
Megumi terkejut dengan pernyataan Rei tentang Anri yang akan digangbang oleh semua orang, dengan penuh kemarahan Megumi menggebrak kaca di depannya hingga retak, dan tangannya berdarah. Rei bergidik melihat darah yang mengucur dari tangan Megumi, setelah cukup tenang … Megumi meminta Rei untuk menjelaskan tentang apa sebenarnya festival itu.
426Please respect copyright.PENANANzc8dX0YUy
“Itu tradisi tahunan di tempat ini, Megumi. Setiap tahun seorang wanita akan dipilih menjadi Miko, dan diperkosa semua orang sebagai sumber keselamatan. Yang ikut di festival ini bukan cuma warga di desa ini saja, mereka yang di luar desa juga akan ikut dalam festival rahasia itu,” jelas Rei.
426Please respect copyright.PENANAujZz0KN1mT
“Kenapa harus Anri yang dipilih, kenapa bukan Hitomi!?” sanggah Megumi dilanda kekhawatiran pada Anri.
426Please respect copyright.PENANAE2xscx1iWf
“Beberapa tahun sebelumnya, Hitomi sudah menjadi Miko … aku tak tahu kriteria tentang calon Miko dipilih seperti apa, namun yang jelas … Shigeo lah yang menentukannya. Megumi, festival akan dimulai besok … sebelum Anri dibawa ke kuil milik Honda, kita harus menjemputnya lebih dulu,” ucap Rei.
426Please respect copyright.PENANAuSsdOfeqTY
Megumi terdiam, dia terus membayangkan akan kejadian semalam, dan bagaimana ekspresi Anri ketika melihat wajahnya lagi. Dalam hati Megumi, ia masih menyimpan rasa pada Anri … mendengar Anri yang akan digangbang tentu saja membuat hati Megumi sakit, dan penuh kemarahan. Setelah berpikir cukup lama, akhirnya Megumi mengambil keputusan.
426Please respect copyright.PENANAQOYQo2w2PN
“Rei, kita selamatkan Anri!” tegas Megumi.
426Please respect copyright.PENANAqQ2EssgkQK
Rei tersenyum lalu mengangguk pelan, “Kapan pun kau siap, Megumi.”
426Please respect copyright.PENANAtd0qL8nbIL
Setelah membahas rencana apa yang akan mereka gunakan untuk menyelamatkan Anri, keduanya bergegas ke ruangan bawah tanah untuk membangunkan Hitomi, dan Ruri. Mereka berdua diperintahkan untuk mandi, dan bersiap sementara Megumi menyiapkan mobil, sedangkan Rei membuat sarapan.
426Please respect copyright.PENANAchoB27irUN
*****
426Please respect copyright.PENANACZpQijFm16
Shotaro tiba di rumahnya setelah 15 menit berkendara menggunakan montor, ia mengetuk pintu toko sambil memanggil Ai, namun tidak ada jawaban. Saat Shotaro mengetuk, tiba-tiba pintu toko terbuka, dan seorang gadis bertubuh montok, dan pipi tembem keluar dari balik pintu.
426Please respect copyright.PENANAqcnWSe5mQ5
“Eh!? Siapa kamu!?” tanya Shotaro kebingungan melihat gadis yang tak ia kenal itu di rumahnya.
426Please respect copyright.PENANAP9Bcr0Rs1d
“Ah, Om pasti pacarnya Ai ‘kan? Kenalin, aku Misono temannya Ai,” kata gadis montok itu sembari mengulurkan tangan untuk bersalaman.
426Please respect copyright.PENANAtFnCWq3k3Q
Shotaro mengambil uluran tangan Misono, dan bersalaman dengan mata melotot menatap dada Misono yang besar. Shotaro bersalaman cukup lama sampai akhirnya Ai datang dengan sebuah sapu di tangannya.
426Please respect copyright.PENANAouVyx6OIfF
“Kemana saja kau!? Seenaknya saja ninggalin aku sendirian!” bentak Ai dengan wajah marah.
