyright.PENANAeJejoxdI3x
Honda yang melihat semua itu langsung berinisiatif menyuruh para pria ber-hakama yang dari tadi menjaga ruangan itu untuk menyipratkan air yang para muridnya bawa pada semua wanita yang tengah mempermalukan diri itu. Menggunakan sebuah gayung kayu, para lelaki menyiprati para wanita tersebut dengan air merah muda hingga membuat mereka semua semakin menggila.
216Please respect copyright.PENANA9bWwTHMsoB
“Sepertinya kita juga harus bergabung, ya kan … Ai?” bisik Honda ke telinga Ai sambil tangannya bergerak menyelinap masuk dalam kaos tipis yang dikenakan Ai.
216Please respect copyright.PENANABvbmnMXAku
“Eghhkkk!”
216Please respect copyright.PENANAQOBDUmXbU4
Ai memekik ketika tangan kasar Honda meremas payudara munggilnya, dan mencubit putingnya. Wajahnya memerah, dan pandangannya menunduk tak mau mengakui kalau ia terangsang melihat Ayumi diperkosa di depannya. Menyadari Ai tak memberikan perlawanan, Honda semakin berani menjamah tubuh Ai dengan tangan kasarnya—satu persatu Honda singkap bagian terlarang Ai, hingga sampailah tangannya di celana dalam Ai yang setengah basah.
216Please respect copyright.PENANASpJfL7yxiC
‘Shotaroo… Tolong Aku…..’ ringis Ai yang masih tak rela kalau harus memberikan memeknya untuk bandot tua seperti Honda.
216Please respect copyright.PENANA2eWL2K0gSH