426Please respect copyright.PENANA0HvqupOCZn
Shotaro mendekati Ai untuk mencoba menenangkannya, namun AI malah mengusirnya dengan memukulkan sapu di tangannya.
426Please respect copyright.PENANAn841HWNr9O
“Aduh Aduh! Sakit! Ai! Hentikan!” tolak Shotaro saat Ai mulai memukulinya dengan sapu.
426Please respect copyright.PENANA0KAJEp5IqW
“Kau jajan lagi ya! Shotaro jawab!” tuduh Ai penuh emosi.
426Please respect copyright.PENANAQ37EUKrdWD
“Gak! Gak! Gak kok, Ai. Aku gak jajan kok! Aku cuma bekerja!”
426Please respect copyright.PENANAgUMI7ZOd2g
“Halah bohong! Kalau kerja gak mungkin sampai gak pulang! Ngaku aja, kamu jajan cewek lagi ‘kan!?”
426Please respect copyright.PENANAqKSaSprCO8
“Sumpah! Beneran Ai, aku gak bohong! Aku kerja Ai … kamu bisa periksa sendiri kontolku! Pejunya masih utuh belum dikuras!” bela Shotaro.
426Please respect copyright.PENANAtmvpXyXClW
Ai terdiam, sedangkan Misono tertawa karena pembelaan Shotaro … saat Misono tertawa, Shotaro baru sadar kalau dia juga berada di sana hingga momen awkward pun terjadi.
426Please respect copyright.PENANAMAMqUur7D4
“Parah sih, kalau bo’ong gimana ya? Mau ngetes gak Ai?” celutuk Misono tiba-tiba.
426Please respect copyright.PENANAg1rpWFzf2Z
Sontak saja Ai, dan Shotaro memerah malu, mereka saling pandang dengan tatapan menyalahkan. Misono tersenyum, lalu berjongkok ke depan celana Shotaro, dan menurunkannya hingga tersisa celana dalam. Shotaro terkejut tak siap, sementara Ai menjadi marah karena tindakan Misono yang seenaknya tersebut.
426Please respect copyright.PENANAsI5mN6Pq7F
”Misono! Jangan berani-berani!” ancam Ai.
426Please respect copyright.PENANAtr4csSX1bD
“Hehe! Gak papa dong Ai, lagian ‘kan aku juga pengen ngerasain kontolnya si Om. Masak gak boleh?” ucap Misono yang telah berada tepat di depan celana dalam Shotaro yang menyembul.
426Please respect copyright.PENANAfkpRFDHdJ6
“Misono! Jangan macam-macam!” peringat Ai sekali lagi.
426Please respect copyright.PENANAVCq1AgyYoF
“Gak papa, kan Om? Boleh dong, Om? Ya kan?” mohon Misono yang tangannya sudah bersiap untuk menurunkan celana dalam Shotaro.
426Please respect copyright.PENANAfofppFzvZ1
Shotaro menelan ludah, Misono sangat montok untuk seukuran gadis sma, kedua teteknya itu terlihat kenyal, dan berisi yang membuat Shotaro sangat ingin menyentuhnya.
426Please respect copyright.PENANA6nuqjgtfH3
“Em… Boleh…..” ucap Shotaro lirih.
426Please respect copyright.PENANA1YtUVwT5GE
“Shotarooooo!” protes Ai yang tampak tak rela kalau kontol favoritnya itu digunakan orang lain.
426Please respect copyright.PENANAY6obQKRR38
Mendengar persetujuan Shotaro, Misono langsung memelorotkan celana dalamnya hingga terlihatlah kontolnya yang sedang ereksi di depan muka Misono. Dengan tersenyum, Misono menyentuh kepala kontol itu dengan jarinya, lalu mengelus-elus bijinya yang tertarik ke atas.
426Please respect copyright.PENANA7hWwezdhLE
“Liat! Ai! Om Shotaro kayaknya gak bohong, bijinya masih penuh! Hehe,” tunjuk Misono sambil mengcengram biji peler Shotaro dengan tangan kanannya.
426Please respect copyright.PENANAtSLP0AJHDo
Ai memalingkan muka, dia terlihat gelisah karena Misono terus memainkan kontol Shotaro dengan tangannya. Shotaro merem melek merasakan lembut serta halusnya tangan Misono yang menyentuh alat kelaminnya seperti mainan, setelah puas menyentuh, dan meraba kontol Shotaro—tiba-tiba Misono langsung memasukkan kontol ereksi itu dalam mulutnya.
426Please respect copyright.PENANAaL85VotsNi
“Ughhh! Ahhhh!” eram Shotaro, saat ia merasa Misono mulai menyedot kontolnya.
426Please respect copyright.PENANAyl6uPxozEA
“Emmm… Emmm…Emmm…” lenguh Misono, menikmati kontol Shotaro seperti eskrim tung-tung kesukaannya.
426Please respect copyright.PENANA91Bfh64Ix1
Misono memaju mundurkan kepalanya menelan kontol Shotaro yang berkedut karena sedotan mautnya, Shotaro menggeram hebat saat pejunya muncrat dengan deras dalam kerongkongan Misono. Kerongkongan Misono dipenuhi peju, dan sesak oleh kontol Shotaro yang terus berkedut-kedut.
426Please respect copyright.PENANAPGyzMtaSLG
“Huaahh… Haahh Haahhh….” ucap Misono setelah Shotaro mencabut kontolnya.
426Please respect copyright.PENANAbe0VW3Wd2H
Mata Misono berbinar, sementara kerongkongannya berusaha menelan semua peju Shotaro masuk ke tubuhnya.
426Please respect copyright.PENANA3sOoSj0EHK
“Hmmm, enak banget pejunya, Om. Curang banget, Ai punya pacar dengan peju seenak ini,” kata Misono sembari menyeka liur, dan peju yang menetes keluar dari mulutnya.
426Please respect copyright.PENANAoKJdX5XzGZ
Tiba-tiba Ai berjongkok, ia mendorong Misono menjauh, dan mengantikannya mengulum kontol Shotaro yang baru keluar. Mulut sempit Ai membuat kontol Shotaro kembali mengeras seperti sedia kala, Ai tak kalah hebat dari Misono soal masalah blowjob … berkat ajaran Shotaro, kini mulut Ai sudah terlatih dalam mengurus kontol dari sebelumnya.
426Please respect copyright.PENANA9E8bQry4rU
“Argghh!! Aiiii! AAAAhhh!” pekik Shotaro saat merasa pejunya akan keluar untuk kedua kalinya.
426Please respect copyright.PENANA5dOCL6nuhz
“Hmmmmmmemmmmmm!”
426Please respect copyright.PENANAsEf9F2ZQzC
Shotaro menjambak rambut Ai, dan mendorong kontolnya semakin dalam ke mulut Ai saat keluar. Peju kental Shotaro memuncrat hebat dalam keronkongan, dan memenuhi mulutnya. Setelah semua pejunya keluar, Shotaro menarik keluar kontolnya menyisakan Ai yang tengah sange sambil berkumur pada peju di mulutnya.
426Please respect copyright.PENANAPCOE4gIdCI
“Hebat! Aku ngaku kalah deh, Ai. Blowjobmu lebih jago dariku, sekarang … mau lanjut ronde kedua gak?” tawar Misono.
426Please respect copyright.PENANAXktp9sgZEJ
“Hah!? Ronde kedua? Mau kau apa kan pacarku, Misono!?”
426Please respect copyright.PENANA4KI3QeC6EO
“Heheh, ngentot lah tentu saja. Yuk gas kita threesome Ai! Aku ada banyak kondom belum kepakai di tasku, kita bertiga bisa ngentot sepuasnya.”
426Please respect copyright.PENANAR0xke47nZR